Begitu juga kita semua seperti tersebut
pada Ayat 3/95, 6/161, 16/123, dan 22/78, maka keterangan yang menyatakan Muhammad
menjemput perintah Shalat sewaktu Mi'rajnya menyimpulkan bahwa Nabi ini tidak pernah Shalat
selama 11 tahun kenabiannya, juga menyimpulkan bahwa doktrin Ibrahim belum sempurna dan
semua Rasul selama jutaan tahun sebelum Muhammad tidak pernah melakukan Shalat. Hal ini
bertantangan dengan pemikiran wajar dan berlawanan dengan Ayat 42/13 yang maksudnya:
42/13. DIA syariatkan bagimu dari agama itu apa yang DIA wasiatkan pada Nuh dan yang
KAMI wahyukan
kepadamu serta apa yang KAMI wasiatkan pada Ibrahim dan Musa dan Isa agar kamu
mendirikan agama itu dan
jangan berpecah-pecah padanya. Sangat besar atas orang-orang musyrik apa yang engkau seru
mereka kepadanya.
ALLAH memilih kepada-NYA siapa yang DIA kehendaki serta menunjuki kepada-NYA siapa
yang kembali.
Jadi, pendapat yang menyatakan Muhammad menjemput perintah Shalat sewaktu Mi'rajnya
sebagai memperlihatkan bahwa Muhammad menganut agama baru, bukan agama Ibrahim
dan para Nabi lainnya. Hal ini menantang pada beberapa Ayat Suci terutama Ayat 3/19 dan
3/83.
Alquran selaku Kitab Suci Islam sudah komplit, sempurna, dan selesai untuk dijadikan pedoman
dan dasar hukum tentang tiap sesuatu, terutama sekali dinyatakan pada Ayat 5/3, 6/115 dan
16/89. Namun dalam Alquran tidak pernah dinyatakan bahwa Nabi Muhammad menjemput atau
menerima perintah Shalat swaktu Mi'rajnya. Beliau dimi'rajkan ALLAH dengan maksud yang
utamanya untuk diperlihatkan kepadanya tanda-tanda kebesaran ALLAH tentang Tatasurya dan
semesta raya sebagai termuat pada Ayat 17/1, 53/18, 81/23, dan untuk mendahului tingkat
peradaban seluruh manusia yang paling tinggi hanyalah penerbangan antar planet dalam daerah
Tatasurya ini, dinyatakan pada Ayat 53/17 dan 81/27.
Ayat Suci yang sehubungan dengan Mi'raj Nabi pada garis besarnya terdiri pada empat
kelompok, terjemahannya sebagai berikut:
Nabi Ibrahim:
6/75. Seperti itulah KAMI perlihatkan pada Ibrahim kerajaan-kerajaan
planet-planet dan Bumi agar dia termasuk orang-orang yakin.
21/68. Mereka berkata: "Bakarlah dia dan tolonglah tuhan-tuhanmu
jika kamu akan melakukan."
21/69. KAMI katakan:?Hai api, jadilah dingin dan keselamatan atas Ibrahim.?
29/24. Maka tiada jawaban kaumnya kecuali mengatakan: "Bunuhlah dia atau
bakarlah dia. ?Lalu ALLAH menyelamatkannya dari api (dengan memi'rajkan).
Bahwa pada yang demikian ada Ayat-ayat bagi kaum beriman.
29/26. Maka Luth percaya padanya yang mengatakanya ?Aku hijrah kepada
(planet-planet) Tuhanku, bahwa DIA mulia bijaksana.
37/97. Mereka berkata: "Dirikanlah untuknya bangunan,
lalu tempatkan dia dalam api siksaan.?
37/98. Mereka menginginkan tipu daya padanya,
lalu KAMI jadikan mereka orang-orang rendah.
37/99. Dan dia katakan: "Aku pergi kepada (planet-planet) TUHAN-ku.
DIA akan menunjuki aku."
Nabi Muhammad:
17/1. Mahasuci DIA yang memperjalankan (memi'rajkan) hamba-NYA suatu malam dari
Masjidil Haraam
ke Masjidil Aqsha (di planet Muntaha) yang KAMI berkahi kelilingnya (Muhammad) agar KAMI
perlihatkan padanya dari Ayat-ayat KAMI. Bahwa DIA mendengar lagi melihat.
17/90. Mereka katakan: "Kami tidak akan percaya padamu hingga ENGKAU
pancarkan untuk kami berupa mata air dari Bumi. "
17/93. "Atau ada bagimu rumah dari kemewahan, atau engkau melayang di angkasa.
Dan tidaklah kami akan percaya pada layangmu hingga engkau turunkan atas kami kitab yang
kami baca.
"Katakanlah:"Mahasuci Tuhanku, adakah aku ini selain seorang Rasul?"
15/87. Sesungguhnya telah KAMI datangkan padamu tujuh (planet)
yang berulang-ulang dan Alquran yang besar.
53/1. Demi bintang (Surya) ketika dia jatuh (di barat).
53/2. Temanmu (Muhammad) tidak sesat dan tidak keliru.
53/3. Dan dia tidak bicara tentang kejatuhan.
53/4. Bahwa dia melainkan wahyu yang diwahyukan.
53/5. Dia ditunjuki oleh Yang Sangat Kuat.
53/6. Pemilik pusat orbit, lalu dia sempurna.
53/7. Dan dia ada di ufuk (planet) yang lebih tinggi.
53/8. Kemudian dia merendah lalu jadi jelas.
53/9. Maka dia berjarak dua penembakan atau lebih rendah.
53/10. Lalu DIA wahyukan kepada Hamba-NYA apa yang DIA wahyukan.
53/11. Tidaklah mental mendustakan yang dia lihat.
53/12. Apakah kamu ingkari dia akan apa yang dia lihat?
53/13. Sesungguhnya dia (Ibrahim) telah melihatnya pada kesempatan yang lain.
`
53/14. Pada planet Muntaha.
53/15. Padanya ada kebun tempat tinggal.
53/16. Ketika planet itu ditutupi oleh (banjir) yang menutupi.
53/17. Tidaklah menyimpang pemandangan (peradaban) dan tidak melampaui.
53/18. Sungguh dia melihat di antara Ayat-ayat terbesar dari Tuhannya.
81/23. Sungguh dia telah melihatnya di planet nyata.
81/24. Bukanlah dia pendongeng atas keghaiban.
81/25. Juga dia bukan dengan perkataan setan yang diancam.
81/26. Kemanapun kamu pergi (antarplanet).
81/27. Bahwa dia melainkan pemikiran untuk seluruh manusia. Pada semua Ayat Suci yang
menyangkut dengan Mi'raj, tiada satu pun yang menyatakan Muhammad menjemput atau
menerima perintah Shalat, begitupun Ibrahim sewaktu Mi'rajnya. Mungkin orang mendasarkan
pendapatnya pada Ayat 53/10 di mana dinyatakan bahwa ALLAH mewahyukan sesuatu kepada
Muhammad, tetapi wahyu itu mungkin mengenai persoalan lain, mungkin juga wahyu yang
terkandung pada Ayat 15/87, namun yang jelas bahwa tidak seorang pun yang tahu pasti tentang
wahyu tersebut. Jika wahyu itu misalnya berisikan perintah Shalat, maka hal ini bahkan lebih
praktis dan lebih utama disampaikan ALLAH pada Ibrahim sewaktu Mi'rajnya karena
memangnya Ibrahim itu yaitu IMAM bagi manusia sesudah topan di zaman Nuh, bahkan juga
Muhammad dan kita semua diperintah mengikuti doktrin Ibrahim.
Dengan begitu dapatlah dijawab pertanyaan tadi, bahwa Nabi Muhammad bukanlah
menjemput perintan Shalat sewaktu Mi'rajnya tetapi untuk diperlihatkan kepadanya susunan
Tatasurya ini dan bintang-bintang lain di angkasa raya yang semuanya tampak jelas atau
lebih meyakinkan bila dipandang dari luar lapisan ionosfir. Maka para Nabi serta pengikutnya
semenjak dulu kala, begitupun Muhammad sendiri telah lebih dulu melakukan Shalat sebelum
kenaikannya ke angkasa itu. Tentang keterangan palsu mengenai Mi'raj, hendaklah orang-orang
Islam lebih waspada terhadap siapa pun, karena persoalan Mi'raj yaitu persoalan penting
terutama dalam abad penerbangan antar planet tentang mana Muhammad sudah lebih dulu
mengalaminya selaku Teladan yang baik.
84/19. Pastilah akan kamu naiki (planet-planet itu) dari tingkat ke tingkat.
84/20. Apakah bagi mereka untuk tidak beriman?
Ibadah Shalat telah berlangsung semenjak bermulanya masyarakat manusia ada di dunia ini,
karena memang untuk itulah mereka diciptakan ALLAH. Walaupun sesudah kematian seseorang
Nabi, para pengikutnya meninggalkan Shalat lalu mengikuti kehendak syahwat seperti
dinyatakan pada Ayat 19/59, tetapi di antara masyarakat manusia itu masih ada yang beriman
atau yang kemudian bertobat lalu beriman dan beramal shaleh, dijelaskan pada Ayat 19/60.
Kita sudah mengetahui bahwa syarat utama untuk menjadi penduduk Surga di Akhirat nanti
ialah melakukan Shalat sewaktu hidup di dunia ini, sebagaimana tampak jelas pada maksud Ayat
Suci berikut ini tentang ucapan penyesalan penduduk Neraka:
74/43. Mereka berkata "Kami tidak termasuk orang-orang yang Shalat."
Maka alangkah banyaknya manusia semenjak jutaan tahun yang nantinya akan jadi penduduk
Neraka jika Shalat itu baru dilaksanakan orang sesudah Muhammad Mi'raj sekira 15 abad yang
lalu. Sementara itu beberapa Ayat Alquran menyatakan adanya masyarakat manusia di planet
lain, di antaranya dibuktikan oleh Ayat 3/83 dan 42/29, tetapi sampai pada akhir abad 14 Hijriah,
Alquran yang disampaikan Muhammad belum dibawa orang ke planet-planet itu dengan arti
bahwa manusia di sana belum Shalat jika Shalat itu baru berlaku menurut ajaran Muhammad.
Jika keadaannya benar demikian, tentulah semua penduduk planet lain nantinya akan jadi
penduduk neraka. Hal ini berlawanan dengan maksud Ayat 3/83 sendiri, juga dengan maksud
Ayat 56/13 yang menyatakan orang-orang dulu lebih banyak menjadi penduduk Surga.
Mungkin penduduk Makkah sewaktu kenabian Muhammad sudah mencampurkan syirik ke
dalam ibadah Shalat, terbukti dengan Ka'bah masih dianggap tempat paling mulia di Bumi
sementara bapak Nabi bernama Abdullah berarti Hamba ALLAH dan ibunya bernama Aminah
berarti Yang Beriman, namun keadaan sebenarnya dari penduduk Makkah waktu itu masih
sangat kabur dan belum kita dapatkan yang pasti tentangnya, maka menghabiskan syirik itulah
salah satu dari tugas Nabi. Kemudian itu berlakulah Shalat menurut yang diredhai tanpa syirik,
dan ibadah ini akan tetap berlaku sampai ke akhir zaman, sementara penduduk planet lain dalam
Tatasurya ini akan beriman menurut Alquran yang akan mereka terima sesudah berlakunya
penerbangan antar planet, dinyatakan pada Ayat 15/15, 43/14, walaupun di antara mereka masih
juga terdapat yang kafir menurut Ayat 14/4 dan 43/15.
Kini ditanyakan dapatkah persoalan Mi'raj dianalisa secara ilmiah, bisakah hal itu dicapai
oleh pemikiran manusia? Secara tegas kita jawab: "dapat", malah bukan saja dapat dianalisakan
tetapi juga akan terlaksana di antara manusia ramai pada tahun-tahun mendatang, sesuai dengan
maksud ayat 55/33, 15/14, 65/12 dan ayat 84/19. Untuk manusia sebelum Noah dimana
diterangkan bahwa mereka telah melakukan penerbangan antar planet berdasar ayat 71/25.
Yang menjadi pokok dasar tentang Mi'raj Muhammad sebagai yang terkandung dalam Alquran
ialah ayat 17/1; Untuk memahami maksud ayat ini hendaklah dihubungkan dengan maksud ayat-
ayat lain. Jarang sekali Alquran memberikan keterangan tentang sesuatu cukup dalam satu baris
ayat suci saja, karenanya timbullah pendapat pada para ahli tafsir bahwa suatu ayat haruslah
ditafsir dengan ayat lain. Ayat 17/1 ini dapat dihubungkan dengan ayat 17/60, 15/87, 10/39, 53/1
s/d 53/18, 81/23 dan beberapa ayat lainnya. Walaupun maksud ayat 17/1 itu telah kita muat
sebelumnya tetapi agar lebih terang, baiklah kita ulangi sekali lagi:
17/1. Mahasuci DIA (Tuhan) yang memperjalankan hambaNYA suatu malam dari Masjidul
Haraam
(di Makkah) ke Masjidul Aqsha (di Muntaha) yang kami berkahi sekelilingnya (hamba itu) agar
Kami
perlihatkan kepadanya dari pertanda-pertanda Kami. Bahwa DIA mendengar dan Melihat.
Pada ayat suci ini terdapat beberapa istilah yang harus difahami dengan sesungguhnya tak
mungkin diartikan sambil lalu saja. Istilah-istilah itu ialah :
a. DIA yang memperjalankan. DIA dalam hal ini yaitu ALLAH yang menentukan dan yang
memperjalankan dengan maksud memi'rajkan atau memberangkatkan Muhammad dari Bumi ini.
Dengan itu jelaslah Mi'raj itu bukan kehendak Muhammad sendiri dan bukanlah dengan
kepintaran yang ada pada Muhammad, malah dengan keilmuan dan kekuasaan Allah yang
memperjalankan.
b. MEMPERJALANKAN istilah aslinya yaitu ASRAA BI. Dalam ayat 8/70 dan 8/67 terdapat
pula istilah "Asraa" yang artinya "tawanan", berupa kata-benda, noun atau isim. Dengan berbaik
sangka kita mengartikan "asraabi" pada ayat 17/1 itu dengan "memperjalankan dalam
penjagaan" sebagai kata-kerja, verb atau fi'il. Hal ini dapat dibanding pada maksud ayat 26/52
dimana terdapat istilah yang sama tetapi fi'il amar untuk memperjalankan Bani Israel dengan
penjagaan untuk menyeberangi Laut Merah.
Jadi ASRAA dalam ayat 17/1 bukanlah berarti perjalanan antara Makkah dan Palestina, sebagai
dikatakan orang, dan dari Palestina dikatakan MI'RAJ sampai ke planet Muntaha, padahal ayat
17/1 tidak menyebut istilah Mi'raj itu. Orang harus mengingat bahwa jarak antara Makkah dan
Palestina hanyalah sekira 1.000 mil dan jarak antara Makkah dan Muntaha lebih dari pada 4.000
juta mil. Jika ayat 17/1 menyebut perjalanan yang 1.000 mil saja maka itu berarti perjalanan
yang 4.000 juta mil tidak berarti, tetapi hal itu tidak mungkin jadi.
Jadi bagaimana persoalan ini sebenarnya? Dalam menceritakan kejadian yang telah berlaku,
Muhammad memakai istilah MI'RAJ, artinya NAIK, dari Makkah ke planet Muntaha. Hal ini
wajar sekali karena beliau memang telah terbang dari Bumi sebagai planet yang mengorbit di
bahagian bawah dalam daerah tatasurya kepada planet yang paling tinggi. Tetapi istilah Mi'raj
berarti Naik, hanya sekadar naik, dan istilah itu kurang lengkap karena jarak antara Bumi dan
Muntaha sangat jauh di mana terdapat kehampaan yang menyebabkan kematian sebab ketiadaan
udara untuk bernafas atau dibentur oleh meteorites yang melayang. Karena itulah ayat 17/1
memakai istilah ASRAA yang artinya "Memperjalankan Dalam Penjagaan". Dengan memakai
istilah itu dapat diyakinkan secara ilmiah bahwa Nabi dalam penerbangannya itu berada dalam
keadaan aman, tidak terancam oleh kekurangan udara karena dia dilingkupi oleh suatu berkah
yang sekaligus menyelamatkan dia dari benturan meteorites.
Jadi, dalam menerangkan penerbangan antar planet itu Nabi memakai istilah Mi'raj sekadar dapat
dimengerti oleh masyarakat umum di zaman hidupnya, tetapi ayat 17/1 memakai istilah Asraa
yang mengandung pengertian ilmiah yang cocok untuk dipakaikan di segala zaman di mana
berlaku peradaban yang semakin tinggi.
c. HAMBANYA yaitu istilah yang mengandung pengertian HAMBA dari DIA. Tentang DIA
telah diterangkan pada sub a di atas tadi yang maksudnya ialah ALLAH yang menguasai semesta
raya ini. DIA memiliki wewenang penuh dan mutlak untuk memperlakukan sesuatu menurut
kehendakNYA tanpa rintangan, maka dalam ayat 17/1. DIA itu telah memperjalankan
Muhammad dalam penjagaan, secara patuh atau tidak, tetapi kejadian telah terlaksana menurut
kehendakNYA.
Istilah HAMBA dalam ayat 17/1 mengandung pengertian berlakunya hukum ALLAH atas
seseorang yang tidak memiliki daya untuk membantah kehendakNYA. Di sini tidak disebutkan
nama seseorang itu, tetapi setelah kita meneliti ayat 17/1 sepenuhnya maka didapatlah ketentuan
bahwa seseorang itu ialah Muhammad selaku Hamba yang diperjalankan dalam penjagaan.
Kenapa kita memahami istilah Hamba di sini dengan Muhammad ? Alquran disampaikan oleh
Muhammad yang bertempat tinggal di sekitar Masjidul Haraam, sedangkan keterangan mengenai
berlakunya Asraa itu disebutkan dalam Alquran yang disampaikan Nabi itu. Di samping tiada
pribadi lain yang mungkin dimaksudkan oleh ayat 17/1 maka hanya Muhammadlah yang
memulai kenabiannya di Makkah, dialah yang menerangkan bahwa Asraa itu telah berlaku atas
dirinya, maka nyatalah yang dimaksud dengan hamba itu ialah Muhammad sendiri.
d. SUATU MALAM berarti penerbangan antar planet yang dialami Muhammad itu telah
terlaksana dalam masa satu malam saja, berangkat dari Bumi ke planet Muntaha dan kembali
lagi ke Bumi sebelum Surya terbit di timur jika dilihat dari Makkah. Istilah Satu Malam ini
menggambarkan betapa cepatnya penerbangan itu telah berlaku, bukanlah kecepatan itu
terkandung Dalam istilah Asraa karena Asraa ini berarti memperjalankan dalam Penjagaan. Jarak
sejauh minimal 2 x 45 AU telah dilalui Muhammad dalam satu malam maka kecepatan yang
dipakainya tentu melebihi kecepatan gerak sinar karena jarak sejauh itu mungkin dicapai sinar
dalam 12 jam, sedangkan Muhammad mencapainya satu malam kurang dari 12 jam. Persoalan
kecepatan ini kita berikut.
Kenapa Asraa itu malam hari, kenapa berlakunya tidak siang hari? Kita harus menginsyafi
bahwa jika orang berangkat meninggalkan Bumi pada siang hari maka dia akan menjurus ke arah
Surya yang menjadi pusat orbit planet-planet.
Hal itu berarti turun bukan naik, karena semakin dekat kepada pusat orbit atau ke pusat rotasi
maka itu berarti turun, sedangkan Muhammad menyatakan beliau telah naik waktu mengalami
Asraa itu.
Ayat 17/1 menyatakannya dari Masjidul Haraam di Bumi menuju Masjidul Aqsha di Muntaha,
yaitu semakin jauh dari Surya maka Asraa itu nyatalah naik. Kalau orang naik dari Bumi menuju
Muntaha hendaklah dia berangkat waktu malam yaitu bergerak dengan menjauhi Surya selaku
titik yang paling bawah dalam tatasurya, karena itu juga ayat 17/1 memakai istilah Suatu Malam
dalam hal Asraa atas diri Muhammad.
Kesimpulannya, istilah Suatu Malam itu mengandung dua maksud: pertama, kecepatan terbang
yang berlaku pada Asraa Muhammad melebihi kecepatan sinar; kedua, gerak Asraa itu naik
meninggalkan Bumi semakin menjauhi Surya dan ini membenarkan keterangan Nabi mengenai
Mi'raj yang berarti Naik.
e. MASJIDUL HARAAM yaitu di Makkah. Tidak ada suatu tempat di Bumi ini yang bernama
Masjidul Haraam, atau yang pantas dinamakan, kecuali yang ada di Makkah itu. Kenapa
Muhammad diberangkatkan dari tempat itu bukan dari tempat lain saja misalnya? Masjidul
Haraam mengandung arti yang sangat luas terutama di bidang astronomi dan geologi.
Tempat itu yaitu kutub utara Bumi dulunya sebelum topan Noah. Di sana ada Ka'bah selaku
pertanda kutub putaran utara Bumi dulunya, didirikan oleh Ibrahim dan anaknya Ismael. Di
sekitar tempat itulah dulunya masyarakat manusia Bumi bertempat tinggal. Itulah tempat
terpenting di muka Bumi dan yang termulia, baik ditinjau dari segi ilmiah maupun ditilik dari
tuntunan agama Islam yang juga sebenarnya ilmiah. Dan Makkah itulah yang oleh Alquran
dinamakan ibu Kota di Bumi ini yang secara historis dapat dibuktikan kebenarannya. Itulah
Masjidul Haraam dari mana Allah memulai Asraa atas diri Muhammad menuju planet terjauh
dalam daerah tatasurya kita.
f. MASJIDUL AQSHA tempatnya di Muntaha, derajatnya sama dengan Masjidul Haraam di
Bumi. Di tempat itulah dulunya kutub utara planet Muntaha sebelum topan di zaman Noah, di
sanalah tempat yang paling utama di Muntaha sebagai tempat asal usul sejarah manusia yang
kini telah berkembang mendiami seluruh planet, di sanalah Ibu Kota masyarakat manusia planet
itu yang kini telah berbenua dan berpulau seperti keadaan permukaan Bumi. Planet itu telah
diubah bentuk permukaannya sejalan dengan topan besar yang beriaku di Bumi waktu mana
kutub-kutub planet berpindah tempat, sebagai termuat pada ayat 2/148, 53/16 jo.S3/54.
Jadi bukanlah Masjidul Aqsha itu terletak di Palestina sebagai dugaan penduduk Makkah
sewaktu peristiwa Mi'raj disampaikan Nabi kepada mereka.
g. BARKAH DI SEKELILINGNYA. Istilah "di sekelilingnya" yang termaktub dalam ayat 17/1
berarti di sekeliling Muhammad. Hal ini dibuktikan oleh istilah lain berikutnya "untuk
diperlihatkan kepadanya". Jadi Baikah telah diadakan Allah di sekeliling Muhammad dalam
peristiwa Asraa itu. Apakah Barkah itu ?
BARKAH yaitu penjagaan yaitu penjagaan yang melingkupi keluarga Ibrahim tersebut pada
ayat 11/73, atau yang menjaga Noah bersama pengikutnya dalam perahu hingga topan besar
tidak membahayakan atas mereka sedikit juga, tersebut pada ayat 11/48, atau penjagaan atas
Makkah seperti yang dimaksud oleh ayat 21/71 dan 21/81. Malah penjagaan atau Barkah yang
melingkupi Bumi ini seperti tercantum pada ayat 7/96 dan 7/137. Barkah itu berupakan Mar`a
yang melingkupi diri Muhammad hingga beliau tidak terbentur pada meteroities yang
berlayangan di angkasa bebas serta memliki udara cukup untuk pernafasan selama berada di
ruang angkasa bebas.
Barkah itu tentunya berupa ionosfir yang melingkupi planet, atau yang pernah bergabung
menjadi Nebula dan Comet dengan gerak layang lebih cepat daripada sinar. Karenanya Barkah
mengandung dua fungsi pada ayat 17/1; pertama, menjaga Muhammad agar tidak cidera di
angkasa bebas; kedua, untuk gerak cepat hingga Nabi telah mengarungi angkasa luas sejauh
minimal 45 AU dalam satu malam saja.
Jadi bukanlah Barkah itu ditentukan untuk Palestina sebagai pernah di anggap oleh sementara
orang, dan bukanlah Barkah itu sebagai hewan yang dikendarai Nabi dalam Asraa itu. Boraq
berarti kilat; Jika Nabi bergerak dengan kecepatan sinar atau kilat, beliau akan kesiangan sampai
di Bumi menyalahi ketentuan satu malam sebagai dimaksudkan oleh 17/1, Jika Nabi memakai
hewan yang bernama Boraq maka ini akan lebih tidak mungkin, karena Nabi dan hewan yang
dikendarainya itu akan binasa di angkasa bebas atau sebaliknya tak mungkin keluar dari daerah
atmosfir Bumi.
h. DIPERLIHATKAN kepadanya berarti Muhammad melihat dengan mata sendiri yaitu mata
konkrit bukan dalam mimpi, begitu pula diperlihatkan kepada Ibrahim yang mengalami Mi'raj
tersebut pada ayat 6/75. Karena Muhammad Mi'raj dengan tubuh kasarnya untuk itu diperlukan
adanya Barkah, maka Barkah ini juga membuktikan bahwa Nabi dalam Mi'raj itu telah berangkat
dari Bumi dengan tubuh kasarnya, karena itu pantaslah dia dapat melakukan penglihatan dengan
kedua matanya yang konkrit. Jadi Mi'raj itu telah berlaku dengan tubuh konkrit, baik yang
berlaku pada Ibrahim maupun yang berlaku pada Muhammad, bukanlah mimpi dan bukanlah
rohnya saja yang tidak mungkin melakukan penglihatan.
i. PERTANDA-PERTANDA KAMI yaitu pertanda-pertanda kebesaran Allah, istilah aslinya
AAYAAT, jamak dari Aayah. Banyak sekali Aayat Allah seperti hujan yang turun membasahi
Bumi, kapal yang berlayar di lautan yaitu Aayat termuat pada ayat 2/164. Keberangkatan Isa
Almasih bersama ibunya dari Bumi juga Aayah seperti pada 23/50, dan penciptaan planet-planet
dan Bumi serta pergantian siang dan malam juga Aayah tersebut pada 3/190.
Maka kepada Muhammad, juga kepada Ibrahim pada ayat 6/75, diperlihatkan berbagai tanda
kebesaran Allah, bukan semuanya tetapi baru sebahagian. Kepada Nabi diperlihatkan
sebahagian dari tanda kebesaran Tuhannya yang memperjalankannya dalam penjagaan. Semakin
jelaslah bagi Nabi betapa susunan tatasurya kita dimana 10 planet beredar keliling Surya
selaku titik pusat dan yang paling bawah; Bahwa semua planet itu sengaja diciptakan Allah
untuk tempat kehidupan manusia ramai yang berasal dari satu diri, sebagai yang dimaksud oleh
ayat 20/6, 65/12, 42/29 dan 7/189; Bahwa manusia pertama itu dulunya hidup di sekitar
Masjidul Aqsha di Muntaha sebagai dimaksud oleh ayat 53/15 dan 3/96; Bahwa anak cucu dari
manusia Muntaha itu ada yang dipindahkan ke Bumi untuk jadi nenek moyang manusia Bumi
seperti dimaksudkan oleh ayat 2/38, 6/133 yaitu Adam bersama isterinya.
Diperlihatkan kepada Nabi betapa tatasurya ini bagaikan satu noktah kecil di antara jutaan milyar
tatasurya lainnya yang dikatakan sebagai 'ARSY Tuhan; Nyatalah bagi Nabi bahwa dulunya di
zaman Noah telah berlaku topan besar yang merobah bentuk permukaan setiap planet,
memindahkan kutub-kutubnya ke tempat baru sebagai keadaannya kini, menimbulkan pergantian
musim yang semakin pendek dan daerah kutub semakin meluas sebagai yang dimaksud oleh ayat
54/15 dan 13/41.
Dan akhirnya, semua pertanda kebesaran Allah itu tidak mungkin diperlihatkan hanya
dengan mimpi tetapi diperlihatkan kepada mata konkrit dan ini menentukan bahwa Nabi
dalam Mi'raj itu pergi dengan tubuh kasarnya, rohnya dan kesadarannya.
Istilah KAMI di ujung Pertanda-pertanda itu membuktikan daerah kekuasaan Allah yang
tersusun rapi di mana segala sesuatu berlaku menurut Kekuasaan Allah yang tersusun rapi di
mana segala sesuatu berlaku menurut ketentuanNYA. Itulah daerah hukum yang amat luas
hingga jutaan milyar benda angkasa bertindak tanpa robah menuruti hukum yang ditentukan
pada masing-masingnya. Keadaan itulah yang menjadi alasan kenapa Allah memakai istilah
KAMI pada beberapa ayat, bukanlah hal itu menandakan penguasa itu banyak. Jadi istilah KAMI
dipakai dalam ayat 17/1 memberikan bukti kebesaran dan keluasan daerah kekuasaan Allah.
j. DIA MENDENGAR DAN MELIHAT, bahwa Allah, selaku pencipta ESA sebagai dibicarakan
mengenai istilah KAMI di atas, senantiasa melihat, mendengar, memperhatikan dan menentukan
setiap gerak tindak zahir bathin dari seluruh wujud di semesta raya. Semua itu senantiasa
berjalan dengan cara yang wajar melalui garis kasaulita. Tidak satupun yang terlepas dari
ketentuan Allah walaupun gerak hati dalam dada setiap diri, dan dengan itu pula DIA dapat
menentukan dengan ramalan pasti atas apa-apa yang akan berlaku nantinya di dunia fana
sampai ke akhir masa wujud semesta raya. Tentang ini banyak terdapat ayat suci yang
menentukan, utamanya ayat 22/5,54/49, 18/84, 57/22 dan 76/30.
Mi'raj Nabi Muhammad & Posisi Planet-Planet
15/87. Dan sungguh telah Kami datangkan padamu tujuh (planet) dari yang
berulang-ulang dan Alquran yang besar. Ayat 15/87 menjelaskan bahwa kepada Muhammad
telah didatangkan Tujuh Yang Berulang-ulang serta Alquran Yang Besar. Kebanyakan ahli tafsir
berpendapat bahwa yang dimaksud Tujuh Yang Berulang itu yaitu tujuh ayat termuat dalam
surah Fatihah. Ketujuh ayat itu senantiasa dibaca pada setiap raka'at Shalat berulang 17 kali
dalam sehari. Tetapi mereka lupa bahwa surah Fatihah itu sendiri berada dalam Alquran. Jika
mereka beranggapan Tujuh Yang Berulang itu ialah surah Fatihah maka ini berarti bahwa surah
tersebut tidak Alquran atau tidak termasuk dalam Alquran yang sebenarnya tersusun dari 114
Surah, 6.326 ayat. Atas dasar ini kita berpendirian bahwa pendapat demikian yaitu keliru.
Jadi maksud yang sebenarnya dari ayat 15/87 ialah bahwa kepada Nabi telah didatangkan tujuh
planet yang berulang-ulang melakukan transit di atas orbit Bumi transit mana disebut
Yaumuz Zullah pada ayat 26/189. Setiap planet senantiasa bergerak mengitari Surya, sewaktu
Nabi Mi'raj posisi tujuh planet yaitu Mars, Jupiter, Saturnus, Uranus, Neptune, Pluto dan
Muntaha yang mengorbit di atas Bumi dalam keadaan sejajar. Maka posisi dan gerak ketujuh
planet demikian berlaku pada waktu tertentu yang oleh ayat 15/81 disebutkan "didatangkan"
oleh Allah kepada Muhammad. Karenanya kita berkesimpulan bahwa Nabi sewaktu dalam
dalam Mi'rajnya memang singgah di permukaan tujuh planet tersebut dan tidaklah beliau
datang ke planet Venus dan Mercury yang mengorbit di bawah Bumi.
Dengan menggunakan website di bawah, mengisi kolom UTC dengan angka 628-04-12,
angka ini dicari dengan coba-coba, tahun sekitar Nabi Muhamad Mi'raj.
Karena tidak ada yang tahu tepat kapan Nabi Mi'raj
http://www.fourmilab.ch/cgi-bin/uncgi/Solar
(Maaf walau artikel ini tdk secara spesifik membahas kendaraan UFO, namun dapat mmberikan
sdikit pngetahuan mngenai agama islam dan alam semesta kita ini).
Intervensi Makhluk ET di Planet Bumi (1)
Oleh Munawir Gadzali di Islamic UFO (Berkas) · Sunting Dokumen
Warning: This article is pseudoscience. Pseudoscience is a methodology, belief, or practice that
is claimed to be scientific, or that is made to appear to be scientific, but which does not adhere to
an appropriate scientific methodology, lacks supporting evidence or plausibility, or otherwise
lacks scientific status. But if you like the topic - no matter people say it is right or wrong - let you
decide what is the truth and what is not. Do not expect this article to give you any sudden
enlightenment.
Oleh: Nur Agustinus(BETA-UFO) hak cipta
Jend. Douglas MacArthur diyakini ikut dalam mendirikan IPU (Interplanetary Phenomenon
Unit) yang dibentuk untuk menyelidiki jatuhnya UFO. Ada sebuah pernyataan dari MacArthur
yang menarik pada tanggal 8 Oktober 1955, yakni: "You now face a new world, a world of
change. We speak in strange terms, of harnessing the cosmic energy, of ultimate conflict between
a united human race and the sinister forces of some other planetary galaxy." MacArthur juga
mengatakan, "The nations of the world will have to unite, for the next war will be an
interplanetary war. The nations of the earth must someday make a common front against attack
by people from other planets."
Tiga puluh tahun kemudian, seakan membahas ancaman yang sama, Ronald Reagan yang waktu
itu menjabat sebagai presiden Amerika Serikat, berpidato di hadapan siswa Fallston High
School tanggal 4 Maret 1985, mengatakan bahwa ada ancaman alien ( 'alien threat'). Pesan
serupa diulang lagi dua tahun kemudian, yakni di pada tanggal 21 September 1987 di hadapan
Sidang Umum PBB dengan menyatakan, "In our obsession with antagonisms of the moment, we
often forget how much unites all the members of humanity. Perhaps we need some outside,
universal threat to make us recognize this common bond. I occasionally think, how quickly our
differences worldwide would vanish if we were facing an alien threat from outside this world.
And yet, I ask is not an alien force ALREADY among us?" ditambahkan lagi bahwa "There are
only a handful of people who know the truth about this."
Pernyataan Ronald Reagan tersebut mungkin aneh bagi seorang presiden negara besar. Apakah
dia hanya memberi ilustrasi hiperbola agar umat manusia bersatu? Ataukah ada pesan yang
sangat serius di dalamnya? Sebab jika kita kaitkan dengan pernyataan mantan presiden Uni
Soviet, Mikhael Gorbachev pada tanggal 4 Mei 1990, akan nampak bahwa ada sebuah intervensi
alien yang serius di planet bumi ini. Saat itu Gorbachev mengatakan, "The phenomenon of UFOs
does exist, and it must be treated seriously."
Kini menjadi pertanyaan, sejak kapan intervensi UFO atau makhluk ET (Extraterrestrial) di
planet bumi ini? Apa agenda mereka dan apa saja yang telah terjadi selama ini? Kita mendengar
kabar bahwa ada UFO yang jatuh di kawasan Roswell, New Mexico. Namun jika kita telusuri
lebih lanjut, jatuhnya UFO tidak hanya di sana. Ada banyak kasus UFO jatuh dan sejumlah alien,
baik yang masih hidup atau tewas, telah diamankan oleh pemerintah Amerika Serikat.
Kita tahu juga bahwa pemerintah Amerika Serikat menyangkal keberadaan UFO ini dan terkesan
melakukan upaya menutupi fakta yang ada. Akan tetapi, ada satu pernyataan dari presiden AS
waktu itu, yakni Harry S. Truman saat konferensi pers tanggal 4 April 1950, yang mengatakan,
"I can assure you the flying saucers, given that they exist, are not constructed by any power on
earth." Truman menjelaskan bahwa piring terbang itu ada dan bukan buatan manusia bumi. Saat
itu belum ada istilah UFO dan masih digunakan kata 'piring terbang' untuk menyebut pesawat
yang diduga dari luar angkasa.
Jelas ini bukan main-main. Keberadaan UFO dan makhluk ET sebenarnya tidak diragukan lagi.
Pernyataan yang dibuat oleh para pejabat tinggi negara seperti Amerika Serikat, saat dilihat
dengan konteks jamannya, jelas bukan untuk cari sensasi atau mengada-ada. Jelas mereka
berkata bukan tanpa dasar. Ini bukan kisah fiksi atau cerita fantasi yang dibuat-buat. Ada sesuatu
yang serius di sini, yang anehnya, saat ini justru fenomena UFO dianggap angin lalu, bahkan
terkesan tak begitu ada yang peduli. Apa yang sebenarnya terjadi? Mengapa mereka merasa ada
ancaman intervensi makhluk ET?
(bersambung)
Catatan: Pernyataan-pernyataan di atas sengaja tidak saya terjemahkan agar bisa dibaca dan
dipahami sesuai kalimat aslinya.
Referensi:
http://www.ufologie.net/htm/quotes.htm
http://www.ufocasebook.com/ufoquotes1.html
Intervensi Makhluk ET di Planet Bumi (2)
Oleh Munawir Gadzali di Islamic UFO (Berkas) · Sunting Dokumen
Penulis: Nur Agustinus (BETA-UFO)
Sulit untuk menentukan dengan tepat kapan makhluk ET datang di planet bumi ini. Pada tanggal
2 Januari 1878, seorang petani asal Denison, Texas, melaporkan ada obyek yang melintas di
tanah pertaniannya. Saat ini dia sudah menggunakan istilah ‖flying saucer‖. Petani yang
bernama John Martin itu melihat objek gelap berada tinggi di langit Selatan. Dia pertama kali
melihat itu seukuran jeruk, yang kemudian mendekat sehingga makin besar. Ketika obyek itu
berada di atasnya, nampak seukuran sebuah piring besar di ketinggian. Pengalamannya yang
tidak biasa ini dipublikasikan di Denison Daily News pada tanggal 25 Januari 1878 dengan judul
"A Strange Phenomenon." (1)
Menurut sumber dari ‗Dulce, The Covert Take Over of Planet Earth‘ yang dikompilasi oleh
"TEC", "TAL" dan "Ann West", antara tahun 1874 hingga 1887 sejumlah "Disc-shaped Craft"
sering diamati berada di angkasa Amerika Serikat. Hal ini membuat presiden Grover Cleveland,
di tahun 1887 membentuk sebuah "secret committee" untuk menyelidiki obyek misterius itu. Ia
diam-diam mendanai ―The five member group‖. John G.Carlisle, Speaker of the House (posisi
yang sangat berkuasa di DPR), mengepalai penyelidikan pertama dari "Aerial Craft".
Sejumlah saksi mata diperiksa oleh tim yang disebut "The Suits", dan mereka memakai pakaian
serba hitam. Akan tetapi, tidak ada data diberikan kepada anggota pemerintah. Anggota "pers"
dihubungi dan diminta untuk tidak mempublikasikan berita penampakan ini kepada masyarakat.
Carlisle menyarankan Presiden untuk tidak mengeluarkan informasi sampai semua fakta
dipahami. Semakin mereka mengumpulkan informasi, semakin mereka menyadari bahwa ini
terlalu besar pekerjaan untuk sebuah "panitia" kecil.
Pada 1889, Benjamin Harrison menjadi Presiden AS yang ke-23, dan Carlisle pensiun dari
jabatannya sebagai Speaker of the House, dan mencurahkan lebih banyak waktu untuk
menyelidiki "Strange Craft". Komite rahasia menjadi sepenuhnya sebagai divisi pemerintah
yang bergerak "di bawah tanah". Komite ini kemudian memiliki lebih dari tiga puluh anggota
dan disebut "Central Group". (2)
Jauh sebelum peristiwa jatuhnya ufo di Roswell, di tanggal 13 Juni 1891 sebuah benda terbang
aneh jatuh di Dublin, Texas. Bentuknya bulat dengan lubang di tengah (oblong), bercahaya
sangat terang, jatuh dan meledak. (3) Enam tahun kemudian, tepatnya tanggal 17 April 1897,
sebuah ufo jatuh di Aurora, Texas. Insiden dilaporkan mengakibatkan kematian dari awak
pesawat misterius tersebut. Mayat alien itu dilaporkan dikuburkan di sebuah makam tak bertanda
di tempat pemakaman setempat. (4)
Di tahun 1899, menurut apa yang diungkapkan dari The Lost Journals of Nikola Tesla. Selagi
berada di Colorado Springs, Tesla menangkap komunikasi dari makhluk luar angkasa yang
diam-diam berusaha mengontrol umat manusia. Tesla menulis tentang penelitiannya untuk
menginterpretasikan sinyal radio yang aneh ini, dan berupaya untuk memberitahu pemerintah
dan militer tentang apa yang telah dipelajarinya, tetapi surat-suratnya ternyata tidak mendapat
tanggapan. Tesla kemudian berbicara kepada beberapa pendukung dananya, termasuk Kolonel
John Jacob Astor, yang memiliki hotel Waldorf Astoria. Astor mendengarkan Tesla dan diam-
diam mendanai apa yang menjadi awal perlawanan pertama umat manusia untuk mendapatkan
kembali kendali atas nasib sendiri. (5)
Apa yang terjadi sesungguhnya saat itu? Apakah gelombang kedatangan makhluk ET dimulai
sejak tahun 1870an? Apa yang diketahui oleh Tesla? Apakah komite rahasia dan agen yang
melakukan interogasi para saksi mata pesawat aneh di masa itu yaitu cikal bakal dari Men in
Black? Bagaimana Tesla bisa sampai pada kesimpulan bahwa makhluk ET ini punya agenda
untuk menguasai dan mendominasi planet bumi? Mengapa sedikit sekali tulisan tentang
keyakinan Tesla bahwa ia telah mendengarkan pada sinyal radio asing? Apakah ini hanya
merupakan sebuah informasi palsu? Atau barangkali kebenaran telah dirahasiakan sejak dari
awal.
(bersambung)
Sumber:
(1) http://ufos.about.com/od/ufohistory/a/saucer.htm
(2) http://www.subversiveelement.com/DulceTakeOver.html
(3) http://www.beyondboundaries.org/MMurphy_NTorres_1891.htm
(4) http://en.wikipedia.org/wiki/Aurora,_Texas_UFO_Incident
(5) http://www.bibliotecapleyades.net/tesla/lostjournals/lostjournals01.htm
Intervensi Makhluk ET di Planet Bumi (3)
Oleh Munawir Gadzali di Islamic UFO (Berkas) · Sunting Dokumen
Penulis: Nur Agustinus (BETA-UFO)
Tahun 1908 ada peristiwa yang luar biasa. Sebuah ledakan dengan kekuatan seribu kali lebih
dahsyat dari bom atom Hiroshima menghancurkan hutan di kawasan Tunguska, Siberia.
Penjelasan yang paling diterima oleh ilmuwan yaitu disebabkan karena ada sebuah komet yang
jatuh. Namun ada pendapat lain yaitu kemungkinan ada UFO yang meledak di sana, atau bahkan
ada yang mengatakan bahwa ledakan itu yaitu hasil percobaan ahli fisika Nikola Tesla yang
gagal. Ada teori yang mengatakan bahwa ada UFO yang berusaha menyelamatkan bumi dari
kehancuran dengan menembak komet atau meteorit besar yang sedang meluncur ke bumi. (6)
Terlepas dari apa penyebabnya, kejadian di tahun 1908 ini luar biasa dan bisa jadi ada intervensi
makhluk ET yang sudah datang di bumi beberapa puluh tahun sebelumnya.
Menurut Alex Collier dalam ‖The Greys Agenda‖ di era itu ufo yang muncul atau terlihat yaitu
milik Draconian. Alex Collier yaitu orang yang berhubungan dengan makhluk luar angkasa
asal gugusan bintang Andromeda. Dalam pernyataan yang disampaikan oleh Alex Collier, pada
tahun 1783 dan 1787, sebuah sinar terang besar dilaporkan nampak di bulan. Awalnya dikira itu
yaitu gunung berapi di bulan, namun anehnya, obyek besar bersinar terang itu kemudian pindah
dan menerangi sisi gelap bulan yang menyebabkan terlihat cahaya di sekitar bagian atas bulan.
Pada bulan Februari tahun 1894, ketika memotret sebuah komet terlihat sebuah obyek gelap
besar di tata surya kita. Benda itu terlihat memiliki sayap dan menurut Andromedans, itu yaitu
kapal induk milik Draconian. Fenomena yang sama terjadi pada tanggak 4 April 1892 dan
berukuran sekitar sepertiga ukuran bulan, enam sampai tujuh ratus mil diameternya. Ini juga
kapal induk Draconian. Hal yang sama diamati lagi pada tanggal 27 Januari 1912. Sebuah
pesawat luar angkasa dengan ukuran panjang dua ratus lima puluh mil, lima puluh mil lebar,
menyerupai buruk gagak, sedang berada di bulan. Menurut Andromedans, ini lagi yaitu
pesawat dari reptilan asal Alpha Draconis. (7)
Bagaimana kita melakukan verifikasi bahwa peristiwa itu yaitu benar? Bagaimana kita bisa
yakin bahwa jika itu memang pesawat makhluk ET, maka itu yaitu milik Draconian?
Sebuah peristiwa yang juga penting untuk diperhatikan dalam merunut aktivitas makhluk ET ini
yaitu apa yang disebut sebagai penampakan Fatima. Peristiwa ini dianggap sebagai sebuah
peristiwa religius oleh penganut agama Katolik. Penampakan Fatima atau Fatima Sightings
diyakini oleh umat Katolik sebagai penampakan Bunda Maria yang memberi pesan kepada tiga
orang anak di Fatima, Portugal, pada tanggal 13 Oktober 1917. Penampakan itu berupa ada bola
sinar terang di langit (disebut sebagai "Keajaiban dari Matahari") yang berputar-putar dan ada
sosok makhluk yang cantik yang muncul. Jacquess Vallee, peneliti UFO asal Perancis,
menyebutkan bahwa peristiwa di Fatima ini yaitu penampakan UFO. (8)
Jika kita telusuri lebih jauh, sebenarnya ada sebuah kejadian yang menarik di tahun 1900 yang
tidak begitu banyak diketahui orang. Pada tahun 1900, selama pemberontakan Boxer, ada sekitar
10.000 pasukan yang akan menyerang pedesaan Dong Lu, China. (9) Para pemberontak yang
sudah siap-siap untuk mulai melontarkan senjata-senjata mereka ke angkasa, tiba-tiba saja
seluruh pasukan tersebut berbalik arah dan melarikan diri dari wilayah perkampungan itu.
Menurut cerita, warga kampung menyaksikan seorang wanita yang sangat cantik yang dikelilingi
oleh cahaya aneh muncul di atas langit. Saat itu juga dilaporkan terlihat ada penunggang kuda
berapi yang mengejar para pemberontak itu. Kejadian tahun 1900 ini, jika dianalisis dengan
pemikiran di masa kini, sangat mungkin akan dianggap sebagai fenomena ufo. (10)
(bersambung)
Sumber:
(6) http://www.rense.com/general56/tungg.htm
(7) http://www.burlingtonnews.net/greysagenda.html
(8) http://www.ufoseek.org/fatimajv.htm
(9) http://id.wikipedia.org/wiki/Pemberontakan_Boxer
(10) http://www.miraclehunter.com/marian_apparitions/approved_apparitions/donglu/index.html
KONSPIRASI BBM dengan Tragedi Titanic dan
Hindenburg
Oleh Ainur Ridlwan Muthahhari di Islamic UFO (Berkas) · Sunting Dokumen
Keterangan gambar: ribuan trem-trem listrik yang masih
baik dibesituakan bagitu saja di Amerika karena ulah kejahatan konspirasi
Apa kelebihan mobil listrik modern dibandingkan mobil berbahan bakar minyak? Segalanya.
Mobil listrik bisa berlari lebih cepat (370 km/jam oleh mobil Eliica buatan Jepang), lebih jauh
daya jelajahnya (483 km sekali charge oleh mobil Tesla Model S), lebih kuat akselerasinya (0-
100 km/jam kurang dari 4 detik oleh mobil Tesla Roadster), lebih nyaman (tidak bising), dan
sudah pasti lebih ramah lingkungan. Kekurangan mobil listrik mungkin hanyalah dalam hal
waktu pengisian tenaga listrik (recharge) dibandingkan pengisian BBM. Tapi itu sama sekali
tidak signifikan karena proses recharge mobil listrik modern hanya membutuhkan waktu menit-
an, hampir sama dengan pengisian BBM. Lagipula recharge bisa dilakukan dengan cara yang
jauh lebih praktis dibandingkan mengisi BBM, cukup memasukkan chop ke dalam titik api
listrik.
Bagaimana dengan kondisi awal mobil listrik? Berikut yaitu penjelasan dari wikipedia:
"Before the pre-eminence of internal combustion engines, electric automobiles held many speed
and distance records. Among the most notable of these records was the breaking of the 100 km/h
(62 mph) speed barrier, by Camille Jenatzy on April 29, 1899 in his 'rocket-shaped' vehicle
Jamais Contente, which reached a top speed of 105.88 km/h (65.79 mph). Before the 1920s,
electric automobiles were competing with petroleum-fueled cars for urban use of a quality
service car.[19]
Thomas Edison and an electric car in 1913 (courtesy of the National Museum of American
History)In 1897, electric vehicles found their first commercial application in the U.S. as a fleet of
electrical New York City taxis, built by the Electric Carriage and Wagon Company of
Philadelphia. Electric cars were produced in the US by Anthony Electric, Baker, Columbia,
Anderson, Edison [disambiguation needed], Studebaker, Riker, Milburn, and others during the
early 20th century.
The low range of electric cars meant they could not make use of the new highways to travel
between citiesDespite their relatively slow speed, electric vehicles had a number of advantages
over their early-1900s competitors. They did not have the vibration, smell, and noise associated
with gasoline cars. They did not require gear changes, which for gasoline cars was the most
difficult part of driving. Electric cars found popularity among well-heeled customers who used
them as city cars, where their limited range proved to be even less of a disadvantage. The cars
were also preferred because they did not require a manual effort to start, as did gasoline cars
which featured a hand crank to start the engine. Electric cars were often marketed as suitable
vehicles for women drivers due to this ease of operation."
Singkat saja, mobil listrik sudah ada jauh sebelum mobil berbahan bakar minyak dibuat. Pada
tahun 1899 sebuah mobil listrik bahkan berhasil memecahkan rekor kecepatan kendaraan darat
dengan menembus angka kecepatan 100 km/jam. Mobil tersebut dibuat oleh Camille Jenatzy.
Pada tahun 1897 kota New York bahkan sudah dipenuhi dengan mobil taxi berbahan bakar
baterai, di luar mobil-mobil pribadi yang semuanya berbahan bakar batere. Saat itu belum ada
satupun mobil BBM tampak di muka umum. Ditambah trem-trem listrik di kota-kota dan kereta
api listrik antar kota yang pada tahun 1930-an sudah bisa mencapai kecepatan 200 km/jam,
rasanya tidak ada tempat sedikit pun bagi mobil BBM untuk dilirik orang.
Bagaimana dengan mobil BBM generasi awal? Sampai pada tahun 1930-an orang masih harus
berkeringat, mengengkol tuas untuk bisa menghidupkan mobil BBM, sementara mobil listrik
(batere) cukup menekan tombol. Ditambah asap yang tebal dan suara bising, sekali lagi tidak ada
tempat bagi mobil BBM untuk dilirik orang.
Lalu bagaimana bisa mobil BBM yang jorok dan dan serba menyusahkan itu bisa menyingkirkan
mobil listrik? Bagini ceritanya:
Sebagaimana telah disebutkan pada awal abad 20 kendaraan listrik merupakan kendaraan umum
di mana-mana. Kakek nenek kita yang tinggal di kota-kota besar seperti Jakarta, Surabaya, dan
Medan mungkin masih ingat bagaimana bentuk trem listrik yang menjadi moda angkutan massal
saat itu, yang serba nyaman dan sama sekali tidak mengeluarkan polusi. Di San Francisco masih
terdapat trem yang tetap beroperasi dengan baik selama lebih dari 100 tahun, hal yang tidak
mungkin dilakukan oleh kendaraan berbahan bakar BBM yang sistem pembakarannya
menghancurkan konstruksi kendaraan dalam waktu 20 tahun.
Kondisi mulai berubah sejak raja minyak berdarah yahudi Rockefeller (tangan kanan Rothschild
di Amerika) memasuki bisnis transportasi. Ia melakukan dua langkah strategis untuk
menghancurkan moda transporatasi listrik. Pertama dengan menggunakan perusahaan
bentukannya, National City Lines, Rockefeller menganeksasi hampir seluruh perusahaan
operator transportasi massal di seluruh kota besar Amerika. Antara tahun 1936 dan 1950
National City Lines menganeksasi lebih dari 100 operator trem di 45 kota besar di Amerika
termasuk Detroit, Cleveland, New York City, Oakland, Philadelphia, Phoenix, St. Louis, Salt
Lake City, Tulsa, Baltimore, dan Los Angeles. Selanjutnya National City Lines, tanpa ba bi bu
menggantikan trem-trem yang seperti sudah saya sebutkan sangat nyaman dan ramah lingkungan
itu, dengan bus-bus peminum BBM yang jorok dan serba menyusahkan. Saat itu ribuan trem-
trem yang masih dalam kondisi sangat baik tiba-tiba ditarik dari peredaran dan dibesituakan
begitu saja.
Langkah kedua yaitu membiayai perusahaan mobil Ford Motor Company dan General Motors
untuk memproduksi secara besar-besaran mobil-mobil BBM dan menjualnya dengan harga
murah (karena skala produksi yang besar sehingga bisa lebih hemat biaya produksinya). Dengan
dukungan sistem penjualan leasing dan kredit bank serta promosi massif via media massa
(semuanya dimiliki Rockefeller), plus aksi-aksi mafia yang dikoordinir oleh teman yahudi
Rockefeller, Meyer Lansky, untuk melibas fihak-fihak yang menentang langkah-langkah
konspiratif Rockefeller. Keberhasilan konspirasi Rockefeller semakin sempurna karena para
politisi (yang kampanyenya membutuhkan sumbangan sponsor) pun berada di bawah
kendalinya, mengkampanyekan pembangunan jalan bebas hambatan ke seluruh pelosok negeri
untuk digunakan oleh mobil-mobil BBM buatan Rockefeller.
Langkah-langkah Rockefeller tersebut seperti peribahasa "sekali kayuh dua pulau terlampaui".
Dengan menyingkirkan mobil-mobil dan trem-trem listrik dan menggantikannya dengan
kendaraan BBM buatannya, ia tidak saja mengeruk keuntungan dari bisnis mobil, tapi juga dari
bisnis minyak miliknya. Silahkan menghitung keuntungan bisnis minyak secara global. Produksi
minyak dunia sekitar 100 juta barrel per-hari. Dengan biaya produksi, katakanlah $20 per-barrel
dan harga pasaran minyak dunia $60 dollar, keuntungan bisnis minyak global yaitu ($60-
$20)x100 juta=$4 miliar atau sekitar Rp 40triliun sehari. Berapa kekayaan yang telah ditumpuk
selama bertahun-tahun oleh para raja minyak?
Banyak orang yang mengira sebagian besar keuntungan bisnis minyak dinikmati oleh negara-
negara penghasil minyak seperti Arab Saudi dan Indonesia. Mereka tidak mengetahui bahwa
meski diproduksi di Arab Saudi dan Indonesia, sebagian besar minyak itu dimiliki oleh
perusahaan minyak asing milik Rockefeller dan kroni-kroninya. Di Indonesia sendiri sekitar 90%
minyak produksinya dimiliki perusahaan minyak asing.
Tragedi tenggelamnya kapal super mewah yang "tidak mungkin tenggelam", Titanic, pada
pelayaran perdananya tahun 1912 serta kebakaran hebat balon udara zeppelin "Hindenburg"
tahun 1937, keduanya menjadi batu penanda (milestone) berakhirnya era transportasi lintas
atlantik oleh kapal penumpang berbahan bakar batubara dan balon udara berpenggerak gas
hidrogen, untuk digantikan dengan moda transportasi baru berupa pesawat terbang berbahan
bakar fosil. Apakah keduanya memiliki kaitan?
Pada bulan Agustus 2005, dua penyelam swasta berkendaraan kapal selam mini buatan Rusia,
menemukan dua bagian besar dari bangkai kapal Titanic yang terpisah jauh dari bagian
utamanya. Dengan kata lain, Titanic ternyata pecah menjadi empat bagian, bukan dua bagian
sebagaimana perkiraan sebelumnya. Penemuan ini membuat teori tenggelamnya kapal Titanic
oleh benturan dengan gunung es menjadi lemah. Sebaliknya teori "konspirasi" semakin valid
untuk dikaji. Dan salah satu teori "konspirasi" ini yaitu "konspirasi BBM", yaitu konspirasi
yang dilakukan oleh industrialis minyak untuk menguasai moda transportasi massal yang
berbahan bakar minyak.
Sebagai pengantar, semua mesin sejak dimulainya era revolusi industri hingga akhir abad 19
yaitu berpenggerak tenaga uap yang dihasilkan dari pembakaran batubara. Pada akhir abad 19,
setelah ditemukannya listrik oleh Thomas Alfa Edison, listrik (batere) menjadi energi alternatif
yang digunakan di dunia otomotif. Pada saat itulah mulai ditemukan sumur-sumur minyak di
Amerika yang setelah melalui proses yang keras dan rumit seperti dalam cerita fiksi, hampir
semua sumur minyak itu dikuasai oleh segelintir raja minyak seperti keluarga Rockefeller. Para
industrialis minyak itu melihat peluang sangat besar untuk mengeruk uang dengan satu syarat,
semua moda transportasi harus menggunakan minyak mereka.
Maka kita akan melihat titik-titik terhubung. Perusahaan pembuat mobil seperti Ford Motor
Company, General Motors dan Crysler ternyata milik para industrialis minyak Amerika.
Demikian juga halnya perusahaan-perusahaan pembuat kapal terbang, kereta api, dan moda
transportasi massal lainnya. Pada saat yang sama moda-moda transportasi itu mulai
menggantikan moda transportasi berbahan bakar batubara dan batere.
Di era transformasi moda tranportasi massal ini, selain fenomena menghilangnya ribuan trem
listrik di kota-kota besar Amerika dan kota-kota besar dunia lainnya, dunia juga menyaksikan
dua kejadian besar lainnya, yaitu tenggelamnya dan Titanic dan terbakar hebatnya Hindenburg.
Era itu, kita namakan saja, era "Titanburg".
Setelah tenggelamnya Titanic hingga Perang Dunia I berakhir, investasi besar-besaran dilakukan
para industrialis minyak untuk membangun industri pesawat terbang berbahan bakar minyak.
Berbagai event lomba terbang lintas atlantik pun digelar oleh mereka yang akhirnya, dengan
susah payah, rekor terbang lintas atlantik dengan pesawat berbahan bakar minyak berhasil
dipecahkan oleh Charles Lindberg tahun 1927. Namun saat itu masih ada satu hambatan,
pesawat zeppelin berbahan bakar gas hidrogen sebagai pengganti era kapal laut sebagai moda
transportasi lintas atlantik. Setahun sebelum Lindhberg bisa melihtasi Atlantik, sebuah zeppelin
berhasil melintasi kutub utara. Pada tahun 1929 bahkan Graff Zeppelin berhasil mengelilingi
dunia, meski ironisnya tidak mendapat sambutan media massa sebagaimana sambutan terhadap
Lindhberg. Maka "pukulan akhir" harus dilakukan.
Kontradiksi Titanic
Kesaksian-kesaksian yang didapat paska tenggelamnya Titanic menyebutkan bahwa setelah
menabrak gunungan es, Titanic masih tetap melaju dan melewati gunungan es yang ditabraknya.
Kemudian para awak kapal mendapatkan lima kompartemen kedap air telah bocor akibat
benturan itu. Selanjutnya, dua jam dan 40 menit setelah benturan, Titanic menungging hingga
tegak lurus sebelum akhirnya meluncur ke dasar Samudra Atlantik. Tidak ada benturan frontal.
Semua itu tentu saja tidak bisa menjelaskan dampak hebat yang terjadi pada Titanic, dengan
terbelahnya kapal itu menjadi empat bagian. Semua kesaksian, baik yang dilakukan dalam
penyidikan di Amerika maupun di Inggris bahkan mengungkapkan fakta bahwa tidak ada
seorang pun di dalam kapal yang merasakan adanya tabrakan. Lalu apa yang sebenarnya terjadi?
Sekarang ini kita telah memiliki keuntungan dari berbagai informasi yang terkumpul sejak
terjadinya tragedi Titanic. Pada tahun 1985 lokasi lokasi tenggelamnya kapal Titanic berhasil
ditemukan dan difilmkan. Dua bagian kapal terlihat di lokasi itu. Namun pada tahun 2005,
sebuah ekspedisi yang dilakukan dua penyelam Amerika, Chatterton and Kohler, menemukan
dua bagian besar kapal Titanic lainnya yang pada tahun 1985 tidak terlihat. Dua bagian itu
terletak sejauh satu mil dari lokasi pertama.
Setiap bagian itu berukuran sekitar panjang 30 kaki dan lebar 90 kaki dengan berat mencapai
ratusan ton. berdasar perhitungan dampak benturan kapal dengan dasar samudra, kedua
bagian itu tidak mungkin terpisah dari badan utama kapal karena benturan tersebut dengan jarak
yang sangat jauh. Dan berdasar kesaksian para korban bahwa mereka tidak merasakan
adanya benturan, kemungkinan penyebabnya yaitu ledakan bawah air dari bom yang telah
ditanamkan di badan kapal.
Tragedi Hindenberg
Ada ta







