Mengenai Muhammad bin Khalid Al-Jundi ini Al-Hafizh Ibnu
Hajar berkata, "Dia rnajhul (tidak dikenal)." [Taqribut Tahdzib 2: 157]Lain lagi dengan Al-
Hafizh Ibnu Katsir, mengenai masalah ini beliau berkata, "Sesungguhnya ini yaitu hadits yang
terkenal dengan perawi Muhammad bin Khalid Al-Jundi Ash-Shan'ani Al-Muadzdzin, guru
Imam Syafi'i, yang banyak orang meriwayatkan hadits darinya. Dia tidak majhul sebagaimana
anggapan Al-Hakim, bahkan diriwayatkan dari Ibnu Ma'in bahwa beliau menganggapnya tsiqat
(kepercayaan). Tetapi sebagian perawi ada yang meriwayatkan hadits darinya dari Aban bin Abi
'Iyasy dari Al-Hasan Al-Bishri secara mursal. Syekh (guru) kami menyebutkan di dalam At-
Tahdzib [1] dari sebagian mereka bahwa dia (Muhammad bin Al-Khalid Al-Jundi) bermimpi
melihat Asy-Syafi'i, dia berkata, "Yunus bin Abdul A'la Ash-Shadafi berdusta terhadap saya, ini
bukan hadits saya." Saya mengatakan, "Yunus bin Abdul A'la Ash-Shadafi termasuk dalam
jajaran perawi kepercayaan, dan dia tidak tercela hanya semata-mata mimpi. Zhahir hadits ini
sepintas kelihatan bertentangan dengan hadits-hadits yang telah kami kemukakan dalam
menetapkan adanya Al-Mahdi yang selain Isa Ibnu Maryam. Sebelum turunnya Isa, maka adanya
Mahdi yang bukan Isa bin Maryam yaitu sangat jelas Wallahu a'lam-. Adapun setelah turunnya
Isa, kalau direnungkan, maka hal ini tidak saling meniadakan; bahkan yang dimaksud dengannya
bahwa Al-Mahdi yang benar-benar Al-Mahdi ialah Isa bin Maryam. Dan hal ini tidak menutup
kemungkinan adanya Mahdi yang lain. Wallahu a'lam." [An-Nihayah fil Fitan wal Malahim 1:
32 dengan tahqiq DR. Thaha Zaini]Abu Abdillah Al-Qurthubi berkata, "Boleh jadi yang
dimaksud dengan sabda Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam "Laa Mahdiyya Illaa Isaa"
(Tidak Mahdi selain Isa) ialah "Tidak ada Mahdi yang sempurna dan makshum kecuali Isa."
Dengan demikian maka hadits-hadits tersebut dapat dikompromikan dan hilanglah kesan
pertentangannya." [2]Sebenarnya al Mahdi itu hanyalah sebutan yang ditujukan kepada Orang
yang mendapat petunjuk dari ALLAAH. Sebagaimana hadits beriukut ini : Dari Abu Najih, Al
'Irbad bin Sariyah"Rasulullah telah memberi nasehat kepada kami dengan satu nasehat yang
menggetarkan hati dan membuat airmata bercucuran". kami bertanya ,"Wahai Rasulullah, nasihat
itu seakan-akan nasihat dari orang yang akan berpisah selamanya (meninggal), maka berilah
kami wasiat" Rasulullah bersabda, "Saya memberi wasiat kepadamu agar tetap bertaqwa kepada
Alloh yang Maha Tinggi lagi Maha Mulia, tetap mendengar dan ta'at walaupun yang
memerintahmu seorang hamba sahaya (budak). Sesungguhnya barangsiapa diantara kalian masih
hidup niscaya bakal menyaksikan banyak perselisihan. karena itu berpegang teguhlah kepada
sunnahku dan sunnah Khulafaur Rasyidin al mahdiyyin (mendapat petunjuk) dan berpeganglah
kamu dengan kepada sunnah-sunnah itu dengan kuat. Dan jauhilah olehmu hal-hal baru karena
sesungguhnya semua bid'ah itu sesat." ( HR. Abu Daud dan At Tirmidzi, Hadits Hasan Shahih
)Maka sudah dapat dipastikan bahwa Nabi 'Isa yaitu al Mahdi yang memparipurnakan
petunjuk. Al Hafiz Ibnu Hajar didalam bukunya "Fathul Bari" menyebutkan pendapat Abul
Hasan al Abadi didalam "Manaqib asy Syafi'i" bahwa berbagai berita yang mutawatir
menyatakan bahwa al Mahdi yaitu dari umat ini sementara Isa melaksanakan shalat
dibelakangnya. Dan ini yaitu jawaban dari hadits yang diriwayatkan oleh Ibnu Majah dari
Anas,"Tidak ada Mahdi kecuali Isa".Imam al Qurthubi mengatakan bahwa ada kemungkinan
maksud dari hadits "Tidak ada Mahdi kecuali Isa" yaitu tidaklah ada Mahdi yang sempurna dan
maksum kecuali Isa, dan makna ini menggabungkan berbagai hadits yang menghilangkan
kontradiksi yang ada. (at Tadzkiroh hal 69)Tentang ya'juj dan ma'juj ini telah dijelaskan
beberapa ayat dan hadits tentangnya. Nash menjelaskan: "Kemudian Dia menempuh suatu jalan
(yang lain lagi). Hingga apabila Dia telah sampai di antara dua buah gunung, dia mendapati di
hadapan keduanya, suatu kaum yang hampir tidak mengerti pembicaraan. Mereka berkata: 'Hai
Dzulqarnain, sesungguhnya ya'juj dan ma'juj itu orang-orang yang membuat kerusakan di muka
bumi, maka dapatkah kami memberikan suatu pembayaran kepadaMu, supaya kamu membuat
dinding antara kami dan mereka?' Dzulqarnain berkata: 'Apa yang telah dikuasakan oleh RABB
Ku kepadaKu terhadapnya yaitu lebih baik, maka tolonglah aku dengan kekuatan (insan dan
alat-alat), agar Aku membuatkan dinding antara kamu dan mereka, berilah aku potongan-
potongan besi.' Hingga apabila besi itu telah sama rata dengan kedua (puncak) gunung itu,
berkatalah Dzulqarnain: 'Tiuplah (api itu).' Hingga apabila besi itu sudah menjadi (merah seperti)
api, Diapun berkata: 'Berilah Aku tembaga (yang mendidih) agar Kutuangkan ke atas besi panas
itu.' Maka mereka tidak bisa mendakinya dan mereka tidak bisa (pula) melubanginya.
Dzulqarnain berkata: 'Ini (dinding) yaitu rahmat dari RABB Ku, maka apabila sudah datang
janji RABB Ku DIA akan menjadikannya hancur luluh; dan janji RABB Ku itu yaitu benar'."
(Al-Kahfi: 92-98)Sesungguhnya ya'juj dan ma'juj yaitu sebuah bangsa besar yang akan
membuat kekacauan serta kerusakan di muka bumi telah ditakdirkan ALLAAH SWT sebagai
salah satu penanda kiamat besar. Siapakah dan bagaimanakah mereka? Kata ya'juj dan ma juj
berasal dari kata ajja atau ajij dalam wazan Yaf'ul; kata ajij artinya nyala api. Tetapi kata ajja
berarti pula asra'a, maknanya berjalan cepat. Itulah makna yang tertera dalam kamus Lisanul-
'Arab. ya'juj wa-ma'juj dapat pula diibaratkan sebagai api menyala dan air bergelombang, karena
hebatnya gerakan. Daripada itu maka mereka yaitu dari golongan jin terdahulu yang juga
tercipta dari api, yang mana mereka telah berhasil menguasai saints dengan sangat melampaui
apa yang telah ditemukan insane zaman sekaran sekalipun. Keberadan orang tempo dulu yang
memiliki kemampuan saints telah digambarkan oleh ALLAAH dengan sangat jelas sebagaimana
berikut ini :Dan berapa banyak telah KAMI binasakan umat-umat sebelum mereka. Adakah
kamu melihat seorangpun dari mereka atau kamu dengar suara mereka yang samar-samar? (QS.
19:98)berapa banyak telah KAMI binasakan umat-umat sebelum mereka, sedang mereka yaitu
lebih bagus alat rumah tangganya dan lebih sedap dipandang mata. (QS. 19:74)Dan apakah tidak
menjadi petunjuk bagi mereka, berapa banyak umat-umat sebelum mereka yang telah KAMI
binasakan sedangkan mereka sendiri berjalan di tempat-tempat kediaman mereka itu.
Sesungguhnya pada yang demikian itu terdapat tanda-tanda (kekuasaan RABB). Maka apakah
mereka tidak mendengarkan (memperhatikan)? (QS. 32:26)Dan berapa banyak telah KAMI
binasakan umat-umat sebelum mereka YANG mereka itu lebih besar kekuatannya daripada
mereka ini, maka mereka telah pernah menjelajah di beberapa negeri. Adakah (mereka)
mendapat tempat lari (dari kebinasaan)? (QS. 50:36)Dan apakah mereka tidak mengadakan
perjalanan di muka bumi, lalu memperhatikan betapa kesudahan orang-orang yang sebelum
mereka. Mereka itu yaitu lebih hebat kekuatannya daripada mereka dan (lebih banyak) bekas-
bekas mereka di muka bumi, maka ALLAAH mengazab mereka disebabkan dosa-dosa mereka.
Dan mereka tidak memiliki seorang pelindung dari azab ALLAAH. (QS. 40:21)Maka apakah
mereka tiada mengadakan perjalanan di muka bumi lalu memperhatikan betapa kesudahan
orang-orang yang sebelum mereka. yaitu orang-orang sebelum mereka itu lebih hebat
kekuatannya dan (lebih banyak) bekas-bekas mereka di muka bumi, maka apa yang mereka
usahakan itu tidak dapat menolong mereka. (QS. 40:82)Dan apakah mereka tidak mengadakan
perjalanan di muka bumi dan memperhatikan bagaimana akibat (yang diderita) oleh orang-orang
yang sebelum mereka? Orang-orang itu yaitu lebih kuat dari mereka (sendiri) dan telah
mengolah bumi (tanah) serta memakmurkannya lebih banyak dari apa yang telah mereka
makmurkan. Dan telah datang kepada mereka rasul-rasul mereka dengan membawa bukti-bukti
yang nyata. Maka ALLAAH sekali-kali tidak berlaku zalim kepada mereka, akan tetapi
merekalah yang berlaku zalim kepada diri sendiri. (QS. 30:9)Maka apakah mereka tidak
mengadakan perjalanan di muka bumi sehingga mereka dapat memperhatikan bagaimana
kesudahan orang-orang yang sebelum mereka; ALLAAH telah menimpakan kebinasaan atas
mereka dan orang-orang kafir akan menerima (akibat-akibat) seperti itu. (QS. 47:10)Dengan
menggunakan piring terbang atau ufo, ya;juj dan ma;juj akan turun dari galaksi luar menyerang
bumi ini, dalilnya : dalam Al-Qur'an surat Al-Anbiya' ayat 96-97:
. .
Hingga apabila dibukakan (dinding) ya'juj dan ma'juj, dan mereka turun dengan cepat dari
seluruh tempat yang tinggi. Dan telah dekatlah datangnya janji yang benar (hari berbangkit),
maka tiba-tiba terbelalaklah mata orang-orang yang kafir. (Mereka berkata): "Aduhai, celakalah
kami, sesungguhnya kami dalam kelalaian tentang ini, bahkan kami yaitu orang-orang yang
dzalim."Alat transportasi piring terbang inilah yang pernah digunakan oleh Dzulqarnain dan juga
oleh Nabi Sulaiman setelah para Jin membuatkan baginya kendaran yang dapat berjalan dengan
cepatnya, dalilnya :Dan KAMI (tundukkan) angin bagi Sulaiman, yang perjalanannya di waktu
pagi sama dengan perjalanan sebulan dan perjalanannya di waktu sore sama dengan perjalanan
sebulan (pula) dan KAMI alirkan cairan tembaga bagiNya. Dan sebahagian dari jin ada yang
bekerja di hadapanNya (di bawah kekuasaannya) dengan izin RABB Nya. Dan siapa yang
menyimpang di antara mereka dari perintah KAMI, KAMI rasakan kepadanya azab neraka yang
apinya menyala-nyala. Para jin itu membuat untuk Sulaiman apa yang dikehendakinya dari
gedung-gedung yang tinggi dan patung-patung dan piring-piring yang (besarnya) seperti kolam
dan periuk yang tetap (berada di atas tungku). Bekerjalah hai keluarga Daud untuk bersyukur
(kepada ALLAAH). Dan sedikit sekali dari hamba-hambaKU yang berterima kasih. ( QS Saba'
:12-13)Sesungguhnya tujuan utama ya'juj ma'juj yaitu menguasai sumber air dibumi, yang
dengan air itulah mereka akan membuat senjata pemusnah missal melalui penguraian oksigen-
hidrogen. Dijelaskan sebagai berikut :Diriwayatkan dari An-Nawwas Ibni Sam'an
radhiyaLLAAHU 'anhu dalam hadits yang panjang. Di antaranya sebagai berikut: Ketika
ALLAAH SWT mewahyukan kepada Isa 'alaihissalam: Sesungguhnya AKU mengeluarkan
hamba-hamba-KU yang tidak ada kemampuan bagi seorang pun untuk memeranginya. Maka
biarkanlah mereka hamba-hamba-KU menuju Thuur. Lalu ALLAAH keluarkan Ya'juj dan
Ma'juj dan mereka mengalir dari tiap-tiap tempat yang tinggi. Kemudian mereka melewati danau
Thabariyah1, dan meminum seluruh air yang ada padanya. Hingga ketika barisan paling
belakang mereka sampai di danau tersebut mereka berkata: "Sungguh dahulu di sini masih ada
airnya." Ketika itu terkepunglah Nabiyullah Isa 'alaihissalam dan para sahabatNya. Hingga
kepala sapi ketika itu lebih berharga untuk mereka daripada seratus dinar kalian sekarang ini.
Maka Isa dan para sahabatnya berharap (berdoa) kepada ALLAAH. Maka ALLAAH SWT pun
mengirim sejenis ulat yang menyerang leher mereka. Maka pagi harinya mereka seluruhnya
binasa menjadi bangkai-bangkai dalam waktu yang hampir bersamaan. Kemudian turunlah (dari
gunung Thuur) Nabi Isa dan para sahabatnya, maka tidak didapati satu jengkal pun tempat
kecuali dipenuhi oleh bangkai dan bau busuk mereka. Maka Nabi Isa 'alaihissalam pun berharap
(berdoa) kepada ALLAAH. Maka DIA mengirimkan burung-burung yang lehernya seperti unta,
membawa bangkai-bangkai mereka dan kemudian dilemparkan di tempat yang ALLAAH
kehendaki2. Kemudian ALLAAH kirimkan hujan yang tidak menyisakan satu pun rumah
maupun kemah, lalu membasahi bumi hingga menjadi licin. Kemudian dikatakan kepada bumi
itu: 'Tumbuhkanlah buah-buahanmu dan kembalilah berkahmu..." (HR. Muslim)Di dalam
beberapa hadits tentang tanda-tanda hari kiamat kubra, disebutkan ada sepuluh tanda hari kiamat.
Di antaranya yaitu keluarnya ya'juj dan ma'juj.Berita tentang keluarnya ya'juj dan ma'juj bukan
hanya mutawatir, bahkan disebutkan dalam Al-Qur'an surat Al-Anbiya' ayat 96-97:
.
. Hingga apabila dibukakan (dinding) ya'juj dan ma'juj, dan mereka turun dengan
cepat dari seluruh tempat yang tinggi. Dan telah dekatlah datangnya janji yang benar (hari
berbangkit), maka tiba-tiba terbelalaklah mata orang-orang yang kafir. (Mereka berkata):
"Aduhai, celakalah kami, sesungguhnya kami dalam kelalaian tentang ini, bahkan kami yaitu
orang-orang yang dzalim." .Demikian pula disebutkan dalam surat Al-Kahfi ayat 94: "Wahai
Dzulqarnain, sesungguhnya ya'juj wa ma'juj merusak di muka bumi, kami akan siapkan imbalan
yang besar agar kiranya engkau membuatkan benteng antara kami dengan mereka." Adapun
kalimat yang menunjukkan bahwa runtuhnya benteng Dzulqarnain dan keluarnya ya'juj wa
ma'juj sebagai tanda dekatnya hari kiamat yaitu ucapan ALLAAH SWT pada ayat ke-98: "Ini
yaitu rahmat dari RABB Ku, maka apabila sudah datang janji RABB Ku, DIA akan
menjadikannya hancur luluh....." yaitu juga yang diriwayatkan dalam Shahih Bukhari dalam
Kitabul Anbiya' bab Qishah ya'juj dan ma'juj, dari Abu Sa'id Al-Khudri radhiyaLLAAHU 'anhu,
bahwa Nabi SAW bersabda: ALLAAH SWT berKalam kepada Adam: "Wahai Adam." Maka
Adam menjawab: "LabbaikKA wa sa'daika wal khairu fi yadaika (Aku sambut panggilan-
MUdengan senang hati dan kebaikan semuanya di tangan-MU)." Kemudian ALLAAH SWT
berKalam : "Keluarkan utusan (penghuni) neraka." Maka Adam bertanya: "Apa itu utusan
(penghuni) neraka?" ALLAAH berKalam: "Mereka dari setiap seribu orang, sembilan ratus
sembilan puluh sembilan orang!" Maka ketika itu anak kecil menjadi beruban, setiap yang hamil
melahirkan apa yang dikandungnya, dan kamu lihat orang-orang seakan-akan mabuk padahal
mereka tidak mabuk, tetapi karena adzab ALLAAH SWT yang sangat keras. Kemudian para
shahabat bertanya: "Siapa satu yang selamat dari kita itu, wahai RasuluLLAAH?" Rasulullah
menjawab: "Bergembiralah, sesungguhnya penghuni neraka itu dari kalian satu dan dari ya'juj
dan ma'juj seribu...." (HR. Al Bukhari dengan Fathul Bari, juz 6 hal. 382) Sifat-sifat ya'juj dan
ma'juj yang memiliki kelebihan dalam hal ilmu saints Disebutkan dalam riwayat Al-Imam
Ahmad dari Ibnu Harmalah, dari bibinya, RasuluLLAAH SAW berkhutbah dalam keadaan
jarinya terbalut karena tersengat kalajengking. Beliau bersabda: "Kalian mengatakan tidak ada
musuh. Padahal sesungguhnya kalian akan terus memerangi musuh sampai datangnya ya'juj dan
ma'juj, lebar mukanya, kecil (sipit) matanya, dan ada warna putih di rambut atas. mereka
mengalir dari tempat-tempat yang tinggi, seakan-akan wajah-wajah mereka seperti perisai." (HR.
Ahmad)ALLAAH berKalam:"Kemudian dia menempuh suatu jalan (yang lain lagi). Hingga
apabila dia telah sampai di antara dua buah gunung, dia mendapati di hadapan keduanya, suatu
kaum yang hampir tidak mengerti pembicaraan. Mereka berkata: 'Hai Dzulqarnain,
sesungguhnya ya'juj dan ma'juj itu orang-orang yang membuat kerusakan di muka bumi, maka
dapatkah kami memberikan suatu pembayaran kepadamu, supaya kamu membuat dinding antara
kami dan mereka?' Dzulqarnain berkata: 'Apa yang telah dikuasakan oleh RABB Ku kepadaKu
terhadapnya yaitu lebih baik, maka tolonglah Aku dengan kekuatan (insan dan alat-alat), agar
aku membuatkan dinding antara kamu dan mereka, berilah Aku potongan-potongan besi.' Hingga
apabila besi itu telah sama rata dengan kedua (puncak) gunung itu, berkatalah Dzulqarnain:
'Tiuplah (api itu).' Hingga apabila besi itu sudah menjadi (merah seperti) api, Diapun berkata:
'Berilah Aku tembaga (yang mendidih) agar Kutuangkan ke atas besi panas itu.' Maka mereka
tidak bisa mendakinya dan mereka tidak bisa (pula) melubanginya. Dzulqarnain berkata: 'Ini
(dinding) yaitu rahmat dari RABB Ku, maka apabila sudah datang janji RABB Ku DIA akan
menjadikannya hancur luluh; dan janji RABB Ku itu yaitu benar'." (Al-Kahfi: 92-98) Adapun
ya'juj dan ma'juj ketika keluar tidaklah melewati sesuatu kecuali dirusaknya. Tidaklah melewati
danau kecuali meminumnya hingga habis. Tidaklah mendapati manusia kecuali dibunuhnya
sampai ketika mereka merasa menang membantai seluruh penduduk bumi, mereka menantang
penduduk langit. Inilah kesombongan yang luar biasa dari ya'juj wa ma'juj.
:
.
"Kemudian mereka berjalan dan berakhir di gunung Khumar, yaitu salah
satu gunung di Baitul Maqdis. Kemudian mereka berkata: "kita telah membantai penduduk bumi,
mari kita membantai penduduk langit." Maka mereka melemparkan panah-panah dan tombak-
tombak mereka ke langit. Maka ALLAAH SWT kembalikan panah dan tombak-tombak mereka
dalam keadaan berlumuran darah." (HR. Muslim dalam kitab Al-Fitan wa Asyrathus
Sa'ah)Binasanya ya'juj dan ma'juj dengan doa Nabi Isa 'Alaihissalam Diriwayatkan dari An-
Nawwas Ibni Sam'an radhiyaLLAAHU 'anhu dalam hadits yang panjang. Di antaranya sebagai
berikut:Ketika ALLAAH SWT mewahyukan kepada Isa 'alaihissalam: Sesungguhnya AKU
mengeluarkan hamba-hamba-KU yang tidak ada kemampuan bagi seorang pun untuk
memeranginya. Maka biarkanlah mereka hamba-hamba-KU menuju Thuur. Lalu ALLAAH
keluarkan Ya'juj dan Ma'juj dan mereka mengalir dari tiap-tiap tempat yang tinggi. Kemudian
mereka melewati danau Thabariyah1, dan meminum seluruh air yang ada padanya. Hingga
ketika barisan paling belakang mereka sampai di danau tersebut mereka berkata: "Sungguh
dahulu di sini masih ada airnya." Ketika itu terkepunglah Nabiyullah Isa 'alaihissalam dan para
sahabatNya. Hingga kepala sapi ketika itu lebih berharga untuk mereka daripada seratus dinar
kalian sekarang ini. Maka Isa dan para sahabatnya berharap (berdoa) kepada ALLAAH. Maka
ALLAAH SWT pun mengirim sejenis ulat yang menyerang leher mereka. Maka pagi harinya
mereka seluruhnya binasa menjadi bangkai-bangkai dalam waktu yang hampir bersamaan.
Kemudian turunlah (dari gunung Thuur) Nabi Isa dan para sahabatnya, maka tidak didapati satu
jengkal pun tempat kecuali dipenuhi oleh bangkai dan bau busuk mereka. Maka Nabi Isa
'alaihissalam pun berharap (berdoa) kepada ALLAAH. Maka DIA mengirimkan burung-burung
yang lehernya seperti unta, membawa bangkai-bangkai mereka dan kemudian dilemparkan di
tempat yang ALLAAH kehendaki2. Kemudian ALLAAH kirimkan hujan yang tidak menyisakan
satu pun rumah maupun kemah, lalu membasahi bumi hingga menjadi licin. Kemudian dikatakan
kepada bumi itu: 'Tumbuhkanlah buah-buahanmu dan kembalilah berkahmu..." (HR. Muslim)
Wajib Beriman dengan berita ya'juj wa ma'juj karena berita tentang ya'juj wa ma'juj yaitu berita
dari ALLAAH dan Rasul-NYA, sehingga seorang Muslim yang beriman wajib menerimanya.
Bukankah ciri-ciri orang yang bertakwa yaitu beriman kepada hal ghaib yang dikabarkan oleh
ALLAAH dan RasulNYA ? Dan termasuk hal yang ghaib yaitu apa yang akan terjadi pada
akhir zaman . Namun sebagian kaum muslimin, khususnya kaum mu'tazilah dan para rasionalis
atau orang-orang yang terpengaruh oleh mereka, menolak berita-berita hadits yang -menurut
anggapan mereka- tidak masuk akal. mereka menganggap hadits-hadits tersebut hanya akan
membuat orang lari dari Islam.Ketika mereka mendengarkan hadits-hadits tentang diangkatnya
Nabi Isa 'alaihissalam dalam keadaan hidup, akan turunnya beliau pada akhir zaman, berita
tentang dajjal -yang sudah ada wujudnya dalam keadaan terbelenggu- atau tentang ya'juj wa
ma'juj yang masih beranak-pinak dan terus menerus berupaya untuk keluar dari benteng yang
dibuat oleh Dzulqarnain, dan lain-lainnya. Mereka benar-benar gelisah, panas dadanya seraya
berkata: "Untuk apa hadits-hadits seperti ini disampaikan. Hadits-hadits ini akan menjadikan
manusia semakin jauh dari Islam." mereka melontarkan olok-olok, celaan, dan berbagai macam
ucapan penolakan terhadap hadits-hadits tersebut. Keadaan mereka ini persis seperti yang
dikatakan oleh para ulama tentang ahlul bid'ah:Ahmad bin Sinan Al-Qaththan berkata: "Tidak
ada di dunia ini seorang mubtadi' (ahli bid'ah) pun kecuali akan membenci ahlil hadits. Jika
seseorang mengada-adakan kebid'ahan niscaya akan dicabut kelezatan hadits dari hatinya."
(Aqidatussalaf wa Ashhabul Hadits hal. 300)Abu Nashr bin Sallam Al-Faqih berkata: "Tidak ada
sesuatu yang lebih berat dan lebih dibenci bagi orang-orang mulhid (sesat) daripada
mendengarkan hadits dengan riwayat dan sanadnya." (Aqidatus Salaf Ashhabil Hadits hal.
302)Al-Imam Ahmad bin Hambal menyatakan: "Barangsiapa yang menolak hadits Nabi , maka
dia berada di pinggir jurang kehancuran." (Thabaqat Al-Hanabilah, 2/11 dan Al-Ibanah, 1/269;
lihat Ta'zhimus Sunnah hal. 29)Al-Imam Al-Barbahari menegaskan: "Jika engkau mendengar
seseorang mencela riwayat-riwayat (yakni riwayat hadits yang shahih), menolaknya atau
menginginkan selainnya, maka curigailah keIslamannya dan jangan ragu kalau dia yaitu
pengekor hawa nafsu, ahlul bid'ah." (Syarhus Sunnah hal. 51)Abul Qashim Al-Ashbahani
menerangkan: Ahlus Sunnah dari kalangan salaf berkata: "Barangsiapa mencerca riwayat-
riwayat hadits, maka sepantasnya untuk dituduh keIslamannya." (Al-Hujjah fi Bayanil Mahajjah
2/248. Lihat Ta'zhimus Sunnah, hal. 29)Al-Imam Az-Zuhri -imamnya para imam pada
zamannya- berkata: "Dari ALLAAH keterangannya, RasuluLLAAH SAW yang
menyampaikannya, maka kewajiban kita yaitu menerimanya." (Aqidatus Salaf Ashhabil
Hadits, hal. 249)Beliau berkata juga: "Diriwayatkan dari salaf bahwa kaki Islam tidak akan
kokoh, kecuali di atas fondasi at-taslim (yakni menerima dan tunduk pada seluruh ucapan
ALLAAH dan RasulNYA, pent.)." (Aqidatus Salaf Ashhabul Hadits hal. 200).Dan berapa
banyak telah KAMI binasakan umat-umat sebelum mereka. Adakah kamu melihat seorangpun
dari mereka atau kamu dengar suara mereka yang samar-samar? (QS. 19:98)berapa banyak telah
KAMI binasakan umat-umat sebelum mereka, sedang mereka yaitu lebih bagus alat rumah
tangganya dan lebih sedap dipandang mata. (QS. 19:74)
Jarak Nabi Adam AS s/d Nabi Nuh AS
Oleh Behind Gun di Islamic UFO (Berkas) · Sunting Dokumen
Sumber Gambar Silsilah Nabi Rasul dan Lauha:
Maktab Daimi Rabithah Alawiyah (MD RA) Jakarta merupakan satu Lembaga Nasab resmi di
Indonesia
lihat juga
http://al-quran.bahagia.us/_q.php?_q=sihab&dft=&dfa=&dfi=&dfq=&u2=&ui=1&nba=103
Nabiyullah Adam AS 5872 - 4942 SM (bila 200.000 SM mohon dikaji ulang dengan diskusi
yang santun dan beradab)
Nabiyullah Musa AS 1527 - 1407 SM era Thumosis II (1494 SM – 1479 SM)
Nabiyullah 'Isa AS 1 M (versi lain Isa lahir tahun 6 SM pada musim kurma September Oktober
di daerah 23 1/2-66 1/2 L.U Q.S 19:23-26 Studi banding buku:Mengenal Nabi Muhammad SAW
melalui Nubuwwat Jilid II disusun oleh S. Ali Yasir Cet 1 Yayasan PIRI hlm 7 1982/1402H.bila
lahir 25 Desember di daerah 23 1/2-66 1/2 L.U mulai musim dingin bukan musim korma )
Sayyidina Muhammad Rasulullah SAW (570 - 632 M)
Turunnya Nabiyullah Isa AS diprakirakan insya Allah akan turun pada abad 15 hijrah ini di
Damaskus Suriah dekat menara putih yang kini sedang bergejolak revolusi di Timur Tengah
Ahmose I (1550 SM – 1525 SM)
Thutmose I (1506 SM – 1493 SM)
Thutmose II (1494 SM – 1479 SM)
Thutmose III (1479 SM – 1425 SM)
Amenhotep II (1427 SM – 1401 SM)
Amenhotep IV (1352 SM – 1336 SM)
Horemheb (sekitar 1319 SM – 1292 SM)
Ramesses I (sekitar 1292 SM – 1290 SM)
Seti I (sekitar 1290 SM – 1279 SM)
Ramesses II (1279 SM – 1213 SM)
Merneptah (1213 SM – 1203 SM)
Amenmesse (1203 SM – 1199 SM)
Setnakhte (1190 SM – 1186 SM)
Dari daftar beberapa Fir'aun diatas, nama Ramesses II selama ini memang kerap
diidentifikasikan sebagai Fir'aun yang sedang berkuasa pada saat itu. Ia merupakan sosok Fir'aun
terbesar dan terkuat yang pernah memimpin peradaban Mesir kuno. Ramesses II juga merupakan
salah satu Fir'aun yang paling lama berkuasa, yakni 66 tahun lamanya.
5872 SM tahun turunnya Nabi Adam sekaligus pengangkatan menjadi Nabi jadi bukan tahun
penciptaan Adam yang tentunya lebih dari ratusan ribu bahkan jutaan atau milyaran seumur alam
semesta 18 milyar (365 x 50rb x 1.000) namun rujukan belum ditemukan untuk menguatkan
pendapat tersebut diatas karena berhubungan dengan alam ghoib.
Satu hari yaitu seribu tahun akhirat
hari seribu tahun yang disebutkan dalam Qs. al-Hajj yaitu salah satu dari enam hari di mana
Allah menciptakan langit dan bumi : “Dan mereka meminta kepadamu agar azab itu
disegerakan, padahal Allah tidak akan pernah ingkar janji-Nya. Sesungguhnya sehari di sisi
Tuahmu yaitu seperti seribu tahun mengikut perhitunganmu” (qs. Al-Hajj 22;47)
.
hari yang ribu tahun yang disebutkan dalam Qs. al-Sajdah yaitu lamanya waktu yang
diperlukan untuk masalah untuk naik ke Allah : “Dia mengatur urusan daripada langit sampai
ke bumi, kemudian urusan tersebut naik kepada-Nya dalamsatu hari yang kadar lamanya
yaitu seribu tahun menurut perhitunganmu” (As-Sajdah 32;5)
Satu hari yaitu lima puluh lima tahun akhirat
hari lima puluh ribu tahun yang disebutkan dalam Qs. al-Sajdah yaitu pada saat hari kiamat.
Bahwa satu periode yang diperlukan untuk malaikat untuk naik kepada Allah (swt) yaitu lima
puluh ribu tahun. : “Malaikat-malaikat dan jibril naik menghadap Tuhan dalam sehari yang
kadarnya lima puluh ribu tahun” (Al-Ma‟arij 70;4)
Hal ini ditunjukkan dengan menurunkan ayat (interpretasi artinya): ―Sesungguhnya hari yang
akan menjadi Hard Day, jauh dari mudah bagi orang-orang kafir‖ [Al-Muddaththir 74:9-10]..
Ibn Abi Haatim dari Sammaak dari ‘Ikrimah dari Ibn’ Abbas RA: hari seribu tahun yang
disebutkan dalam Q.S. al-Hajj yaitu salah satu dari enam hari di mana Allah menciptakan langit
dan bumi, hari yang ribu tahun yang disebutkan dalam Q.S al-Sajdah yaitu lamanya waktu yang
diperlukan untuk masalah untuk naik ke Allah, dan hari lima puluh ribu tahun yang disebutkan
dalam Q.S al-Sajdah yaitu hari kiamat.
Sesungguhnya tidak terdapat percanggahan antara ayat-ayat di atas sebab sepuluh tahun yang di
maksudkan dalam ayat satu dan dua yaitu menceritakan kisah yang berbeda dengan ayat yang
ketiga.
Al-Qur‘an tidak mengatakan ―50.000 tahun‖ waktu bumi menurut perhitungan
manusia. Karena waktu ini yaitu waktu relatif di suatu tempat di langit.
Dengan demikian ayat-ayat Al Qur‘an tidak hanya tidak bertentangan satu sama lain, mereka
juga sesuai dengan fakta ilmiah modern.
satu hari sama dengan 1.000 tahun, dihitung dengan cermat ternyata sama dengan kecepatan
cahaya
Ahli Fisika dari Mesir bernama DR. Mansour Hassab El Naby berhasil membuktikan
berdasar petunjuk Al Qur‘an (QS As Sajdah:5) kecepatan cahaya dapat dihitung dengan tepat
sama dengan hasil pengukuran secara ilmu fisika modern (A New Astronomical Quranic Method
for The Determination of The Greatest Speed C,
http://www.islamicity.org/Science/960703A.HTM
berdasar Q.S. As Sajdah ayat 5: Dia mengatur urusan dari langit ke bumi, kemudian
(urusan) itu naik kepadaNya dalam satu hari yang kadarnya yaitu seribu tahun menurut
perhitunganmu
Secara jelas ayat tersebut memakai perbandingan bahwa satu hari sama dengan 1.000 tahun,
dihitung dengan cermat ternyata sama dengan kecepatan cahaya. Pertanyaannya kemudian,
petunjuk ayat ini apakah sebagai penjelas atas petunjuk ayat dalam Al Qur‘an yang lain? Apakah
kecepatan cahaya merupakan yang paling cepat di jagad raya ini seperti dugaan manusia
sekarang berdasar ilmu fisika modern?
Dari beberapa ayat di dalam Al Qur‘an disebutan bahwa malaikat memiliki kecepatan terbang
yang sangat cepat. Seperti dalam Q.S. An Naazi´aat ayat 3-4
Juga pada QS Al Mursalat ayat 1-2 dijelaskan bahwa malaikat terbang dengan kencang atau
cepat.. Bagaimana malaikat terbang? Malaikat dapat terbang karena memiliki sayap, ada yang
memiliki 2, 3 atau 4 sayap. Disebutkan pada QS Faathir ayat 1
untuk satu hari yang berkadar 1.000 tahun sama dengan kecepatan cahaya (299.792,4989
km/detik).
Ahad=1 Isnin=2 Tsalasa=3 Arba'a=4 Khamsa=5 Jum'at=6 Sabat=7
Adam diciptkan di hari Jum'at pada tahun kalender akhirat (bisa ratusan,ribuan,jutaan,milyaran
thn yang lalu).Alam Semesta saja usianya sudah 18 milyar lebih.Wallahu 'alam
Adam dimasukkan ke Surga pada hari Jum'at pada tahun kalender Akhirat
Ada yang menafsirkan (Ustadz Iip Wijayanto) selama di Surga (maaf )Adam dan Hawa dilarang
bersetubuh sehingga bertelanjang setelah memakan buah Khuldi (makan buah keabadian,versi
Injil Barnabas buah apel,versi Al Qur'an dengan bahasa halus makan buah khuldi ) versi lain
http://www.eramuslim.com/ustadz-menjawab/buah-khuldi.htm
Adam diturunkan ke dunia pada hari Jum'at sekitar tahun 5872 - 4942 SM
Adam diterima taubatnya pada hari Jum'at sekitar tahun 5872 - 4942 SM
Ribuan ke-7 sesudah Nabiyullah Adam AS diturunkan ke dunia pada hari Jum'at
Jarak Nabiyullah Adam AS - Nabiyullah Nuh AS 1000 tahun ribuan ke-1
Jarak Nabiyullah Nuh AS - Nabiyullah Ibrahim AS 1000 tahun ribuan ke-2
Jarak Nabiyullah Ibrahim AS - Nabiyullah Musa AS 1000 tahun ribuan ke-3
Jarak Nabiyullah Musa AS - Nabiyullah Isa AS 1400 tahun ribuan ke-4
Jarak Nabiyullah Isa - Muhammad SAW 600 tahun ribuan ke-5
masa 1 khilafah ‗ala minhaj nubuwwah
masa 2 kerajaan yang diwariskan (Mulkan „aadhan: diwariskan /menggigit)
masa 3 kerajaan yang dikatator (Mulkan Jabariyatan: dengan kekuatan, paksaan, mengalahkan.)
masa 4 khilafah ‗ala minhaj nubuwwah
Periode nabi, sahabat, tabi'in,tabi'it tabiin (1R,1H -11H,11-40H terus abad 1H s/d abad 3 H )
meliputi masa 1 dan masa 2
300 H -1300 H ribuan ke-6 meliputi masa 1 s/d masa 3
1300 H - 2300 H ribuan ke-7 meliputi masa 3 s/d masa
sekarang ini 1433 H kalender Hijriyah bertepatan tahun 2012 M kalender Masehi/ 1945 Wawu
kalender Jawa
hari Jum'at
Beberapa hadits Rasulullah menyebutkan keistemewaan tersebut, diantaranya pada hari itu Nabi
Adam AS diciptakan, dimasukkan ke surga, diturunkan ke dunia, dan diterima taubatnya. Selain
itu hari Jum‘at juga sebagai hari dikabulkannya doa, bahkan pada hari Jum‘at pula hari kiamat
akan terjadi. Hari Jum‘at juga dikenal sebagai sayyidul ayyaam wa‗idul muslimin (penghulu hari
dan hari raya umat Islam).Dari asal katanya Jum‘at berarti suatu perkumpulan. Berkumpul di
mesjid untuk melaksanakan shalat Jum‘at berjamaah, sebagaimana hadits yang diriwayatkan
oleh Abu Daud dan Al Hakim, ―Shalat Jum‘at itu wajib bagi tiap-tiap muslim, dilaksanakan
secara berjama‘ah terkecuali empat golongan, yaitu hamba sahaya, perempuan, anak kecil dan
orang yang sakit.‖
referensi / maraji' :
Studi banding:Islam Pidato Hadhrat Mirza Ghulam Ahmad Jemaat Ahmadiyah Indonesia 1993
halaman 9-10 umur dunia mulai dari Adam sampai akhir penghabisan hanya 7000 tahun
Amin Muhammad Jamaluddin Umur Umat Islam Kedatangan Imam Mahdi dan Munculnya
Dajjal Penerbit Cendekia Sentra Muslim cet 13 Januari 2004
Rasulullah SAW bersabda:
― , ,
‖Kenabian akan berlangsung di tengah kalian selama masa waktu yang dikehendaki oleh Allah.
Allah kemudian mengangkatnya jika Dia telah berkehendak untuk mengangkatnya. Kemudian
khilafah ‗ala minhaj nubuwwah berlangsung selama masa waktu yang dikehendaki oleh Allah.
Allah kemudian mengangkatnya jika Dia telah berkehendak untuk mengangkatnya. Kemudian
kerajaan yang diwariskan berlangsung selama masa waktu yang dikehendaki oleh Allah. Allah
kemudian mengangkatnya jika Dia telah berkehendak untuk mengangkatnya. Kemudian kerajaan
yang dikatator berlangsung selama masa waktu yang dikehendaki oleh Allah. Allah kemudian
mengangkatnya jika Dia telah berkehendak untuk mengangkatnya. Kemudian khilafah ‗ala
minhaj nubuwwah berlangsung.‖ Kemudian Rasulullah SAW diam.
(HR. Ath-Thayalisi, Ath-Thabari, dan al-Baihaqi dalam Minhaj an-Nubuwwah. Hadits ini
dishahihkan oleh syaikh Al-Albani dalam Silsilah al-Ahadits ash-Shahihah dan dihasankan
oleh syaikh Al-Arnauth).
Makna kosakata:
„aadhan: diwariskan, yang menggigit
Jabariyatan: dengan kekuatan, paksaan, dan mengalahkan.
‖Sesungguhnya Allah mengutus seseorang setiap penghujung 100 tahun untuk memperbaiki
(memperbaharui) persoalan agama umat.‖ (HR. Abu Dawud, Al Hikam, Baihaki, dari Abu
Hurairah RA/ Sirojut Tholibin I hal 6, Syamsul Ma‟arif III hal. 324, Da‟watut Taamah hal. 5).
------------------------------------------------------------------------
Nabi Nuh „alaihis Salam lahir setelah wafatnya Nabi Adam „alaihis Salam. Jarak antara Nabi
Adam dan Nabi Nuh „alaihis Salam sepuluh qurun, sebagaimana dalam suatu riwayat yang
shahih bahwa Abu Salam berkata, ―Saya mendengar Abu Umamah Radhiallahu‟ Anhu berkata,
‗Sesungguhnya ada seorang laki-laki bertanya, ‗Ya Rasulullah, apakah Adam itu seorang Nabi?‖
Rasulullah Shallallahu „Alaihi wa Sallam menjawab, ‗Iya, dia seorang Nabi yang diajak bicara
oleh Allah.‘ Kemudian laki-laki tadi berkata lagi, ‗Berapa jarak antara Nabi Adam dan Nabi
Nuh?‘ Rasulullah Shallallahu „Alaihi wa Sallam menjawab, ‗Sepuluh qurun.‘ Laki-laki tadi
bertanya lagi, ‗Ya Rasulullah! Berapa jumlah para rasul?‘ Beliau Shallallahu „Alaihi wa
Sallam menjawab, ‗Tiga ratus lima belas.‘ (HR. Ibnu Hibban, 14:69, Silsilah Shahihah, 6:167)
Ibnu Abbas Radhiallahu‟ Anhu berkata, ―Jarak antara Nabi Adam dan Nuh yaitu sepuluh
qurun, semuanya di atas Islam.‖ (Jami‟ul Bayan, 2:194 dengan isnad ala syarthi Bukhari)
Terjadi perbedaan pendapat di kalangan para ulama tentang lafazh 10 qurun. Ada yang
mengartikan 10 generasi dan sebagian yang lain mengartikan 10 abad. Bila bermakna sepuluh
generasi, tentu waktunya beribu-ribu tahun, mengingat umur Nabi Nuh „alaihissalam saja 1780
tahun. Dan bila ditinjau dari silsilahnya, Nabi Nuh „alaihissalam berada pada keturunan yang
kesembilan dari Nabi Adam. Jadi bisa dihitung, berapa tahun jika tiap-tiap keturunan tersebut
memiliki umur yang sama dengan Nabi Nuh „alaihis Salam.
Dan jika bermakna 10 abad, maka artinya 1000 tahun, tetapi hal ini tidak menghalangi lebih dari
itu, karena perkataan Ibnu Abbas memerikan pembatas bahwa mereka yang hidup dalam 10 abad
itu di atas Islam alias sama sekali tidak terjadi kekufuran. Bisa jadi setelah 10 abad itu ada
generasi-generasi yang hidup bertahun-tahun tetapi mereka tenggelam dalam kekufuran dan
kemusyirikan,wallahu a‟lam.
sumber:
Ringkasan Pertanyaan (ص خ )
Berapa lama jarak masa yang terbentang di antara pengutusan para nabi Ulul Azmi?
Pertanyaan ( )
Tolong Anda sebutkan berapa lama jarak masa yang terbentang di antara pengutusan para nabi
Ulul Azmi?
Jawaban Ikhtiar ( ی)
Tiada penjelasan akurat dokumen-dokumen sejarah terkait dengan berapa jarak masa yang
terbentang di antara pengutusan para nabi Ulul Azmi. Namun dalam sebagian literatur
disebutkan beberapa hal yang berbeda-beda yang dari kesemua itu dapat ditarik kesimpulan
sebagaimana berikut ini:
Jarak Nabi Adam As hingga Nabi Nuh As yaitu lebih dari 1200 tahun lamanya. Jarak antara
Nabi Nuh As hingga Nabi Ibrahim As yaitu 2240 tahun. Jarak antara Nabi Ibrahim As hingga
Nabi Musa As yaitu 900 tahun. Jarak antara Nabi Musa As hingga Nabi Isa As yaitu 1900
tahun. Dan jarak antara Nabi Isa As hingga Nabi Muhammad Saw yaitu 620 tahun lamanya.
Dalam sebuah riwayat disebutkan bahwa Imam Shadiq As bersabda, ―Antara Nabi Nuh As dan
Nabi Ibrahim As terbentang jarak seribu tahun lamanya.‖
Jawaban Detail ( ی یص)
Kami tidak menjumpai sebuah jawaban yang disepakati oleh seluruh penulis sejarah terkait
dengan masalah ini. Sejarawan tidak menyodorkan dokumen tunggal kepada kita. Artinya bahwa
kitab-kitab sejarah tidak memberikan penjelasan apa pun masa para nabi pra Islam dan apa yang
disebutkan dalam ayat-ayat dan riwayat-riwayat tidak menyinggung hal-hal seperti ini secara
partikular. Satu-satunya yang disebutkan dalam riwayat yaitu nukilan hadis dari Imam Shadiq
As yang bersabda, ―Antara Nabi Nuh As dan Nabi Ibrahim As terbentang jarak seribu tahun
lamanya.‖[1]
Adapun yang disebutkan dalam kitab-kitab sejarah yaitu bahwa usia Baginda Adam As seribu
tahun. Jarak antara wafatnya dan taufan Nabi Nuh As yaitu seribu dua ratus empat puluh dua
tahun lamanya (1240). Dan jarak antara taufan Nabi Nuh As dan wafatnya Nabi Nuh As yaitu
enam ratus lima puluh tahun (650). Antara Nabi Nuh dan Ibrahim As terbentang jarak dua ribu
dua ratus (2200) tahun lamanya. Jarak antara Nabi Ibrahim As dan Musa As yaitu sembilan
ratus tahun (900) dan antara Nabi Musa As dan Nabi Daud As yaitu lima ratus tahun (500).
Antara Nabi Daud As dan Nabi Isa As yaitu seribu dua ratus tahun (1200). Oleh itu, antara
Nabi Musa As dan Nabi Isa As berjarak seribu dua tujuh ratus tahun (1700) lamanya. Dan antara
Nabi Isa As dan Nabi Muhammad Saw yaitu enam ratus dua puluh tahun (620). Dengan
demikian, jarak antara masa Nabi Adam As hingga Nabi Muhammad Saw yaitu tujuh ribu
delapan ratus tahun (7800) lamanya.[2]
Terdapat reportase lain terkait dengan jarak masa yang terbentang di antara para nabi:
Terbentang jarak sepuluh abad antara Nabi Adam As dan Nabi Nuh As. Orang-orang saleh dari
kaum Nabi Nuh hingga Adam seluruhnya memeluk ajaran Ilahi.. dan antara Nabi Nuh As dan
Nabi Ibrahim As juga terbentang jarak sepuluh abad lamanya. Antara Nabi Ibrahim As dan Nabi
Musa As juga berjarak sepuluh abad lamanya. Jarak antara Nabi Musa As bin Imran dan Nabi
Isa bin Maryam yaitu seribu sembilan ratus (1900). Dan pada jarak yang terbentang di antara
keduanya tidak terdapat kondisi fatrat (masa tanpa nabi) dan pada masa tersebut dari kalangan
Bani Israil sendiri terdapat seribu nabi yang diutus. Jarak antara masa kelahiran Nabi Isa As dan
pengutusan (bi‟tsat) Rasulullah Saw yaitu lima ratus enam puluh sembilan (590).[3]
Barangkali dapat ditarik kesimpulan dari perbedaan yang terdapat di antara dua laporan ini
bahwa perbedaan ini bersumber dari kriteria titik-mula perhitungan di antara para sejarawan
yang berbeda satu sama lain. Sebagian menjadikan hari kelahiran mereka sebagai titik awal dan
akhir perhitungan jarak waktu ini. Dan sebagian menjadikan awal dan akhir kenabian mereka.
Dan sebagian lainnya melakukan rekonsiliasi dari kedua perhitungan ini. Artinya untuk memulai
perhitungan, mereka menjadikan masa kelahiran seorang nabi dan mengakhiri perhitungan
seiring dengan bermulanya pengutusan nabi lainnya. Atau sebaliknya.
Sebagai contoh, mari kita simak laporan kedua berikut ini. Ia menjelaskan jarak antara Nabi Isa
As dan Nabi Muhammad Saw sedemikian:
Jarak antara kelahiran Nabi Isa As dan pengutusan Rasulullah Saw yaitu lima ratus enam puluh
sembilan (569) tahun lamanya. Di sini awal perhitungan dimulai semenjak kelahiran Nabi Isa As
dan akhir perhitungan yaitu masa pengutusan Nabi Muhammad Saw dan bukan bertitik tolak
masa kelahiran beliau.
Namun harap diperhatikan bahwa perbedaan pendapat di antara para sejarawan boleh jadi dapat
diminimalisir namun tidak dapat dihilangkan sama sekali. Dan juga kita tidak dapat sampai pada
satu jawaban yang bersifat jelas dan definitif; karena sesuai dengan sebagian laporan, jarak
antara Nabi Nuh As dan Nabi Ibrahim As yaitu dua abad lamanya namun pada laporan lainnya
jarak ini disebutkan lebih dari dua ribu dua ratus tahun lamanya. Bagaimana pun angka-angka ini
bersifat perkiraan dan terdapat banyak kemungkinan bahwa angka-angka ini tidak benar adanya.
Dari Ibnu 'Abbas RA ia berkata:"jarak antara Nuh dan Adam yaitu 10 abad. Semua mereka
mengikuti syari'at yang benar.Lalu mereka bertikai, lalu Allah mengutus Nabi-nabi untuk
menyampaikan kabar gembira dan peringatan (HR Ibnu Jarir dan Hakim)
Allah Sang Pencipta
Para Ulama berbeda pendapat tentang penciptaan yang pertama, berikut ini beberapa qaul
tentang awal penciptaan
Sabda Nabi SAW:‖Sesungguhnya yang pertama kali diciptakan Allah yaitu qalam (pena),lalu
dikatakan kepadanya,‖Tulislah‖.Ia menjawab, apa yang harus aku tulis?‘Dia menjawab,Tulislah
taqdir segala sesuatu sampai hari kiamat tiba (HR Muslim:3.004)
Muhammad bin Ishaq ia berkata:yang pertama kali diciptakan yaitu cahaya dan kegelapan,
kemudian Allah memisahkan keduanya,lalu Allah menjadikan kegelapan sebagai malam yang
gelap gulita dan menjadikan siang sebagai cahaya yang bersinar
Imam Thabari berkata:Sesuguhnya yang diciptakan oleh Rabb kita setelah qalam yaitu
kursi,kemudian menciptakan ‗Arsy-Nya.Setelah itu menciptakan hawa dan kegelapan,kemudian
menciptakan air lalu meletakkan ‗Arsy-Nya diatas air
Keterangan tambahan:
kemudian menciptakan air lalu meletakkan ‗Arsy-Nya diatas air kamudian Arsy diatas langit
tidak diatas air lagi kecuali bala tentara Iblis
Wallahu a‘lam bish shawab
Qalam-Kursi-‗Arsy-Lauhul Mahfud- Air –Cahaya-Kegelapan
Langit dan bumi awalnyasatu kepal QS Al Anbiya:30
Hari Ke-2 dan 3 Bumi Q.S Al Fushilat:9-10 dalam 2 masa
Hari Ke-4 Bumi beserta isinya QS Al Fushilat :10 dalam 4 masa
Langit dengan 7 lapis tingkatan QS Al Fushilat 11 dan 12
Pada hari Jum‘at sempurnah sudah seluruh makhluq ciptaanAllah Hari ke-6 Q.S Al A‘raf:54
Adam diciptakan hari jum‘at setelah waktu ashar ia tiggal di Jannah kemudian diturunkan ke
bumi pada hari itu juga
Adam 4096-3096 SM
Idris
Jarak antara Adam dan Nuh yaitu 10 qurun (menurut Ibnu ‗Abbas RA)
Nuh 3900-2900 SM
Hud 2500-2200 SM
Shalih 2000-1900 SM
Ibrahim 1861-1686 SM
Luth 1861-1686 SM
Ismail 1781-1628 SM
Ishaq 1761 – 1581 SM
Yaqub 1700 -1652 SM
Yusuf 1610 -1500 SM
Syu‘aib Abad 16&15 SM
Ayub Abad 16&15 SM
Zulkifli Abad 16&15 SM
Musa 1426 – 1316 SM
Harun 1429 – 1317 SM
Dawud 1043 -973 SM
Sulaiman 985-922 SM
Ilyas Abad 9 SM
Ilyasa Abad 9 SM
Yunus Abad 8 SM
Zakaria 100SM -20 M
Yahya 1 -20 M
Isa 1 -22M
Muhammad 570-632 M
Al Aqidah Al Islamiyah wa ususuha hlm 447 Abdurrahman Hasan Habanakah Al Maidani
Untuk masa hiudp nabi Adam dan Idris as tidak kami temukan kecuali dalam buku rangkaian
ceriota dalam Al Qur‘an oleh Bey Arifin
Khulafaur Rasyidin salama 30 th 11H-40H / 632-661 M
Bani Umayyah selama 92 tahun 40-132H /661-750 M
Bani Abbasiyah salama 518 tahun 132-656H / 754-1258 M
Turki Utsmani selama 666 tahun 687=1343 H / 1288-1924 M
Perhitungan diatas menurut Muhammad Kurdi Ali dalam A-l Hadharah Al-Islamiyah
Runtuhnya Khilah Islamiyah sebin 13 Maret 1924 M
Masa vakum kaum Muslimin tanpa adanya Khilafah Islam
Sumber:
Poster Al Bidiyah Wan Nihayah Yang Pertama & Yang Terakhir
Gambaran Awal Penciptaan Dunia hingga berakhirnya Alam semesta dan kembalinya manusia
menuju Surga atau neraka
Granda Production Disusun oleh: Kelompok Telaah Kitab Ar Risalah –Solo Editor:Abu fatiah
Al-Adnani
Desain Fatwan
Wallahu a'lam
--------------------------------
Jumlah nabi dan Rasul memang bukan hanya 25 orang saja, tapi lebih dari itu. Tepatnya ada 124
ribu orang, sebagaimana disebutkan di dalam hadits berikut ini:
Dari Abi Zar ra bahwa Rasulullah SAW bersabda ketika ditanya tentang jumlah para nabi,
"(Jumlah para nabi itu) yaitu seratus dua puluh empat ribu (124.000) nabi." "Lalu berapa
jumlah Rasul diantara mereka?" Beliau menjawab, "Tiga ratus dua belas(312)" (HR At-
Turmuzy)
Sedangkan yang 25 orang itu hanyalah yang nama mereka disebutkan secara tegas di dalam Al-
Quran. Ada sebuah buku yang memuat data sejarah para nabi dan rasul yang disebutkan di dalam
Al-Quran Al-Kariem. Bahkan ada beberapa peta serta analisa para ahli sejarah tentang perkiraan
masa hidup mereka, lokasi dimana mereka tinggal berikut beberapa keterangan lainnya yang
digali berdasar keterangan baik dari Al-Quran Al-Kariem, As-Sunah An-Nabawiyah ataupun
fakta-fakta sejarah.
Judulnya yaitu Atlas Tarikh Al-Anbiya' War Rusul disusun oleh Samiy bin Abdullah bin
Ahmad Al-Maghluts. Buku ini diberi muqaddimah oleh Syeikh Muhammad bin Nashir Al-
'Abudi, sekretaris umum Musaid Rabithah Alam Islami, Mekkah Al-Mukarramah.
Sebagai sebuah ijtihad dalam bidang sejarah, barangkali buku ini bisa menjawab pertanyaan
anda. Salah satunya yaitu sebuah tabel yang memuat daftar para nabi dan data mereka masing-
masing. Berikut yaitu cuplikannya:
1. Nabi Adam
Diperkirakan hidup pada 5872-4942 SM di sekitar wilayah yang kini dikenal sebagai India.
Konon disitulah beliau pertama kali turun ke muka bumi. Lalu beliau berjalan ke wilayah yang
kini disebut dengan jazirah Arabia dan bertemu dengan istrinya, Hawwa. Mereka lantas menetap
di sekitar Ka'bah yang memang telah dibangun sebelumnya oleh para malaikat.
Nama nabi Adam disebutkan sebanyak 25 kali dalam Al-Quran Al-Karim. Diriwayatkan bahwa
beliau punya 40 anak dan wafat di jazirah Arabia
2. Nabi Idris bin Yarid bin Mahlail dari keturunan Nabi Syits bin Adam
Diperkirakan hidup sekitar tahun 4533-4188 SM. Beliau dari Anak keturunan Qabil yangtinggal
di Babil di Iraq. Nama beliau disebutkan sebanyak 2 kali dalam Quran.
3. Nabi Nuh bin Malik bin Mutawashlihbin Idris dari keturunan Nabi Syits bin Adam
Diperkirakan hidup pada tahun 3993-3043 SM dan diangkat menjadi nabi pada tahun 3650 SM.
Diperkirakan beliau tinggal di wilayah yang kini disebut sebagai Iraq. Nama beliau disebutkan
sebanyak 43 kali dalam Al-quran dan memiliki 4 anak laki-laki. Para ahli sejarah banyak
menyebutkan bahwa beliau wafat di Mekkah
4. Nabi Hud bin Abdullah bin Rabah bin Al-Khulud dari keturunan Sam bin Nuh
Diperkirakan hidup pada tahun 2450-2320 SM. Kaum yang beliau dakwahi disebut dengan
Kaum 'Ad yang tinggal di Al-Ahqaf, Yaman.
Nama beliau disebutkan sebanyak 7 kali dalam Al-Quran. Dan diriwayatkan beliau wafat di
Timur Hadhramaut, Yaman
5. Nabi Shalih bin Ubaid bin 'Ashif dari keturunan Sam bin Nuh
Diperkirakan beliau hidup pada tahun 2150-2080 SM dan diangkat menjadi nabi pada tahun
2100 SM. Beliau ditugaskan berdakwah kepada Kaum Tsamud yang tinggal di Al-Hijir.
Nama beliau disebutkan sebanyak 9 kali di dalam Al-Quran dan wafat di Madain Shalih,
Mekkah.
6. Nabi Ibrahim bin Azar bin Nahur dari keturunan Sam bin Nuh
Beliau diperkirakan hidup tahun 1997-1822 SM dan diangkat menjadi nabi pada tahun 1900 SM.
Beliau tinggal di Kaldaniyyun, Ur, negeri yang disebut kini sebagai Iraq.
Nama beliau disebutkan sebanyak 69 kali dalam Al-Quran dan wafat di Alkhalil, Hebron,
Palestina
7. Nabi Luth bin Haran bin Azar bin Nahur dari keturunan Sam bin Nuh
Diperkirakan hidup pada tahun 1950-1870 SM dan diangkat menjadi nabi pada tahun 1900 SM.
Beliau ditugaskan berdakwah kepada Kaum Luth yangtinggal di negeri Sadum, Syam, Palestina.
Nama beliau disebutkan sebanyak 27 kali dalam Al-Quran, punya 2 anak perempuan. Beliau
meninggal di Desa Shafrah di Syam, Palestina.
8. Nabi Ismail bin Ibrahim Azar bin Nahur dari keturunan Sam bin Nuh
Diperkirakan hidup pada tahun 1911-1774 SM dan dianggkap menjadi nabi pada tahun 1850
SM. Beliau tinggal di Amaliq dan qabilah Yaman, Mekkah.
Nama beliau disebutkan sebanyak 12 kali dalam Al-Quran dan punya 12 anak. Meniggal tahun
1779 SM di Mekkah
9. Nabi Ishaq Ibrahim Azar bin Nahur dari keturunan Sam bin Nuh
Diperkirakan hidup pada tahun 1897-1717 SM dan diangkat menjadi nabi pada tahun 1800 SM.
Beliau ditugaskan berdakwah kepada Kan'anniyun di wilayah Al-Khalil Palestina.
Nama beliau disebutkan sebanyak disebutkan sebanyak 17 kali. Punya 2 anak dan meninggal di
Alkhalil Hebron Palestina
10. Nabi Ya'qub bin Ishaq bin Ibrahim
Diperkirakan hidup pada tahun 1837-1690 SM dan diangkat menjadi nabi pada tahun 1750 SM.
Beliau ditugaskan berdakwah kepada Bani Israil di Syam.
Nama beliau disebutkan sebanyak disebutkan sebanyak 16 kali dan punya 12 anak. Beliau wafat
di Alkhalil Hebron Palestina.
11. Nabi Yusuf bin Ya'qub bin Ishaq bin Ibrahim
Diperkirakan hidup pada tahun 1745-1635 SM dan diangkat menjadi nabi pada tahun 1715 SM
Beliau ditugaskan berdakwah kepada Bani Israil dan Heksos di Mesir
Nama beliau disebutkan sebanyak 27 kali di dalam Al-Quran. Punya 2 anak laki dan 1 anak
perempuan. Beliau wafat di Nablus Palestina.
12. Syu'aib bin Mikail bin Yasyjar bin Madyan bin Ibrahim
Diperkirakan hidup pada tahun 1600-1490 SM dan diangkat menjadi nabi pada tahun 1550 SM.
Beliau ditugaskan berdakwah kepada Madyan dan Penduduk Aikah Madyan. Nama beliau
disebutkan sebanyak 11 kali di dalam Al-Quran. Beliau wafat di Madyan.
13. Nabi Ayyub bin Amwas bin Zarih dari keturunan Ibrahim
Diperkirakan hidup pada tahun 1540-1420 SM. Dan diangkat menjadi nabi pada tahun 1500 SM.
Beliau ditugaskan berdakwah kepada Orang-orang Amoria di Huran, Syam, Palestina.
Disebutkan sebanyak 4 kali di dalam Al-Quran. Punya 26 anak. Beliau wafat di Huran di Syam.
14. Nabi Zulkifli bin Bisyr bin Ayyub dari keturunan Ishaq bin Ibrahim
Diperkirakan hidup pada tahun 1500-1425 SM dan diangkat menjadi nabi pada tahun 1460 SM.
Beliau ditugaskan berdakwah kepada orang-orang Amoria di Damaskus & sekitarnya.
Disebutkan sebanyak 1 kali di dalam Al-Quran. Punya 2 anak. Beliau wafat di Damaskus Syiria.
15. Nabi Musa bin Imran dri keturunan Ya'qub bin Ishak
Diperkirakan hidup pada tahun 1527-1408 SM dan diangkat menjadi nabi pada tahun 1450 SM.
Beliau ditugaskan berdakwah kepada Para Firaun Mesir dan Bani Israil di Mesir.
Disebutkan sebanyak 136 kali di dalam Al-Quran. Punya 2 anak. Beliau wafat di Tanah Tih.
16. Nabi Harun bin Imran dri keturunan Ya'qub bin Ishak
Diperkirakan hidup pada tahun 1531-1408 SM dan diangkat menjadi nabi pada tahun 1450 SM.
Beliau ditugaskan berdakwah kepada para Firaun Mesir dan Bani Israil Mesir.
Disebutkan sebanyak 19 kali di dalam Al-Quran dan wafat di Tanah Tih
17. Nabi Daud bin Aisya bin Awid dari keturunan Yahuza bin Ya'qub
Diperkirakan hidup pada tahun 1041-971 SM dan diangkat menjadi nabi pada tahun 1010 SM.
Beliau ditugaskan berdakwah kepada Bani Israil di Palestina.
Disebutkan sebanyak 16 kali di dalam Al-Quran. Punya 1 anak dan wafat di Baitul Maqdis,
Palestina.
18. Nabi Sulaiman bin Daud bin Aisya bin Awid dari keturunan Yahuza bin Ya'qub
Diperkirakan hidup pada tahun 989-931 SM dan diangkat menjadi nabi pada tahun 970 SM.
Beliau ditugaskan berdakwah kepada Bani Israil di Palestina.
Disebutkan sebanyak 27 kali di dalam Al-Quran. Beliau wafat di Rahbaam Baitul Maqdis,
Palestina.
19. Nabi Ilyas bin Yasin bin Fanhas dari keturunan Harun bin Imran
Diperkirakan hidup pada tahun 910-850 SM dan diangkat menjadi nabi pada tahun 870 SM.
Beliau ditugaskan berdakwah kepada Orang-orang Phiniq di Ba'labak di Syam.
Disebutkan sebanyak 2 kali di dalam Al-Quran. Beliau tidak wafat tapi diangkat ke sisi Allah.
20. Nabi Ilyasa' bin Akhtub dari keturunan Yusuf bin Ya'qub
Diperkirakan hidup pada tahun 885-795 SM dan diangkat menjadi nabi pada tahun 830 SM.
Beliau ditugaskan berdakwah kepada Bani Israil dan orang-orang Amoria di Panyas, Syam.
Disebutkan sebanyak 2 kali di dalam Al-Quran. Beliau wafat di Palestina
21. Yunus bin Matta dari keturunan Bunyamin bin Ya'qub
Diperkirakan hidup pada tahun 820-750 SM. Beliau ditugaskan berdakwah kepada orang Asyiria
di Ninawa di Iraq. Disebutkan sebanyak 6 kali di dalam Al-Quran. Beliau wafat di Ninawa di
Iraq
22. Nabi Zakaria bin Dan bin Muslim dari keturunan Rahbaam bin Sulaiman
Diperkirakan hidup pada tahun 91-31 SM dan diangkat menjadi nabi pada tahun 2 SM. Beliau
ditugaskan berdakwah kepada Bani Israil di Palestina.
Disebutkan sebanyak 8 kali di dalam Al-Quran. Punya 1 orang anak dan beliau wafat di Syam.
23. Yahya bin Zakaria bin Dan bin Muslim dari keturunan Rahbaam bin Sulaiman
Diperkirakan hidup pada tahun 1SM - 31M dan diangkat menjadi nabi pada tahun 28M. Beliau
ditugaskan berdakwah kepada Bani Israil di Palestina.
Disebutkan sebanyak 4 kali di dalam Al-Quran. Dan wafat di Damaskus Syiria
24. Nabi Isa bin Maryam binti Imran dari keturunan Sulaiman bin Daud
Diperkirakan hidup pada tahun 1SM-32M dan diangkat menjadi nabi pada tahun 29M. Beliau
ditugaskan berdakwah kepada Bani Israil di Palestina
Disebutkan sebanyak 25 kali di dalam Al-Quran. Beliau juga tidak wafat melainkan diangkat ke
sisi Allah.
25. Nabi Muhammad bin Abdullah bin Abdul Muttalib dari keturunan Ismail bin Ibrahim
Diperkirakan hidup pada tahun 571M-632M dan diangkat menjadi nabi pada tahun 610M. Beliau
ditugaskan berdakwah kepada seluruh manusia dan alam semesta. Tinggal di Mekkah dan
Madinah. Disebutkan sebanyak 5 kali di dalam Al-Quran. Punya 7 orang anak dan wafat di
Madinah.
Demikian sejarah ringkas 25 nabi dan rasul. Semoga bisa menjadi rujukan yang bermanfaat.
Ayahnda Adam a.s. bukan penghuni Bumi Pertama.
Oleh Ainur Ridlwan Muthahhari di Islamic UFO (Berkas) · Sunting Dokumen
Diceritakan ketika Nabi Musa munajat kepada Tuhan Robbul 'alamin di bukit Thursina, maka
pada saat itu berkesempatan Nabi Musa a.s.bertanya kepada Allah dengan mengajukan beberapa
pertanyaan.
Jawab Allah : Pertama-tama aku jadikan yaitu NurMuhammad. Kemudian kujadikan Durrotul-
Baidhoo' dari Nur Muhammad. Dari Durrotul-Baidhoo' Aku jadikan 70.000 negeri di cakrawala
(jika kita pakai istilah sekarang ialah 70.000 planet di cakrawala).
Maka satu planet itu luasnya 70 kali bumi. Tiap-tiap planet itu dijadikan penghuninya 70.000
orang bukan
bangsa jin, dan bukan bangsa manusia, dan juga bukan bangsa malaikat.
Kesemuanya dijadikan dengan kalimat "Kun Fayakuun".
Mereka beribadat kepada-Ku sampai 70.000 tahun.
Kemudian belakangan mereka jadi berdurhaka kepada-Ku lalu Aku binasakan mereka itu
semuanya.
Kemudian sesudah itu Aku jadikan lagi 80.000 buah negeri (planet) yang besarnya cuma sepuluh
kali dari bumi dunia.
Semua berada di cakrawala yang bertingkat-tingkat.
Di planet itu Aku ciptakan sebangsa unggas yang memakan tumbuh-tumbuhan, biji-bijian. Lama
kelamaan unggas-unggas itu pun punah.
Kemudian baru aku jadikan 20.000 makhluk sebangsa manusia dari cahaya secara berangsur-
angsur lalu punah.
Kemudian setelah berselang 70.000 tahun sesudah itu, baru Aku jadikan Qalam, Lauhil-
mahfuzh, 'Arsy dan Kursi dan malaikat.
Maka setelah kira-kira 70.000 tahun lagi barulah Aku jadikan surga dan neraka.
Kemudian setelah itu baru Aku jadikan makhluk manusia yang namanya Adam, bukan bapakmu 0
tahun.
Demikian seterusnya Aku jadikan tiap-tiap Adam dan keturunannya dalam masa 10.000 tahun,
ganti-berganti, sampai mencapai 10.000 orang Adam. Maka Adam yang sekarang inilah yang
kesepuluh ribu kalinya.
Wallahu'alam.
Sumber:
PENGAMAT UFO,ANGKASA LUAR,DAN ANTARIKSA
(http://www.facebook.com/groups/167838306644688/)
http://berkatayahnda.blogspot.com/2011/08/ayahnda-adam-as-bukan-penghuni-
bumi.html(bahasa melayu)
Pertemuan Muhyidin Ibn Arabi dengan datuk Adam-adam
dalam mimpi.
Oleh Ainur Ridlwan Muthahhari di Islamic UFO (Berkas) · Sunting Dokumen
Muhyidin Ibn Arabi, seorang sufi besar mengatakan bahwa, sekali peritiwa beliau melihat diri
beliau dalam mimpi sedang tawaf di Ka‘bah. Dalam mimpi itu seorang yang menyatakan dirinya
sebagai seorang dari nenek moyangnya nampak di hadapan beliau. ‖ berapa lamanya sudah lewat
sejak anda meninggal ?‖ tanya Ibn Arabi. ‖ Lebih dari empat puluh ribu tahun‖, jawab orang itu,
―Tetapi masa itu jauh lebih lama, dari masa yang memisahkan kita dari Adam,‖ kata Ibn Arabi
lagi. Orang itu menjawab, ―Tentang Adam yang mana engkau bicara? Tentang Adam yang
terdekat kepada engkau atau tentang Adam lain ?‖ ―Maka aku ingat, ‖ kata Ibn Arabi, ―suatu
sabda Rasulullah saw. yang dimaksudnya bahwa, Tuhan telah menjadikan tidak kurang dari
seratus ribu Adam dan saya berkata dalam hati, ―barangkali orang yang mengaku dirinya
datukku ini seorang dari Adam-adam terdahulu‖(Futuhat, II, hal. 607).
Sumber:http://ramerameblog.wordpress.com/2009/03/18/misteri-sang-adam-manusia-pertama-
ternyata-adam-dilahirkan/
Nabi Adam yang hidup 1200 tahun setelah banjir bandang Nabi Nuh yaitu Adam AS terakhir
karena jauh sebelum Adam AS diciptakan sudah ada Adam2 yang hidup pada masa lampau...
Sebelum Adam, Allah telah Menciptakan Manusia dan
Alam Semesta lainnya
Oleh Ainur Ridlwan Muthahhari di Islamic UFO (Berkas) · Sunting Dokumen
"Dan Dialah yang memulai penciptaan itu, kemudian Dia mengembalikannya/mengulangi
kembali ciptaan itu, dan mengulangi itu lebih mudah bagi-Nya. Dia memiliki sifat Yang
Mahatinggi di langit dan bumi, dan Dialah Yang Mahaperkasa, Mahabijaksana". (Q.S. Ar-
Ruum [30] : 27)
"Katakanlah, "Adakah di antara sekutumu yang dapat memulai penciptaan, kemudian
mengulanginya kembali?". Katakanlah, "Allah memulai penciptaan, kemudian Dia
mengulanginya (mengembalikannya). Maka bagaimana kamu dipalingkan (menyembah selain
Allah) ?". (Q.S. Yunus [10] : 34)
"(Ingatlah) pada hari langit Kami gulung seperti menggulung lembaran-lembaran kertas.
Sebagaimana Kami telah memulai penciptaan pertama, begitulah Kami akan mengulanginya
lagi. Janji yang pasti kami tepati; sungguh, Kami akan melaksanakannya.". (Q.S. Al-Anbiya'
[21] : 104)
"Sungguh, Dia mulai menciptakan, dan Dia mengulangi (kembali)".
(Q.S. Al Buruuj [85] : 13)
Selama ini, kita sering menganggap bahwa alam semesta ini hanya satu kali diciptakan
Allah, berkembang, dan hancur di hari kiamat, dan SELESAI. Lalu disambung kehidupan
rohani abadi di akhirat.
Anggapan ini terlalu linier dan rasanya boleh ditinjau lagi. Toh, tidak termasuk Rukun Iman
yang dilarang dipikirkan lagi.
Sebagaimana sabda Rosulullah, bahwa ilmu kita (manusia) hanya setetes air, sedangkan ilmu
Allah seluas tujuh samudra. Artinya kita (manusia) berpikir sampai mentok pun itu hanya
setetes air. Kita menghayal seaneh apa pun, itu hanya setetes air.
Kalau kita renungkan, terdapat isyarat (petunjuk) dalam ayat2 di atas bahwa Allah mengulangi
penciptaan APA PUN, tentunya termasuk penciptaan alam semesta juga. Pernyataan itu
diulang dalam beberapa ayat di Al-Qur'an, selain di atas, juga di Surat An-Naml (27) ayat 64,
Surat Al Ankabuut (29) ayat 19, Surat Ar-Ruum (30) ayat 11.
Dalam ayat2 itu, Allah menegaskan bahwa Beliau (Allah) mencipta lalu mengulang mencipta.
Kenapa kita membatasi kekuasaan Allah bahwa Beliau hanya boleh mencipta alam sekali
saja? Allah mampu mengulanginya sampai jumlah tak terbatas. Mudah sekali bagi-Nya.
Beliau mampu membuat alam kembar, alam paralel. Beliau Mahakuasa membuat
duplikat sampai bermiliar Bumi beserta isinya yang sama persis atau pun yang berbeda.
Dalam ilmu pengetahuan, kita mengenal teori penciptaan alam semesta yang disebut "Big
Bang", yang menyatakan bahwa awal segalanya yaitu ledakan besar, lalu mengembang terus-
menerus.
Juga ada teori "Big Crunch", bahwa setelah mengembang luas miliaran tahun, daya kembangnya
habis. Lalu mengkerut lagi menjadi satu titik singularitas dan musnah.
Kemudian ada teori "Oscillating Universe", bahwa titik itu akan meledak lagi mengembang cepat
mengulangi kejadian awal dulu. Lalu mengkerut lagi. Kemudian mengembang lagi.
Teori-teori ini, kok persis seperti firman2 Allah tadi. Sebetulnya, tanpa menunggu satu
kiamat pun. Allah saat ini sudah menciptakan banyak alam semesta lain. Masing-masing alam
semesta, memiliki kelahiran dan kiamatnya sendiri2.
Lalu, bagaimana dengan alam akhirat? Nggak ada masalah. Setiap kali suatu alam kiamat,
pengadilan berlangsung. Yang saleh dan baik masuk surga, yang jahat masuk neraka.
Menurut kami, surga dan neraka yang dilihat Rasulullah saw, waktu Mi'raj sudah diisi
dengan makhluk2 alam semesta lain (sebelum alam semesta kita), yang sudah kiamat
terlebih dulu.
Alam semesta yang diciptakan berikutnya diisi Allah dengan makhluk baru lagi, dengan syariat
baru, dan nanti ada kiamatnya sendiri. Berulang-ulang pun bagi Allah sangat mudah.
Seperti yang kita ketahui bahwa Allah SWT tidak menyukai "mubazir".
Jadi, sangat mubazir kalau Allah menciptakan alam semesta yang maha luas ini hanya untuk
kepentingan kita (manusia) yang ada di Bumi. Tentunya tidak demikian.
Konsep Tauhid yaitu meyakini hanya Allah SWT Yang Maha Esa, selain Allah tidak ada
yang tunggal, jadi yang tunggal hanyalah Allah SWT.
Jadi, yang "satu" itu hanya Allah SWT, sedang lainnya ada banyak, termasuk alam semesta
seyogyanya juga banyak, tidak hanya satu yang kita diami ini, atau yang kita lihat ini, atau
yang kita pelajari ini.
Bila rekan2 neter memiliki pendapat atau pandangan lain, khususnya pendapat/pandangan
yang mendukung artikel ini. Mohon disampaikan disini, agar kita semua beserta rekan2 neter
lainnya bisa saling berbagi pengetahuan, pendapat, dsb-nya.
Artikel singkat ini untuk meningkatkan keimanan kita, betapa Allah SWT itu Maha Kuasa
(Al Muqtadir, Malikul Mulk), Maha Tunggal (Al Wahiid), Maha Esa (Al Ahad), Maha
Pencipta (Al Khaliq, Al Baadii), Maha Pandai (Ar Rasyiid), dsb. Selain itu, artikel ini juga
untuk menambah pengetahuan serta pandangan kita.
berdasar Al Qur'an dapat diambil kesimbulan bahwa peradaban manusia jaman dahulu jauh
lebih maju dari jaman sekarang.
―Apakah mereka tidak memperhatikan berapa banyak generasi yang telah Kami binasakan
sebelum mereka, padahal (generasi itu) telah Kami teguhkan kedudukan mereka di muka bumi,
yaitu keteguhan yang belum pernah Kami berikan kepadamu, dan Kami curahkan hujan yang
lebat atas mereka dan Kami jadikan sungai-sungai mengalir di bawah mereka, kemudian Kami
binasakan mereka karena dosa mereka sendiri, dan Kami ciptakan sesudah mereka generasi yang
lain.‖
(Qur‘an surah Al-An‘aam : 6)
"Dan orang-orang yang sebelum mereka telah mendustakan sedang orang- orang kafir Mekah
itu belum sampai menerima sepersepuluh dari apa yang telah Kami berikan kepada orang-orang
dahulu itu lalu mereka mendustakan rasul-rasul-Ku. Maka Alangkah hebatnya akibat
kemurkaan-Ku." (Qur'an surah As-Sabba' : 45)
Buku The Dead Man's Secret (Jonathan Gray) juga menceritakan secara lengkap berikut
referensi mengenai peradaban manusia jaman dahulu yang memiliki teknologi lebih maju dari
peradaban manusia jaman sekarang dan bahkan sudah memiliki Spaceship Technology.
Ebook nya bisa di download di :
http://www.mediafire.com/?36xbzbw87n3z2eu
Kemudian bila diperhatikan dengan lebih cermat di dalam Al Qur'an juga diceritakan mengenai
Ilmu Pengetahuan (Science) yang diturunkan oleh Allah SWT kepada Nabi Adam AS (bahkan
inilah yang membedakan manusia dari mahluk-mahluk lain).
―Dan Dia mengajarkan kepada Adam nama-nama (benda-benda) seluruhnya, kemudian
mengemukakannya kepada para Malaikat lalu berfirman:‖Sebutkanlah kepada-Ku nama benda-
benda itu jika memang kamu orang yang benar!‖, Mereka menjawab:‖Maha Suci Engkau, tidak
ada yang kami ketahui selain apa yang telah Engkau ajarkan kepada kami; sesungguhnya
Engkaulah Yang Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana. Allah berfirman:‖Hai Adam,
beritahukan kepada mereka nama-nama benda ini‖. Maka setelah diberitahukannya nama-nama
benda itu, Allah berfirman:‖Bukankah sudah Kukatakan kepadamu, bahwa sesungguhnya Aku
mengetahui rahasia langit dan bumi dan mengetahui apa yang kamu lahirkan dan apa yang kamu
sembunyikan ‖. (Qur'an surah Al Baqarah : 31-33)
Inti dari ayat ini yaitu pengetahuan tentang nama-nama (benda-benda) seluruhnya. Menurut
saya pengetahuan ini yaitu pengetahuan yang luar biasa dan bila ditelaah lagi seluruhnya juga
bisa berarti benda-benda yang berada di masa lalu, masa sekarang dan masa depan. Saya sampai
pada suatu kesimpulan bahwa Nabi Adam AS diberikan akses ke rancangan Alam Semesta
(Blueprint of The Universe) atau Universal Database. Kita semua tahu bahwa "Knowledge is
Power", bayangkan bila suatu mahluk diberikan akses ke rancangan Alam Semesta maka mahluk
itu akan menjadi sangat powerful. Karena itu tidaklah heran bila Allah SWT memerintahkan
Malaikat2 dan Iblis untuk menyembah Nabi Adam AS karena beliau sudah diberikan akses ke
rancangan Alam Semesta dan patut menjadi khalifah di planet Bumi (dan menurut saya karena
knowledge beliau juga patut menjadi khalifah semua planet di alam semesta ini). Di masa
lampau para pemikir yunani kuno sudah sampai pada taraf pemikian bahwa semua benda di alam
semesta ini pasti memiliki rancangan jadi pasti ada suatu rancangan alam semesta. Para
pengikut aliran New Age mengenal konsep Akashic Records atau the Universal Database dimana
didalamnya terdapat pengetahuan mengenai seluruh alam semesta dan juga termasuk
pengetahuan mengenai masa lalu, masa sekarang, dan masa depan. Konsep Akashic Records ini
kalau diteliti lagi bersumber dari India jadi ini juga merupakan suatu konsep yang sudah ada jauh
di masa lampau. Di Islam konsep ini juga ada yaitu konsep Buku Lauhul Mahfuz (Buku Yang
Terpelihara) dimana dikatakan bahwa semua kejadian di masa lampau, masa sekarang dan masa
depan ditulis di Buku ini. Selain itu juga Lauhul Mahfuz berisi ilmu-ilmu Allah SWT termasuk
Al-Qur'an. Jadi konsep Buku Lauhul Mahfuz ini juga mirip dengan Akashic Records yaitu
fungsinya sebagai Universal Database of Everything.
Dalam bukunya "Supernatural: Meetings with the Ancient Teachers of Mankind" Graham
Hancock berkesimpulan bahwa para Shaman di Amazon Amerika Selatan memiliki
kemampuan mengakses suatu kumpulan data di dunia gaib, dengan kemampuan in para Shaman
tersebut bisa membuat obat-obatan tanpa diberitahu resepnya oleh siapa pun. Karena telah
mengalaminya sendiri dengan bantuan para Shaman tersebut Graham Hancock yakin sekali
dengan hal ini. Ia juga menduga para Shaman tersebut telah mengakses Akashic Records. Ia juga
menduga bahwa Akashic Records terletak pada DNA manusia.
Dr.Peter Gariaev dan timnya dari Rusia terkenal dengan penelitiannya yang berjudul "DNA
Wave Biocomputer". Ia mengatakan bahwa DNA manusia memiliki struktur bahasa dan bisa
diprogram seperti komputer dengan gelombang EM. Kemudian juga beberapa tahun yang lalu
beredar berita di Internet bahwa Dr.Ahmad Khan seorang ilmuwan dari University dari New
Mexico telah menemukan ayat-ayat Al-Qur'an di dalam DNA manusia. Walaupun ada berita
yang mengatakan bahwa berita ini yaitu hoax tapi saya tidak 100% percaya bahwa berita ini
palsu. Di salah satu hadits dikatakan bahwa Buku Lauhul Mahfuz juga mengandung ayat-ayat
Al-Qur'an, kalau Buku Lauhul Mahfuz (Akashic Records) ini berada pada DNA manusia maka
tidak heran bila kita juga dapat menemukan ayat-ayat Al-Qur'an di dalamnya. Konsep Akashic
Records ini juga dapat menerangkan fenomena-fenomena paranormal seperti telepathy, dejavu,
precognition, teleportation, remote viewing, dsb ... Saya tidak yakin konsep Akashic Records ini
akan dipublikasikan di mainstream media karena "Knowledge is Power" dan bahkan jaman
dahulu kala para malaikat dan iblis diperintahkan memberi hormat kepada Nabi Adam AS
karena beliau telah diberitahu Knowlege Akashic Records ini. Dan karena itu juga saya percaya
bahwa Nabi Adam AS sudah menguasai teknologi sangat canggih dan bukanlah manusia gua
(caveman) seperti yang selama ini digambarkan. Dengan adanya informasi ini saya menduga
bahwa mungkin semua atau sebagian Alien yaitu keturunan manusia jaman dahulu yang sudah
memiliki Space Ship Technology dan sudah membuat Space Colonies di luar angkasa sana.
(bersambung ...)
OOT:Gabon Ancient Nuclear Reactor (1,7-2 milyar tahun
yang lalu)
Oleh Anugerah Sentot Sudono di Islamic UFO (Berkas) · Sunting Dokumen
Pada tahun 1972 sebuah perusahaan perancis menemukan reaktor nuklir di Gabon Afrika.
Reaktor Nuklir tersebut telah berjalan selama paling tidak kurang lebih 1 juta tahun, memiliki
sistem pembuangan sampah nuklir yang lebih efisien dari yang kita punyai sekarang, dan tetap
terpelihara selama kurang lebih 1,7-2 milyar tahun. Seperti biasa karena tidak mungkin ada yang
bisa membangun reaktor tersebut sekitar 1,7-2 milyar tahun yang lalu (manusia diperkirakan
baru muncul ratusan ribu tahun yang lalu, dan bahkan mahluk hidup ber sel kompleks/banyak
baru muncul sekitar 530 juta tahun yang lalu), maka disimpulkan bahwa Reaktor Nuklir di
Gabon itu yaitu buatan alam. Apakah anda mempercayainya? Saya tidak. Juga Dr.Glenn T.
Seaborg mantan ketua United States Atomic Energy Commision dan penerima Nobel Prize untuk
riset dalam sintesa heavy elements, dia mengatakan bahwa kondisi2 yang mensyaratkan
operasional Reaktor Nuklir haruslah sangat eksak atau pasti. Sangatlah diragukan bahwa alam
dapat membuat sebuah reaktor nuklir. Tapi kalau bukan alam siapa yang bisa membuat reaktor
nuklir? Jawabannya sederhana yaitu manusia. Bukankah di Al Qur'an Surat Al-An'am Ayat 6
dinyatakan :
"Apakah mereka tidak memperhatikan berapa banyak generasi yang telah Kami binasakan
sebelum mereka, padahal (generasi itu) telah Kami teguhkan kedudukan mereka di muka bumi,
yaitu keteguhan yang belum pernah Kami berikan kepadamu, dan Kami curahkan hujan yang
lebat atas mereka dan Kami jadikan sungai-sungai mengalir di bawah mereka, kemudian Kami
binasakan mereka karena dosa mereka sendiri, dan Kami ciptakan sesudah mereka generasi yang
lain."
http://www.alquran-indonesia.com/web/quran/listings/details/6
Adam yang sekarang ini, hai Musa.
Aku jadikan dia dari awal Adam sampai keturunannya yang terakhir 10.000 tahun lamanya.
Setelah itu Aku jadikan pula Adam yang lain dengan keturunannya terakhir dalam masa 10.00







