Selasa, 14 Juli 2026

piring terbang 7

 


Mengenai Muhammad bin Khalid Al-Jundi ini Al-Hafizh Ibnu 

Hajar berkata, "Dia rnajhul (tidak dikenal)." [Taqribut Tahdzib 2: 157]Lain lagi dengan Al-

Hafizh Ibnu Katsir, mengenai masalah ini beliau berkata, "Sesungguhnya ini yaitu  hadits yang 

terkenal dengan perawi Muhammad bin Khalid Al-Jundi Ash-Shan'ani Al-Muadzdzin, guru 

Imam Syafi'i, yang banyak orang meriwayatkan hadits darinya. Dia tidak majhul sebagaimana 

anggapan Al-Hakim, bahkan diriwayatkan dari Ibnu Ma'in bahwa beliau menganggapnya tsiqat 

(kepercayaan). Tetapi sebagian perawi ada yang meriwayatkan hadits darinya dari Aban bin Abi 

'Iyasy dari Al-Hasan Al-Bishri secara mursal. Syekh (guru) kami menyebutkan di dalam At-

Tahdzib [1] dari sebagian mereka bahwa dia (Muhammad bin Al-Khalid Al-Jundi) bermimpi 

melihat Asy-Syafi'i, dia berkata, "Yunus bin Abdul A'la Ash-Shadafi berdusta terhadap saya, ini 

bukan hadits saya." Saya mengatakan, "Yunus bin Abdul A'la Ash-Shadafi termasuk dalam 

jajaran perawi kepercayaan, dan dia tidak tercela hanya semata-mata mimpi. Zhahir hadits ini 

sepintas kelihatan bertentangan dengan hadits-hadits yang telah kami kemukakan dalam 

menetapkan adanya Al-Mahdi yang selain Isa Ibnu Maryam. Sebelum turunnya Isa, maka adanya 

Mahdi yang bukan Isa bin Maryam yaitu  sangat jelas Wallahu a'lam-. Adapun setelah turunnya 

Isa, kalau direnungkan, maka hal ini tidak saling meniadakan; bahkan yang dimaksud dengannya 

bahwa Al-Mahdi yang benar-benar Al-Mahdi ialah Isa bin Maryam. Dan hal ini tidak menutup 

kemungkinan adanya Mahdi yang lain. Wallahu a'lam." [An-Nihayah fil Fitan wal Malahim 1: 

32 dengan tahqiq DR. Thaha Zaini]Abu Abdillah Al-Qurthubi berkata, "Boleh jadi yang 

dimaksud dengan sabda Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam "Laa Mahdiyya Illaa Isaa" 

(Tidak Mahdi selain Isa) ialah "Tidak ada Mahdi yang sempurna dan makshum kecuali Isa." 

Dengan demikian maka hadits-hadits tersebut dapat dikompromikan dan hilanglah kesan 

pertentangannya." [2]Sebenarnya al Mahdi itu hanyalah sebutan yang ditujukan kepada Orang 

yang mendapat petunjuk dari ALLAAH. Sebagaimana hadits beriukut ini : Dari Abu Najih, Al 

'Irbad bin Sariyah"Rasulullah telah memberi nasehat kepada kami dengan satu nasehat yang 

menggetarkan hati dan membuat airmata bercucuran". kami bertanya ,"Wahai Rasulullah, nasihat 

itu seakan-akan nasihat dari orang yang akan berpisah selamanya (meninggal), maka berilah 

kami wasiat" Rasulullah bersabda, "Saya memberi wasiat kepadamu agar tetap bertaqwa kepada 

Alloh yang Maha Tinggi lagi Maha Mulia, tetap mendengar dan ta'at walaupun yang 

memerintahmu seorang hamba sahaya (budak). Sesungguhnya barangsiapa diantara kalian masih 

hidup niscaya bakal menyaksikan banyak perselisihan. karena itu berpegang teguhlah kepada 

sunnahku dan sunnah Khulafaur Rasyidin al mahdiyyin (mendapat petunjuk) dan berpeganglah 

kamu dengan kepada sunnah-sunnah itu dengan kuat. Dan jauhilah olehmu hal-hal baru karena 

sesungguhnya semua bid'ah itu sesat." ( HR. Abu Daud dan At Tirmidzi, Hadits Hasan Shahih 

)Maka sudah dapat dipastikan bahwa Nabi 'Isa yaitu  al Mahdi yang memparipurnakan 

petunjuk. Al Hafiz Ibnu Hajar didalam bukunya "Fathul Bari" menyebutkan pendapat Abul 

Hasan al Abadi didalam "Manaqib asy Syafi'i" bahwa berbagai berita yang mutawatir 

menyatakan bahwa al Mahdi yaitu  dari umat ini sementara Isa melaksanakan shalat 

dibelakangnya. Dan ini yaitu  jawaban dari hadits yang diriwayatkan oleh Ibnu Majah dari 

Anas,"Tidak ada Mahdi kecuali Isa".Imam al Qurthubi mengatakan bahwa ada kemungkinan 

maksud dari hadits "Tidak ada Mahdi kecuali Isa" yaitu  tidaklah ada Mahdi yang sempurna dan 

maksum kecuali Isa, dan makna ini menggabungkan berbagai hadits yang menghilangkan 

kontradiksi yang ada. (at Tadzkiroh hal 69)Tentang ya'juj dan ma'juj ini telah dijelaskan 

beberapa ayat dan hadits tentangnya. Nash menjelaskan: "Kemudian Dia menempuh suatu jalan 

(yang lain lagi). Hingga apabila Dia telah sampai di antara dua buah gunung, dia mendapati di 

hadapan keduanya, suatu kaum yang hampir tidak mengerti pembicaraan. Mereka berkata: 'Hai 

Dzulqarnain, sesungguhnya ya'juj dan ma'juj itu orang-orang yang membuat kerusakan di muka 

bumi, maka dapatkah kami memberikan suatu pembayaran kepadaMu, supaya kamu membuat 

dinding antara kami dan mereka?' Dzulqarnain berkata: 'Apa yang telah dikuasakan oleh RABB 

Ku kepadaKu terhadapnya yaitu  lebih baik, maka tolonglah aku dengan kekuatan (insan dan 

alat-alat), agar Aku membuatkan dinding antara kamu dan mereka, berilah aku potongan-

potongan besi.' Hingga apabila besi itu telah sama rata dengan kedua (puncak) gunung itu, 

berkatalah Dzulqarnain: 'Tiuplah (api itu).' Hingga apabila besi itu sudah menjadi (merah seperti) 

api, Diapun berkata: 'Berilah Aku tembaga (yang mendidih) agar Kutuangkan ke atas besi panas 

itu.' Maka mereka tidak bisa mendakinya dan mereka tidak bisa (pula) melubanginya. 

Dzulqarnain berkata: 'Ini (dinding) yaitu  rahmat dari RABB Ku, maka apabila sudah datang 

janji RABB Ku DIA akan menjadikannya hancur luluh; dan janji RABB Ku itu yaitu  benar'." 

(Al-Kahfi: 92-98)Sesungguhnya ya'juj dan ma'juj yaitu  sebuah bangsa besar yang akan 

membuat kekacauan serta kerusakan di muka bumi telah ditakdirkan ALLAAH SWT sebagai 

salah satu penanda kiamat besar. Siapakah dan bagaimanakah mereka? Kata ya'juj dan ma juj 

berasal dari kata ajja atau ajij dalam wazan Yaf'ul; kata ajij artinya nyala api. Tetapi kata ajja 

berarti pula asra'a, maknanya berjalan cepat. Itulah makna yang tertera dalam kamus Lisanul-

'Arab. ya'juj wa-ma'juj dapat pula diibaratkan sebagai api menyala dan air bergelombang, karena 

hebatnya gerakan. Daripada itu maka mereka yaitu  dari golongan jin terdahulu yang juga 

tercipta dari api, yang mana mereka telah berhasil menguasai saints dengan sangat melampaui 

apa yang telah ditemukan insane zaman sekaran sekalipun. Keberadan orang tempo dulu yang 

memiliki kemampuan saints telah digambarkan oleh ALLAAH dengan sangat jelas sebagaimana 

berikut ini :Dan berapa banyak telah KAMI binasakan umat-umat sebelum mereka. Adakah 

kamu melihat seorangpun dari mereka atau kamu dengar suara mereka yang samar-samar? (QS. 

19:98)berapa banyak telah KAMI binasakan umat-umat sebelum mereka, sedang mereka yaitu  

lebih bagus alat rumah tangganya dan lebih sedap dipandang mata. (QS. 19:74)Dan apakah tidak 

menjadi petunjuk bagi mereka, berapa banyak umat-umat sebelum mereka yang telah KAMI 

binasakan sedangkan mereka sendiri berjalan di tempat-tempat kediaman mereka itu. 

Sesungguhnya pada yang demikian itu terdapat tanda-tanda (kekuasaan RABB). Maka apakah 

mereka tidak mendengarkan (memperhatikan)? (QS. 32:26)Dan berapa banyak telah KAMI 

binasakan umat-umat sebelum mereka YANG mereka itu lebih besar kekuatannya daripada 

mereka ini, maka mereka telah pernah menjelajah di beberapa negeri. Adakah (mereka) 

mendapat tempat lari (dari kebinasaan)? (QS. 50:36)Dan apakah mereka tidak mengadakan 

perjalanan di muka bumi, lalu memperhatikan betapa kesudahan orang-orang yang sebelum 

mereka. Mereka itu yaitu  lebih hebat kekuatannya daripada mereka dan (lebih banyak) bekas-

bekas mereka di muka bumi, maka ALLAAH mengazab mereka disebabkan dosa-dosa mereka. 

Dan mereka tidak memiliki  seorang pelindung dari azab ALLAAH. (QS. 40:21)Maka apakah 

mereka tiada mengadakan perjalanan di muka bumi lalu memperhatikan betapa kesudahan 

orang-orang yang sebelum mereka. yaitu  orang-orang sebelum mereka itu lebih hebat 

kekuatannya dan (lebih banyak) bekas-bekas mereka di muka bumi, maka apa yang mereka 

usahakan itu tidak dapat menolong mereka. (QS. 40:82)Dan apakah mereka tidak mengadakan 

perjalanan di muka bumi dan memperhatikan bagaimana akibat (yang diderita) oleh orang-orang 

yang sebelum mereka? Orang-orang itu yaitu  lebih kuat dari mereka (sendiri) dan telah 

mengolah bumi (tanah) serta memakmurkannya lebih banyak dari apa yang telah mereka 

makmurkan. Dan telah datang kepada mereka rasul-rasul mereka dengan membawa bukti-bukti 

yang nyata. Maka ALLAAH sekali-kali tidak berlaku zalim kepada mereka, akan tetapi 

merekalah yang berlaku zalim kepada diri sendiri. (QS. 30:9)Maka apakah mereka tidak 

mengadakan perjalanan di muka bumi sehingga mereka dapat memperhatikan bagaimana 

kesudahan orang-orang yang sebelum mereka; ALLAAH telah menimpakan kebinasaan atas 

mereka dan orang-orang kafir akan menerima (akibat-akibat) seperti itu. (QS. 47:10)Dengan 

menggunakan piring terbang atau ufo, ya;juj dan ma;juj akan turun dari galaksi luar menyerang 

bumi ini, dalilnya : dalam Al-Qur'an surat Al-Anbiya' ayat 96-97:                                     

    

                                                                      .                                                        . 

Hingga apabila dibukakan (dinding) ya'juj dan ma'juj, dan mereka turun dengan cepat dari 

seluruh tempat yang tinggi. Dan telah dekatlah datangnya janji yang benar (hari berbangkit), 

maka tiba-tiba terbelalaklah mata orang-orang yang kafir. (Mereka berkata): "Aduhai, celakalah 

kami, sesungguhnya kami dalam kelalaian tentang ini, bahkan kami yaitu  orang-orang yang 

dzalim."Alat transportasi piring terbang inilah yang pernah digunakan oleh Dzulqarnain dan juga 

oleh Nabi Sulaiman setelah para Jin membuatkan baginya kendaran yang dapat berjalan dengan 

cepatnya, dalilnya :Dan KAMI (tundukkan) angin bagi Sulaiman, yang perjalanannya di waktu 

pagi sama dengan perjalanan sebulan dan perjalanannya di waktu sore sama dengan perjalanan 

sebulan (pula) dan KAMI alirkan cairan tembaga bagiNya. Dan sebahagian dari jin ada yang 

bekerja di hadapanNya (di bawah kekuasaannya) dengan izin RABB Nya. Dan siapa yang 

menyimpang di antara mereka dari perintah KAMI, KAMI rasakan kepadanya azab neraka yang 

apinya menyala-nyala. Para jin itu membuat untuk Sulaiman apa yang dikehendakinya dari 

gedung-gedung yang tinggi dan patung-patung dan piring-piring yang (besarnya) seperti kolam 

dan periuk yang tetap (berada di atas tungku). Bekerjalah hai keluarga Daud untuk bersyukur 

(kepada ALLAAH). Dan sedikit sekali dari hamba-hambaKU yang berterima kasih. ( QS Saba' 

:12-13)Sesungguhnya tujuan utama ya'juj ma'juj yaitu  menguasai sumber air dibumi, yang 

dengan air itulah mereka akan membuat senjata pemusnah missal melalui penguraian oksigen-

hidrogen. Dijelaskan sebagai berikut :Diriwayatkan dari An-Nawwas Ibni Sam'an 

radhiyaLLAAHU 'anhu dalam hadits yang panjang. Di antaranya sebagai berikut: Ketika 

ALLAAH SWT mewahyukan kepada Isa 'alaihissalam: Sesungguhnya AKU mengeluarkan 

hamba-hamba-KU yang tidak ada kemampuan bagi seorang pun untuk memeranginya. Maka 

biarkanlah mereka hamba-hamba-KU menuju Thuur. Lalu ALLAAH keluarkan Ya'juj dan 

Ma'juj dan mereka mengalir dari tiap-tiap tempat yang tinggi. Kemudian mereka melewati danau 

Thabariyah1, dan meminum seluruh air yang ada padanya. Hingga ketika barisan paling 

belakang mereka sampai di danau tersebut mereka berkata: "Sungguh dahulu di sini masih ada 

airnya." Ketika itu terkepunglah Nabiyullah Isa 'alaihissalam dan para sahabatNya. Hingga 

kepala sapi ketika itu lebih berharga untuk mereka daripada seratus dinar kalian sekarang ini. 

Maka Isa dan para sahabatnya berharap (berdoa) kepada ALLAAH. Maka ALLAAH SWT pun 

mengirim sejenis ulat yang menyerang leher mereka. Maka pagi harinya mereka seluruhnya 

binasa menjadi bangkai-bangkai dalam waktu yang hampir bersamaan. Kemudian turunlah (dari 

gunung Thuur) Nabi Isa dan para sahabatnya, maka tidak didapati satu jengkal pun tempat 

kecuali dipenuhi oleh bangkai dan bau busuk mereka. Maka Nabi Isa 'alaihissalam pun berharap 

(berdoa) kepada ALLAAH. Maka DIA mengirimkan burung-burung yang lehernya seperti unta, 

membawa bangkai-bangkai mereka dan kemudian dilemparkan di tempat yang ALLAAH 

kehendaki2. Kemudian ALLAAH kirimkan hujan yang tidak menyisakan satu pun rumah 

maupun kemah, lalu membasahi bumi hingga menjadi licin. Kemudian dikatakan kepada bumi 

itu: 'Tumbuhkanlah buah-buahanmu dan kembalilah berkahmu..." (HR. Muslim)Di dalam 

beberapa hadits tentang tanda-tanda hari kiamat kubra, disebutkan ada sepuluh tanda hari kiamat. 

Di antaranya yaitu  keluarnya ya'juj dan ma'juj.Berita tentang keluarnya ya'juj dan ma'juj bukan 

hanya mutawatir, bahkan disebutkan dalam Al-Qur'an surat Al-Anbiya' ayat 96-97:                  

                              .                           

         

                                                               

                    . Hingga apabila dibukakan (dinding) ya'juj dan ma'juj, dan mereka turun dengan 

cepat dari seluruh tempat yang tinggi. Dan telah dekatlah datangnya janji yang benar (hari 

berbangkit), maka tiba-tiba terbelalaklah mata orang-orang yang kafir. (Mereka berkata): 

"Aduhai, celakalah kami, sesungguhnya kami dalam kelalaian tentang ini, bahkan kami yaitu  

orang-orang yang dzalim." .Demikian pula disebutkan dalam surat Al-Kahfi ayat 94: "Wahai 

Dzulqarnain, sesungguhnya ya'juj wa ma'juj merusak di muka bumi, kami akan siapkan imbalan 

yang besar agar kiranya engkau membuatkan benteng antara kami dengan mereka." Adapun 

kalimat yang menunjukkan bahwa runtuhnya benteng Dzulqarnain dan keluarnya ya'juj wa 

ma'juj sebagai tanda dekatnya hari kiamat yaitu  ucapan ALLAAH SWT pada ayat ke-98: "Ini 

yaitu  rahmat dari RABB Ku, maka apabila sudah datang janji RABB Ku, DIA akan 

menjadikannya hancur luluh....." yaitu  juga yang diriwayatkan dalam Shahih Bukhari dalam 

Kitabul Anbiya' bab Qishah ya'juj dan ma'juj, dari Abu Sa'id Al-Khudri radhiyaLLAAHU 'anhu, 

bahwa Nabi SAW bersabda: ALLAAH SWT berKalam kepada Adam: "Wahai Adam." Maka 

Adam menjawab: "LabbaikKA wa sa'daika wal khairu fi yadaika (Aku sambut panggilan-

MUdengan senang hati dan kebaikan semuanya di tangan-MU)." Kemudian ALLAAH SWT 

berKalam : "Keluarkan utusan (penghuni) neraka." Maka Adam bertanya: "Apa itu utusan 

(penghuni) neraka?" ALLAAH berKalam: "Mereka dari setiap seribu orang, sembilan ratus 

sembilan puluh sembilan orang!" Maka ketika itu anak kecil menjadi beruban, setiap yang hamil 

melahirkan apa yang dikandungnya, dan kamu lihat orang-orang seakan-akan mabuk padahal 

mereka tidak mabuk, tetapi karena adzab ALLAAH SWT yang sangat keras. Kemudian para 

shahabat bertanya: "Siapa satu yang selamat dari kita itu, wahai RasuluLLAAH?" Rasulullah 

menjawab: "Bergembiralah, sesungguhnya penghuni neraka itu dari kalian satu dan dari ya'juj 

dan ma'juj seribu...." (HR. Al Bukhari dengan Fathul Bari, juz 6 hal. 382) Sifat-sifat ya'juj dan 

ma'juj yang memiliki kelebihan dalam hal ilmu saints Disebutkan dalam riwayat Al-Imam 

Ahmad dari Ibnu Harmalah, dari bibinya,   RasuluLLAAH SAW berkhutbah dalam keadaan 

jarinya terbalut karena tersengat kalajengking. Beliau bersabda: "Kalian mengatakan tidak ada 

musuh. Padahal sesungguhnya kalian akan terus memerangi musuh sampai datangnya ya'juj dan 

ma'juj, lebar mukanya, kecil (sipit) matanya, dan ada warna putih di rambut atas. mereka 

mengalir dari tempat-tempat yang tinggi, seakan-akan wajah-wajah mereka seperti perisai." (HR. 

Ahmad)ALLAAH berKalam:"Kemudian dia menempuh suatu jalan (yang lain lagi). Hingga 

apabila dia telah sampai di antara dua buah gunung, dia mendapati di hadapan keduanya, suatu 

kaum yang hampir tidak mengerti pembicaraan. Mereka berkata: 'Hai Dzulqarnain, 

sesungguhnya ya'juj dan ma'juj itu orang-orang yang membuat kerusakan di muka bumi, maka 

dapatkah kami memberikan suatu pembayaran kepadamu, supaya kamu membuat dinding antara 

kami dan mereka?' Dzulqarnain berkata: 'Apa yang telah dikuasakan oleh RABB Ku kepadaKu 

terhadapnya yaitu  lebih baik, maka tolonglah Aku dengan kekuatan (insan dan alat-alat), agar 

aku membuatkan dinding antara kamu dan mereka, berilah Aku potongan-potongan besi.' Hingga 

apabila besi itu telah sama rata dengan kedua (puncak) gunung itu, berkatalah Dzulqarnain: 

'Tiuplah (api itu).' Hingga apabila besi itu sudah menjadi (merah seperti) api, Diapun berkata: 

'Berilah Aku tembaga (yang mendidih) agar Kutuangkan ke atas besi panas itu.' Maka mereka 

tidak bisa mendakinya dan mereka tidak bisa (pula) melubanginya. Dzulqarnain berkata: 'Ini 

(dinding) yaitu  rahmat dari RABB Ku, maka apabila sudah datang janji RABB Ku DIA akan 

menjadikannya hancur luluh; dan janji RABB Ku itu yaitu  benar'." (Al-Kahfi: 92-98) Adapun 

ya'juj dan ma'juj ketika keluar tidaklah melewati sesuatu kecuali dirusaknya. Tidaklah melewati 

danau kecuali meminumnya hingga habis. Tidaklah mendapati manusia kecuali dibunuhnya 

sampai ketika mereka merasa menang membantai seluruh penduduk bumi, mereka menantang 

penduduk langit. Inilah kesombongan yang luar biasa dari ya'juj wa ma'juj.                              

   :                                       

                                             .                                                          

                               "Kemudian mereka berjalan dan berakhir di gunung Khumar, yaitu salah 

satu gunung di Baitul Maqdis. Kemudian mereka berkata: "kita telah membantai penduduk bumi, 

mari kita membantai penduduk langit." Maka mereka melemparkan panah-panah dan tombak-

tombak mereka ke langit. Maka ALLAAH SWT kembalikan panah dan tombak-tombak mereka 

dalam keadaan berlumuran darah." (HR. Muslim dalam kitab Al-Fitan wa Asyrathus 

Sa'ah)Binasanya ya'juj dan ma'juj dengan doa Nabi Isa 'Alaihissalam Diriwayatkan dari An-

Nawwas Ibni Sam'an radhiyaLLAAHU 'anhu dalam hadits yang panjang. Di antaranya sebagai 

berikut:Ketika ALLAAH SWT mewahyukan kepada Isa 'alaihissalam: Sesungguhnya AKU 

mengeluarkan hamba-hamba-KU yang tidak ada kemampuan bagi seorang pun untuk 

memeranginya. Maka biarkanlah mereka hamba-hamba-KU menuju Thuur. Lalu ALLAAH 

keluarkan Ya'juj dan Ma'juj dan mereka mengalir dari tiap-tiap tempat yang tinggi. Kemudian 

mereka melewati danau Thabariyah1, dan meminum seluruh air yang ada padanya. Hingga 

ketika barisan paling belakang mereka sampai di danau tersebut mereka berkata: "Sungguh 

dahulu di sini masih ada airnya." Ketika itu terkepunglah Nabiyullah Isa 'alaihissalam dan para 

sahabatNya. Hingga kepala sapi ketika itu lebih berharga untuk mereka daripada seratus dinar 

kalian sekarang ini. Maka Isa dan para sahabatnya berharap (berdoa) kepada ALLAAH. Maka 

ALLAAH SWT pun mengirim sejenis ulat yang menyerang leher mereka. Maka pagi harinya 

mereka seluruhnya binasa menjadi bangkai-bangkai dalam waktu yang hampir bersamaan. 

Kemudian turunlah (dari gunung Thuur) Nabi Isa dan para sahabatnya, maka tidak didapati satu 

jengkal pun tempat kecuali dipenuhi oleh bangkai dan bau busuk mereka. Maka Nabi Isa 

'alaihissalam pun berharap (berdoa) kepada ALLAAH. Maka DIA mengirimkan burung-burung 

yang lehernya seperti unta, membawa bangkai-bangkai mereka dan kemudian dilemparkan di 

tempat yang ALLAAH kehendaki2. Kemudian ALLAAH kirimkan hujan yang tidak menyisakan 

satu pun rumah maupun kemah, lalu membasahi bumi hingga menjadi licin. Kemudian dikatakan 

kepada bumi itu: 'Tumbuhkanlah buah-buahanmu dan kembalilah berkahmu..." (HR. Muslim) 

Wajib Beriman dengan berita ya'juj wa ma'juj karena berita tentang ya'juj wa ma'juj yaitu  berita 

dari ALLAAH dan Rasul-NYA, sehingga seorang Muslim yang beriman wajib menerimanya. 

Bukankah ciri-ciri orang yang bertakwa yaitu  beriman kepada hal ghaib yang dikabarkan oleh 

ALLAAH dan RasulNYA ? Dan termasuk hal yang ghaib yaitu  apa yang akan terjadi pada 

akhir zaman . Namun sebagian kaum muslimin, khususnya kaum mu'tazilah dan para rasionalis 

atau orang-orang yang terpengaruh oleh mereka, menolak berita-berita hadits yang -menurut 

anggapan mereka- tidak masuk akal. mereka menganggap hadits-hadits tersebut hanya akan 

membuat orang lari dari Islam.Ketika mereka mendengarkan hadits-hadits tentang diangkatnya 

Nabi Isa 'alaihissalam dalam keadaan hidup, akan turunnya beliau pada akhir zaman, berita 

tentang dajjal -yang sudah ada wujudnya dalam keadaan terbelenggu- atau tentang ya'juj wa 

ma'juj yang masih beranak-pinak dan terus menerus berupaya untuk keluar dari benteng yang 

dibuat oleh Dzulqarnain, dan lain-lainnya. Mereka benar-benar gelisah, panas dadanya seraya 

berkata: "Untuk apa hadits-hadits seperti ini disampaikan. Hadits-hadits ini akan menjadikan 

manusia semakin jauh dari Islam." mereka melontarkan olok-olok, celaan, dan berbagai macam 

ucapan penolakan terhadap hadits-hadits tersebut. Keadaan mereka ini persis seperti yang 

dikatakan oleh para ulama tentang ahlul bid'ah:Ahmad bin Sinan Al-Qaththan berkata: "Tidak 

ada di dunia ini seorang mubtadi' (ahli bid'ah) pun kecuali akan membenci ahlil hadits. Jika 

seseorang mengada-adakan kebid'ahan niscaya akan dicabut kelezatan hadits dari hatinya." 

(Aqidatussalaf wa Ashhabul Hadits hal. 300)Abu Nashr bin Sallam Al-Faqih berkata: "Tidak ada 

sesuatu yang lebih berat dan lebih dibenci bagi orang-orang mulhid (sesat) daripada 

mendengarkan hadits dengan riwayat dan sanadnya." (Aqidatus Salaf Ashhabil Hadits hal. 

302)Al-Imam Ahmad bin Hambal menyatakan: "Barangsiapa yang menolak hadits Nabi , maka 

dia berada di pinggir jurang kehancuran." (Thabaqat Al-Hanabilah, 2/11 dan Al-Ibanah, 1/269; 

lihat Ta'zhimus Sunnah hal. 29)Al-Imam Al-Barbahari menegaskan: "Jika engkau mendengar 

seseorang mencela riwayat-riwayat (yakni riwayat hadits yang shahih), menolaknya atau 

menginginkan selainnya, maka curigailah keIslamannya dan jangan ragu kalau dia yaitu  

pengekor hawa nafsu, ahlul bid'ah." (Syarhus Sunnah hal. 51)Abul Qashim Al-Ashbahani 

menerangkan: Ahlus Sunnah dari kalangan salaf berkata: "Barangsiapa mencerca riwayat-

riwayat hadits, maka sepantasnya untuk dituduh keIslamannya." (Al-Hujjah fi Bayanil Mahajjah 

2/248. Lihat Ta'zhimus Sunnah, hal. 29)Al-Imam Az-Zuhri -imamnya para imam pada 

zamannya- berkata: "Dari ALLAAH keterangannya, RasuluLLAAH SAW yang 

menyampaikannya, maka kewajiban kita yaitu  menerimanya." (Aqidatus Salaf Ashhabil 

Hadits, hal. 249)Beliau berkata juga: "Diriwayatkan dari salaf bahwa kaki Islam tidak akan 

kokoh, kecuali di atas fondasi at-taslim (yakni menerima dan tunduk pada seluruh ucapan 

ALLAAH dan RasulNYA, pent.)." (Aqidatus Salaf Ashhabul Hadits hal. 200).Dan berapa 

banyak telah KAMI binasakan umat-umat sebelum mereka. Adakah kamu melihat seorangpun 

dari mereka atau kamu dengar suara mereka yang samar-samar? (QS. 19:98)berapa banyak telah 

KAMI binasakan umat-umat sebelum mereka, sedang mereka yaitu  lebih bagus alat rumah 

tangganya dan lebih sedap dipandang mata. (QS. 19:74) 

Jarak Nabi Adam AS s/d Nabi Nuh AS 

Oleh Behind Gun di Islamic UFO (Berkas) · Sunting Dokumen 

 

Sumber Gambar Silsilah Nabi Rasul dan Lauha: 

Maktab Daimi Rabithah Alawiyah (MD RA) Jakarta merupakan satu Lembaga Nasab resmi di 

Indonesia 

  

lihat juga 

http://al-quran.bahagia.us/_q.php?_q=sihab&dft=&dfa=&dfi=&dfq=&u2=&ui=1&nba=103 

  

Nabiyullah Adam AS 5872 - 4942 SM (bila 200.000 SM mohon dikaji ulang dengan diskusi 

yang santun dan beradab) 

Nabiyullah Musa AS 1527 - 1407 SM era Thumosis II (1494 SM – 1479 SM) 

Nabiyullah 'Isa AS 1 M (versi lain Isa lahir tahun 6 SM pada musim kurma September Oktober 

di daerah 23 1/2-66 1/2 L.U Q.S 19:23-26 Studi banding buku:Mengenal Nabi Muhammad SAW 

melalui Nubuwwat Jilid II disusun oleh S. Ali Yasir Cet 1 Yayasan PIRI hlm 7 1982/1402H.bila 

lahir 25 Desember di daerah 23 1/2-66 1/2 L.U mulai musim dingin bukan musim korma ) 

Sayyidina Muhammad Rasulullah SAW (570 - 632 M) 

Turunnya Nabiyullah Isa AS diprakirakan insya Allah akan turun pada abad 15 hijrah ini di 

Damaskus Suriah dekat menara putih yang kini sedang bergejolak revolusi di Timur Tengah 

  

Ahmose I (1550 SM – 1525 SM) 

Thutmose I (1506 SM – 1493 SM) 

Thutmose II (1494 SM – 1479 SM) 

Thutmose III (1479 SM – 1425 SM) 

Amenhotep II (1427 SM – 1401 SM) 

Amenhotep IV (1352 SM – 1336 SM) 

Horemheb (sekitar 1319 SM – 1292 SM) 

Ramesses I (sekitar 1292 SM – 1290 SM) 

Seti I (sekitar 1290 SM – 1279 SM) 

Ramesses II (1279 SM – 1213 SM) 

Merneptah (1213 SM – 1203 SM) 

Amenmesse (1203 SM – 1199 SM) 

Setnakhte (1190 SM – 1186 SM) 

  

Dari daftar beberapa Fir'aun diatas, nama Ramesses II selama ini memang kerap 

diidentifikasikan sebagai Fir'aun yang sedang berkuasa pada saat itu. Ia merupakan sosok Fir'aun 

terbesar dan terkuat yang pernah memimpin peradaban Mesir kuno. Ramesses II juga merupakan 

salah satu Fir'aun yang paling lama berkuasa, yakni 66 tahun lamanya. 


  

5872 SM tahun turunnya Nabi Adam sekaligus pengangkatan menjadi Nabi jadi bukan tahun 

penciptaan Adam yang tentunya lebih dari ratusan ribu bahkan jutaan atau milyaran seumur alam 

semesta 18 milyar (365 x 50rb x 1.000) namun rujukan belum ditemukan untuk menguatkan 

pendapat tersebut diatas karena berhubungan dengan alam ghoib. 

  

Satu hari yaitu  seribu tahun akhirat 

hari seribu tahun yang disebutkan dalam Qs. al-Hajj yaitu  salah satu dari enam hari di mana 

Allah menciptakan langit dan bumi : “Dan mereka meminta kepadamu agar azab itu 

disegerakan, padahal Allah tidak akan pernah ingkar janji-Nya. Sesungguhnya sehari di sisi 

Tuahmu yaitu  seperti seribu tahun mengikut perhitunganmu” (qs. Al-Hajj 22;47) 

hari yang ribu tahun yang disebutkan dalam Qs. al-Sajdah  yaitu  lamanya waktu yang 

diperlukan untuk masalah untuk naik ke Allah : “Dia mengatur urusan daripada langit sampai 

ke bumi, kemudian urusan tersebut naik kepada-Nya dalamsatu hari yang kadar lamanya 

yaitu  seribu tahun menurut perhitunganmu” (As-Sajdah 32;5) 

  

Satu hari yaitu  lima puluh lima tahun akhirat  

hari lima puluh ribu tahun  yang disebutkan dalam Qs. al-Sajdah yaitu  pada  saat hari kiamat.  

Bahwa satu periode yang diperlukan untuk malaikat  untuk naik kepada Allah (swt) yaitu  lima 

puluh ribu tahun. : “Malaikat-malaikat dan jibril naik menghadap Tuhan dalam sehari yang 

kadarnya lima puluh ribu tahun” (Al-Ma‟arij 70;4) 

Hal ini ditunjukkan dengan menurunkan ayat (interpretasi artinya): ―Sesungguhnya hari yang 

akan menjadi Hard Day, jauh dari mudah bagi orang-orang kafir‖ [Al-Muddaththir 74:9-10].. 

  

Ibn Abi Haatim dari Sammaak dari ‘Ikrimah dari Ibn’ Abbas RA: hari seribu tahun yang 

disebutkan dalam Q.S. al-Hajj yaitu  salah satu dari enam hari di mana Allah menciptakan langit 

dan bumi, hari yang ribu tahun yang disebutkan dalam Q.S al-Sajdah yaitu  lamanya waktu yang 

diperlukan untuk masalah untuk naik ke Allah, dan hari lima puluh ribu tahun yang disebutkan 

dalam Q.S al-Sajdah yaitu  hari kiamat. 

  

Sesungguhnya tidak terdapat percanggahan antara ayat-ayat di atas sebab sepuluh tahun yang di 

maksudkan dalam ayat satu dan dua yaitu  menceritakan kisah yang berbeda dengan ayat yang 

ketiga. 

  

Al-Qur‘an tidak mengatakan ―50.000 tahun‖ waktu bumi  menurut  perhitungan  

manusia. Karena waktu ini yaitu  waktu relatif di suatu tempat di langit. 

  

Dengan demikian ayat-ayat Al Qur‘an tidak hanya tidak bertentangan satu sama lain, mereka 

juga sesuai dengan fakta ilmiah modern. 

satu hari sama dengan 1.000 tahun, dihitung dengan cermat ternyata sama dengan kecepatan 

cahaya 

  

Ahli Fisika dari Mesir bernama DR. Mansour Hassab El Naby berhasil membuktikan 

berdasar  petunjuk Al Qur‘an (QS As Sajdah:5) kecepatan cahaya dapat dihitung dengan tepat 

sama dengan hasil pengukuran secara ilmu fisika modern (A New Astronomical Quranic Method 

for  The Determination of The Greatest Speed C, 

http://www.islamicity.org/Science/960703A.HTM  

  

berdasar  Q.S. As Sajdah ayat 5: Dia mengatur urusan dari langit ke bumi, kemudian 

(urusan) itu naik kepadaNya dalam satu hari yang kadarnya yaitu  seribu tahun menurut 

perhitunganmu 

  

Secara jelas ayat tersebut memakai perbandingan bahwa satu hari sama dengan 1.000 tahun, 

dihitung dengan cermat ternyata sama dengan kecepatan cahaya. Pertanyaannya kemudian, 

petunjuk ayat ini apakah sebagai penjelas atas petunjuk ayat dalam Al Qur‘an yang lain? Apakah 

kecepatan cahaya merupakan yang paling cepat di jagad raya ini seperti dugaan manusia 

sekarang berdasar  ilmu fisika modern? 

  

Dari beberapa ayat di dalam Al Qur‘an disebutan bahwa malaikat memiliki  kecepatan terbang 

yang sangat cepat. Seperti dalam Q.S. An Naazi´aat ayat 3-4 

Juga pada QS Al Mursalat ayat 1-2 dijelaskan bahwa malaikat terbang dengan kencang atau 

cepat.. Bagaimana malaikat terbang? Malaikat dapat terbang karena memiliki sayap, ada yang 

memiliki  2, 3 atau 4 sayap. Disebutkan pada QS Faathir ayat 1 

  

untuk satu hari yang berkadar 1.000 tahun sama dengan kecepatan cahaya (299.792,4989 

km/detik).  

  

Ahad=1 Isnin=2 Tsalasa=3 Arba'a=4 Khamsa=5 Jum'at=6 Sabat=7 

  

Adam diciptkan di hari Jum'at pada tahun kalender akhirat (bisa ratusan,ribuan,jutaan,milyaran 

thn yang lalu).Alam Semesta saja usianya sudah 18 milyar lebih.Wallahu 'alam 

Adam dimasukkan ke Surga pada hari Jum'at pada tahun kalender Akhirat 

Ada yang menafsirkan (Ustadz Iip Wijayanto) selama di Surga (maaf )Adam dan Hawa dilarang 

bersetubuh sehingga bertelanjang setelah memakan buah Khuldi (makan buah keabadian,versi 

Injil Barnabas buah apel,versi Al Qur'an dengan bahasa halus makan buah khuldi ) versi lain 

http://www.eramuslim.com/ustadz-menjawab/buah-khuldi.htm 

Adam diturunkan ke dunia pada hari Jum'at sekitar tahun 5872 - 4942 SM 

Adam diterima taubatnya pada hari Jum'at sekitar tahun 5872 - 4942 SM 

Ribuan ke-7 sesudah Nabiyullah Adam AS diturunkan ke dunia pada hari Jum'at 

Jarak Nabiyullah Adam AS - Nabiyullah Nuh AS 1000 tahun ribuan ke-1 

Jarak Nabiyullah Nuh AS - Nabiyullah Ibrahim AS 1000 tahun ribuan ke-2 

Jarak Nabiyullah Ibrahim AS - Nabiyullah Musa AS 1000 tahun ribuan ke-3 

Jarak Nabiyullah Musa AS - Nabiyullah Isa AS 1400 tahun ribuan ke-4 

Jarak Nabiyullah Isa - Muhammad SAW 600 tahun ribuan ke-5 

masa 1 khilafah ‗ala minhaj nubuwwah 

masa 2 kerajaan yang diwariskan (Mulkan „aadhan: diwariskan /menggigit) 

masa 3 kerajaan yang dikatator (Mulkan Jabariyatan: dengan kekuatan, paksaan, mengalahkan.) 

masa 4 khilafah ‗ala minhaj nubuwwah 

Periode nabi, sahabat, tabi'in,tabi'it tabiin (1R,1H -11H,11-40H terus abad 1H s/d abad 3 H ) 

meliputi masa 1 dan masa 2 

300 H -1300 H ribuan ke-6 meliputi masa 1 s/d masa 3 

1300 H - 2300 H ribuan ke-7 meliputi masa 3 s/d masa

sekarang ini 1433 H kalender Hijriyah bertepatan tahun 2012 M kalender Masehi/ 1945 Wawu 

kalender Jawa 

  

  

hari Jum'at 

Beberapa hadits Rasulullah menyebutkan keistemewaan tersebut, diantaranya pada hari itu Nabi 

Adam AS diciptakan, dimasukkan ke surga, diturunkan ke dunia, dan diterima taubatnya. Selain 

itu hari Jum‘at juga sebagai hari dikabulkannya doa, bahkan pada hari Jum‘at pula hari kiamat 

akan terjadi. Hari Jum‘at juga dikenal sebagai sayyidul ayyaam wa‗idul muslimin (penghulu hari 

dan hari raya umat Islam).Dari asal katanya Jum‘at berarti suatu perkumpulan. Berkumpul di 

mesjid untuk melaksanakan shalat Jum‘at berjamaah, sebagaimana hadits yang diriwayatkan 

oleh Abu Daud dan Al Hakim, ―Shalat Jum‘at itu wajib bagi tiap-tiap muslim, dilaksanakan 

secara berjama‘ah terkecuali empat golongan, yaitu hamba sahaya, perempuan, anak kecil dan 

orang yang sakit.‖ 

  

  

referensi / maraji' : 

Studi banding:Islam Pidato Hadhrat Mirza Ghulam Ahmad Jemaat Ahmadiyah Indonesia 1993 

halaman 9-10 umur dunia mulai dari Adam sampai akhir penghabisan hanya 7000 tahun 

  

Amin Muhammad Jamaluddin Umur Umat Islam Kedatangan Imam Mahdi dan Munculnya 

Dajjal Penerbit Cendekia Sentra Muslim cet 13 Januari 2004 

  

  

  

Rasulullah SAW bersabda: 

―            ,                               ,                                               

‖Kenabian akan berlangsung di tengah kalian selama masa waktu yang dikehendaki oleh Allah. 

Allah kemudian mengangkatnya jika Dia telah berkehendak untuk mengangkatnya. Kemudian 

khilafah ‗ala minhaj nubuwwah berlangsung selama masa waktu yang dikehendaki oleh Allah. 

Allah kemudian mengangkatnya jika Dia telah berkehendak untuk mengangkatnya. Kemudian 

kerajaan yang diwariskan berlangsung selama masa waktu yang dikehendaki oleh Allah. Allah 

kemudian mengangkatnya jika Dia telah berkehendak untuk mengangkatnya. Kemudian kerajaan 

yang dikatator berlangsung selama masa waktu yang dikehendaki oleh Allah. Allah kemudian 

mengangkatnya jika Dia telah berkehendak untuk mengangkatnya. Kemudian khilafah ‗ala 

minhaj nubuwwah berlangsung.‖ Kemudian Rasulullah SAW diam. 

(HR. Ath-Thayalisi, Ath-Thabari, dan al-Baihaqi dalam Minhaj an-Nubuwwah. Hadits ini 

dishahihkan oleh syaikh Al-Albani dalam Silsilah al-Ahadits ash-Shahihah dan dihasankan 

oleh syaikh Al-Arnauth). 

  

Makna kosakata: 

„aadhan: diwariskan, yang menggigit 

Jabariyatan: dengan kekuatan, paksaan, dan mengalahkan. 

  

‖Sesungguhnya Allah mengutus seseorang setiap penghujung 100 tahun untuk memperbaiki 

(memperbaharui) persoalan agama umat.‖ (HR. Abu Dawud, Al Hikam, Baihaki, dari Abu 

Hurairah RA/ Sirojut Tholibin I hal 6, Syamsul Ma‟arif III hal. 324, Da‟watut Taamah hal. 5). 

  

------------------------------------------------------------------------ 

  

Nabi Nuh „alaihis Salam lahir setelah wafatnya Nabi Adam „alaihis Salam. Jarak antara Nabi 

Adam dan Nabi Nuh „alaihis Salam sepuluh qurun, sebagaimana dalam suatu riwayat yang 

shahih bahwa Abu Salam berkata, ―Saya mendengar Abu Umamah Radhiallahu‟ Anhu berkata, 

‗Sesungguhnya ada seorang laki-laki bertanya, ‗Ya Rasulullah, apakah Adam itu seorang Nabi?‖ 

Rasulullah Shallallahu „Alaihi wa Sallam menjawab, ‗Iya, dia seorang Nabi yang diajak bicara 

oleh Allah.‘ Kemudian laki-laki tadi berkata lagi, ‗Berapa jarak antara Nabi Adam dan Nabi 

Nuh?‘ Rasulullah Shallallahu „Alaihi wa Sallam menjawab, ‗Sepuluh qurun.‘ Laki-laki tadi 

bertanya lagi, ‗Ya Rasulullah! Berapa jumlah para rasul?‘ Beliau Shallallahu „Alaihi wa 

Sallam menjawab, ‗Tiga ratus lima belas.‘ (HR. Ibnu Hibban, 14:69, Silsilah Shahihah, 6:167) 

  

Ibnu Abbas Radhiallahu‟ Anhu berkata, ―Jarak antara Nabi Adam dan Nuh yaitu  sepuluh 

qurun, semuanya di atas Islam.‖ (Jami‟ul Bayan, 2:194 dengan isnad ala syarthi  Bukhari) 

  

Terjadi perbedaan pendapat di kalangan para ulama tentang lafazh 10 qurun. Ada yang 

mengartikan 10 generasi dan sebagian yang lain mengartikan 10 abad. Bila bermakna sepuluh 

generasi, tentu waktunya beribu-ribu tahun, mengingat umur Nabi Nuh „alaihissalam saja 1780 

tahun. Dan bila ditinjau dari silsilahnya, Nabi Nuh „alaihissalam berada pada keturunan yang 

kesembilan dari Nabi Adam. Jadi bisa dihitung, berapa tahun jika tiap-tiap keturunan tersebut 

memiliki  umur yang sama dengan Nabi Nuh „alaihis Salam. 

  

Dan jika bermakna 10 abad, maka artinya 1000 tahun, tetapi hal ini tidak menghalangi lebih dari 

itu, karena perkataan Ibnu Abbas memerikan pembatas bahwa mereka yang hidup dalam 10 abad 

itu di atas Islam alias sama sekali tidak terjadi kekufuran. Bisa jadi setelah 10 abad itu ada 

generasi-generasi yang hidup bertahun-tahun tetapi mereka tenggelam dalam kekufuran dan 

kemusyirikan,wallahu a‟lam. 

sumber: 

  

Ringkasan Pertanyaan (ص  Ø®      ) 

Berapa lama jarak masa yang terbentang di antara pengutusan para nabi Ulul Azmi? 

Pertanyaan (    ) 

Tolong Anda sebutkan berapa lama jarak masa yang terbentang di antara pengutusan para nabi 

Ulul Azmi? 

Jawaban Ikhtiar (         ÛŒ) 

Tiada penjelasan akurat dokumen-dokumen sejarah terkait dengan berapa jarak masa yang 

terbentang di antara pengutusan para nabi Ulul Azmi. Namun dalam sebagian literatur 

disebutkan beberapa hal yang berbeda-beda yang dari kesemua itu dapat ditarik kesimpulan 

sebagaimana berikut ini: 

Jarak Nabi Adam As hingga Nabi Nuh As yaitu  lebih dari 1200 tahun lamanya. Jarak antara 

Nabi Nuh As hingga Nabi Ibrahim As yaitu  2240 tahun. Jarak antara Nabi Ibrahim As hingga 

Nabi Musa As yaitu  900 tahun. Jarak antara Nabi Musa As hingga Nabi Isa As yaitu  1900 

tahun. Dan jarak antara Nabi Isa As hingga Nabi Muhammad Saw yaitu  620 tahun lamanya. 

Dalam sebuah riwayat disebutkan bahwa Imam Shadiq As bersabda, ―Antara Nabi Nuh As dan 

Nabi Ibrahim As terbentang jarak seribu tahun lamanya.‖ 

Jawaban Detail (      ÛŒ یص) 

Kami tidak menjumpai sebuah jawaban yang disepakati oleh seluruh penulis sejarah terkait 

dengan masalah ini. Sejarawan tidak menyodorkan dokumen tunggal kepada kita. Artinya bahwa 

kitab-kitab sejarah tidak memberikan penjelasan apa pun masa para nabi pra Islam dan apa yang 

disebutkan dalam ayat-ayat dan riwayat-riwayat tidak menyinggung hal-hal seperti ini secara 

partikular. Satu-satunya yang disebutkan dalam riwayat yaitu  nukilan hadis dari Imam Shadiq 

As yang bersabda, ―Antara Nabi Nuh As dan Nabi Ibrahim As terbentang jarak seribu tahun 

lamanya.‖[1] 

Adapun yang disebutkan dalam kitab-kitab sejarah yaitu  bahwa usia Baginda Adam As seribu 

tahun. Jarak antara wafatnya dan taufan Nabi Nuh As yaitu  seribu dua ratus empat puluh dua 

tahun lamanya (1240). Dan jarak antara taufan Nabi Nuh As dan wafatnya Nabi Nuh As yaitu  

enam ratus lima puluh tahun (650). Antara Nabi Nuh dan Ibrahim As terbentang jarak dua ribu 

dua ratus (2200) tahun lamanya. Jarak antara Nabi Ibrahim As dan Musa As yaitu  sembilan 

ratus tahun (900) dan antara Nabi Musa As dan Nabi Daud As yaitu  lima ratus tahun (500). 

Antara Nabi Daud As dan Nabi Isa As yaitu  seribu dua ratus tahun (1200). Oleh itu, antara 

Nabi Musa As dan Nabi Isa As berjarak seribu dua tujuh ratus tahun (1700) lamanya. Dan antara 

Nabi Isa As dan Nabi Muhammad Saw yaitu  enam ratus dua puluh tahun (620). Dengan 

demikian, jarak antara masa Nabi Adam As hingga Nabi Muhammad Saw yaitu  tujuh ribu 

delapan ratus tahun (7800) lamanya.[2] 

Terdapat reportase lain terkait dengan jarak masa yang terbentang di antara para nabi: 

Terbentang jarak sepuluh abad antara Nabi Adam As dan Nabi Nuh As. Orang-orang saleh dari 

kaum Nabi Nuh hingga Adam seluruhnya memeluk ajaran Ilahi.. dan antara Nabi Nuh As dan 

Nabi Ibrahim As juga terbentang jarak sepuluh abad lamanya.  Antara Nabi Ibrahim As dan Nabi 

Musa As juga berjarak sepuluh abad lamanya. Jarak antara Nabi Musa As bin Imran dan Nabi 

Isa bin Maryam yaitu  seribu sembilan ratus (1900). Dan pada jarak yang terbentang di antara 

keduanya tidak terdapat kondisi fatrat (masa tanpa nabi) dan pada masa tersebut dari kalangan 

Bani Israil sendiri terdapat seribu nabi yang diutus. Jarak antara masa kelahiran Nabi Isa As dan 

pengutusan (bi‟tsat) Rasulullah Saw yaitu  lima ratus enam puluh sembilan (590).[3] 

Barangkali dapat ditarik kesimpulan dari perbedaan yang terdapat di antara dua laporan ini 

bahwa perbedaan ini bersumber dari kriteria titik-mula perhitungan di antara para sejarawan 

yang berbeda satu sama lain. Sebagian menjadikan hari kelahiran mereka sebagai titik awal dan 

akhir perhitungan jarak waktu ini. Dan sebagian menjadikan awal dan akhir kenabian mereka. 

Dan sebagian lainnya melakukan rekonsiliasi dari kedua perhitungan ini. Artinya untuk memulai 

perhitungan, mereka menjadikan masa kelahiran seorang nabi dan mengakhiri perhitungan 

seiring dengan bermulanya pengutusan nabi lainnya. Atau sebaliknya. 

Sebagai contoh, mari kita simak laporan kedua berikut ini. Ia menjelaskan jarak antara Nabi Isa 

As dan Nabi Muhammad Saw sedemikian: 

Jarak antara kelahiran Nabi Isa As dan pengutusan Rasulullah Saw yaitu  lima ratus enam puluh 

sembilan (569) tahun lamanya. Di sini awal perhitungan dimulai semenjak kelahiran Nabi Isa As 

dan akhir perhitungan yaitu  masa pengutusan Nabi Muhammad Saw dan bukan bertitik tolak 

masa kelahiran beliau. 

Namun harap diperhatikan bahwa perbedaan pendapat di antara para sejarawan boleh jadi dapat 

diminimalisir namun tidak dapat dihilangkan sama sekali. Dan juga kita tidak dapat sampai pada 

satu jawaban yang bersifat jelas dan definitif; karena sesuai dengan sebagian laporan, jarak 

antara Nabi Nuh As dan Nabi Ibrahim As  yaitu  dua abad lamanya namun pada laporan lainnya 

jarak ini disebutkan lebih dari dua ribu dua ratus tahun lamanya. Bagaimana pun angka-angka ini 

bersifat perkiraan dan terdapat banyak kemungkinan bahwa angka-angka ini tidak benar adanya. 

  

  

Dari Ibnu 'Abbas RA ia berkata:"jarak antara Nuh dan Adam yaitu  10 abad. Semua mereka 

mengikuti syari'at yang benar.Lalu mereka bertikai, lalu Allah mengutus Nabi-nabi untuk 

menyampaikan kabar gembira dan peringatan (HR Ibnu Jarir dan Hakim) 

  

  

  

Allah Sang Pencipta 

Para Ulama berbeda pendapat tentang penciptaan yang pertama, berikut ini beberapa qaul 

tentang awal penciptaan 

Sabda Nabi SAW:‖Sesungguhnya yang pertama kali diciptakan Allah yaitu  qalam (pena),lalu 

dikatakan kepadanya,‖Tulislah‖.Ia menjawab, apa yang harus aku tulis?‘Dia menjawab,Tulislah 

taqdir segala sesuatu sampai hari kiamat tiba (HR Muslim:3.004) 

  

Muhammad bin Ishaq ia berkata:yang pertama kali diciptakan yaitu  cahaya dan kegelapan, 

kemudian Allah memisahkan keduanya,lalu Allah menjadikan kegelapan sebagai malam yang 

gelap gulita dan menjadikan siang sebagai cahaya yang bersinar 

  

Imam Thabari berkata:Sesuguhnya yang diciptakan oleh Rabb kita setelah qalam yaitu  

kursi,kemudian menciptakan ‗Arsy-Nya.Setelah itu menciptakan hawa dan kegelapan,kemudian 

menciptakan air lalu meletakkan ‗Arsy-Nya diatas air 

Keterangan tambahan: 

kemudian menciptakan air lalu meletakkan ‗Arsy-Nya diatas air kamudian Arsy diatas langit 

tidak diatas air lagi kecuali bala tentara Iblis 

  

Wallahu a‘lam bish shawab 

Qalam-Kursi-‗Arsy-Lauhul Mahfud- Air –Cahaya-Kegelapan 

  

Langit dan bumi awalnyasatu kepal QS Al Anbiya:30 

Hari Ke-2 dan 3 Bumi Q.S Al Fushilat:9-10 dalam 2 masa 

Hari Ke-4 Bumi beserta isinya QS Al Fushilat :10 dalam 4 masa 

Langit dengan 7 lapis tingkatan QS Al Fushilat 11 dan 12 

Pada hari Jum‘at sempurnah sudah seluruh makhluq ciptaanAllah Hari ke-6 Q.S Al A‘raf:54 

  

Adam diciptakan hari jum‘at setelah waktu ashar ia tiggal di Jannah kemudian diturunkan ke 

bumi pada hari itu juga 

Adam 4096-3096 SM 

Idris 

Jarak antara Adam dan Nuh yaitu  10 qurun (menurut Ibnu ‗Abbas RA) 

Nuh 3900-2900 SM 

Hud 2500-2200 SM 

Shalih 2000-1900 SM 

Ibrahim 1861-1686 SM 

Luth 1861-1686 SM 

Ismail 1781-1628 SM 

Ishaq 1761 – 1581 SM 

Yaqub 1700 -1652 SM 

Yusuf 1610 -1500 SM 

Syu‘aib Abad 16&15 SM 

Ayub  Abad 16&15 SM 

Zulkifli  Abad 16&15 SM 

Musa  1426 – 1316 SM 

Harun 1429 – 1317 SM 

Dawud 1043 -973 SM 

Sulaiman 985-922 SM 

Ilyas  Abad 9 SM 

Ilyasa  Abad 9 SM 

Yunus Abad 8 SM 

Zakaria 100SM -20 M 

Yahya 1 -20 M 

Isa 1 -22M 

Muhammad 570-632 M 

Al Aqidah Al Islamiyah wa ususuha hlm 447 Abdurrahman Hasan Habanakah Al Maidani 

Untuk masa hiudp nabi Adam dan Idris as tidak kami temukan kecuali dalam buku rangkaian 

ceriota dalam Al Qur‘an oleh Bey Arifin 

  

Khulafaur Rasyidin salama 30 th 11H-40H / 632-661 M 

Bani Umayyah selama 92 tahun 40-132H /661-750 M 

Bani Abbasiyah salama 518 tahun 132-656H / 754-1258 M 

Turki Utsmani selama 666 tahun 687=1343 H / 1288-1924 M 

Perhitungan diatas menurut Muhammad Kurdi Ali dalam  A-l Hadharah Al-Islamiyah 

Runtuhnya Khilah Islamiyah sebin 13 Maret 1924 M 

Masa vakum kaum Muslimin tanpa adanya Khilafah Islam 

Sumber: 

Poster Al Bidiyah Wan Nihayah Yang Pertama & Yang Terakhir 

Gambaran Awal Penciptaan Dunia hingga berakhirnya Alam semesta dan kembalinya manusia 

menuju Surga atau neraka 

Granda Production Disusun oleh: Kelompok Telaah Kitab Ar Risalah –Solo Editor:Abu fatiah 

Al-Adnani 

Desain Fatwan 

  

Wallahu a'lam 

-------------------------------- 

Jumlah nabi dan Rasul memang bukan hanya 25 orang saja, tapi lebih dari itu. Tepatnya ada 124 

ribu orang, sebagaimana disebutkan di dalam hadits berikut ini: 

Dari Abi Zar ra bahwa Rasulullah SAW bersabda ketika ditanya tentang jumlah para nabi, 

"(Jumlah para nabi itu) yaitu  seratus dua puluh empat ribu (124.000) nabi." "Lalu berapa 

jumlah Rasul diantara mereka?" Beliau menjawab, "Tiga ratus dua belas(312)" (HR At-

Turmuzy) 

Sedangkan yang 25 orang itu hanyalah yang nama mereka disebutkan secara tegas di dalam Al-

Quran. Ada sebuah buku yang memuat data sejarah para nabi dan rasul yang disebutkan di dalam 

Al-Quran Al-Kariem. Bahkan ada beberapa peta serta analisa para ahli sejarah tentang perkiraan 

masa hidup mereka, lokasi dimana mereka tinggal berikut beberapa keterangan lainnya yang 

digali berdasar  keterangan baik dari Al-Quran Al-Kariem, As-Sunah An-Nabawiyah ataupun 

fakta-fakta sejarah. 

Judulnya yaitu  Atlas Tarikh Al-Anbiya' War Rusul disusun oleh Samiy bin Abdullah bin 

Ahmad Al-Maghluts. Buku ini diberi muqaddimah oleh Syeikh Muhammad bin Nashir Al-

'Abudi, sekretaris umum Musaid Rabithah Alam Islami, Mekkah Al-Mukarramah. 

  

Sebagai sebuah ijtihad dalam bidang sejarah, barangkali buku ini bisa menjawab pertanyaan 

anda. Salah satunya yaitu  sebuah tabel yang memuat daftar para nabi dan data mereka masing-

masing. Berikut yaitu  cuplikannya: 

1. Nabi Adam 

Diperkirakan hidup pada 5872-4942 SM di sekitar wilayah yang kini dikenal sebagai India. 

Konon disitulah beliau pertama kali turun ke muka bumi. Lalu beliau berjalan ke wilayah yang 

kini disebut dengan jazirah Arabia dan bertemu dengan istrinya, Hawwa. Mereka lantas menetap 

di sekitar Ka'bah yang memang telah dibangun sebelumnya oleh para malaikat. 

Nama nabi Adam disebutkan sebanyak 25 kali dalam Al-Quran Al-Karim. Diriwayatkan bahwa 

beliau punya 40 anak dan wafat di jazirah Arabia 

2. Nabi Idris bin Yarid bin Mahlail dari keturunan Nabi Syits bin Adam 

Diperkirakan hidup sekitar tahun 4533-4188 SM. Beliau dari Anak keturunan Qabil yangtinggal 

di Babil di Iraq. Nama beliau disebutkan sebanyak 2 kali dalam Quran. 

3. Nabi Nuh bin Malik bin Mutawashlihbin Idris dari keturunan Nabi Syits bin Adam 

Diperkirakan hidup pada tahun 3993-3043 SM dan diangkat menjadi nabi pada tahun 3650 SM. 

Diperkirakan beliau tinggal di wilayah yang kini disebut sebagai Iraq. Nama beliau disebutkan 

sebanyak 43 kali dalam Al-quran dan memiliki 4 anak laki-laki. Para ahli sejarah banyak 

menyebutkan bahwa beliau wafat di Mekkah 

4. Nabi Hud bin Abdullah bin Rabah bin Al-Khulud dari keturunan Sam bin Nuh 

Diperkirakan hidup pada tahun 2450-2320 SM. Kaum yang beliau dakwahi disebut dengan 

Kaum 'Ad yang tinggal di Al-Ahqaf, Yaman. 

Nama beliau disebutkan sebanyak 7 kali dalam Al-Quran. Dan diriwayatkan beliau wafat di 

Timur Hadhramaut, Yaman 

5. Nabi Shalih bin Ubaid bin 'Ashif dari keturunan Sam bin Nuh 

Diperkirakan beliau hidup pada tahun 2150-2080 SM dan diangkat menjadi nabi pada tahun 

2100 SM. Beliau ditugaskan berdakwah kepada Kaum Tsamud yang tinggal di Al-Hijir. 

Nama beliau disebutkan sebanyak 9 kali di dalam Al-Quran dan wafat di Madain Shalih, 

Mekkah. 

6. Nabi Ibrahim bin Azar bin Nahur dari keturunan Sam bin Nuh 

Beliau diperkirakan hidup tahun 1997-1822 SM dan diangkat menjadi nabi pada tahun 1900 SM. 

Beliau tinggal di Kaldaniyyun, Ur, negeri yang disebut kini sebagai Iraq. 

Nama beliau disebutkan sebanyak 69 kali dalam Al-Quran dan wafat di Alkhalil, Hebron, 

Palestina 

7. Nabi Luth bin Haran bin Azar bin Nahur dari keturunan Sam bin Nuh 

Diperkirakan hidup pada tahun 1950-1870 SM dan diangkat menjadi nabi pada tahun 1900 SM. 

Beliau ditugaskan berdakwah kepada Kaum Luth yangtinggal di negeri Sadum, Syam, Palestina. 

Nama beliau disebutkan sebanyak 27 kali dalam Al-Quran, punya 2 anak perempuan. Beliau 

meninggal di Desa Shafrah di Syam, Palestina. 

8. Nabi Ismail bin Ibrahim Azar bin Nahur dari keturunan Sam bin Nuh 

Diperkirakan hidup pada tahun 1911-1774 SM dan dianggkap menjadi nabi pada tahun 1850 

SM. Beliau tinggal di Amaliq dan qabilah Yaman, Mekkah. 

Nama beliau disebutkan sebanyak 12 kali dalam Al-Quran dan punya 12 anak. Meniggal tahun 

1779 SM di Mekkah 

9. Nabi Ishaq Ibrahim Azar bin Nahur dari keturunan Sam bin Nuh 

Diperkirakan hidup pada tahun 1897-1717 SM dan diangkat menjadi nabi pada tahun 1800 SM. 

Beliau ditugaskan berdakwah kepada Kan'anniyun di wilayah Al-Khalil Palestina. 

Nama beliau disebutkan sebanyak disebutkan sebanyak 17 kali. Punya 2 anak dan meninggal di 

Alkhalil Hebron Palestina 

10. Nabi Ya'qub bin Ishaq bin Ibrahim 

Diperkirakan hidup pada tahun 1837-1690 SM dan diangkat menjadi nabi pada tahun 1750 SM. 

Beliau ditugaskan berdakwah kepada Bani Israil di Syam. 

Nama beliau disebutkan sebanyak disebutkan sebanyak 16 kali dan punya 12 anak. Beliau wafat 

di Alkhalil Hebron Palestina. 

11. Nabi Yusuf bin Ya'qub bin Ishaq bin Ibrahim 

Diperkirakan hidup pada tahun 1745-1635 SM dan diangkat menjadi nabi pada tahun 1715 SM 

Beliau ditugaskan berdakwah kepada Bani Israil dan Heksos di Mesir 

Nama beliau disebutkan sebanyak 27 kali di dalam Al-Quran. Punya 2 anak laki dan 1 anak 

perempuan. Beliau wafat di Nablus Palestina. 

12. Syu'aib bin Mikail bin Yasyjar bin Madyan bin Ibrahim 

Diperkirakan hidup pada tahun 1600-1490 SM dan diangkat menjadi nabi pada tahun 1550 SM. 

Beliau ditugaskan berdakwah kepada Madyan dan Penduduk Aikah Madyan. Nama beliau 

disebutkan sebanyak 11 kali di dalam Al-Quran. Beliau wafat di Madyan. 

13. Nabi Ayyub bin Amwas bin Zarih dari keturunan Ibrahim 

Diperkirakan hidup pada tahun 1540-1420 SM. Dan diangkat menjadi nabi pada tahun 1500 SM. 

Beliau ditugaskan berdakwah kepada Orang-orang Amoria di Huran, Syam, Palestina. 

Disebutkan sebanyak 4 kali di dalam Al-Quran. Punya 26 anak. Beliau wafat di Huran di Syam. 

14. Nabi Zulkifli bin Bisyr bin Ayyub dari keturunan Ishaq bin Ibrahim 

Diperkirakan hidup pada tahun 1500-1425 SM dan diangkat menjadi nabi pada tahun 1460 SM. 

Beliau ditugaskan berdakwah kepada orang-orang Amoria di Damaskus & sekitarnya. 

Disebutkan sebanyak 1 kali di dalam Al-Quran. Punya 2 anak. Beliau wafat di Damaskus Syiria. 

15. Nabi Musa bin Imran dri keturunan Ya'qub bin Ishak 

Diperkirakan hidup pada tahun 1527-1408 SM dan diangkat menjadi nabi pada tahun 1450 SM. 

Beliau ditugaskan berdakwah kepada Para Firaun Mesir dan Bani Israil di Mesir. 

Disebutkan sebanyak 136 kali di dalam Al-Quran. Punya 2 anak. Beliau wafat di Tanah Tih. 

16. Nabi Harun bin Imran dri keturunan Ya'qub bin Ishak 

Diperkirakan hidup pada tahun 1531-1408 SM dan diangkat menjadi nabi pada tahun 1450 SM. 

Beliau ditugaskan berdakwah kepada para Firaun Mesir dan Bani Israil Mesir. 

Disebutkan sebanyak 19 kali di dalam Al-Quran dan wafat di Tanah Tih 

17. Nabi Daud bin Aisya bin Awid dari keturunan Yahuza bin Ya'qub 

Diperkirakan hidup pada tahun 1041-971 SM dan diangkat menjadi nabi pada tahun 1010 SM. 

Beliau ditugaskan berdakwah kepada Bani Israil di Palestina. 

Disebutkan sebanyak 16 kali di dalam Al-Quran. Punya 1 anak dan wafat di Baitul Maqdis, 

Palestina. 

18. Nabi Sulaiman bin Daud bin Aisya bin Awid dari keturunan Yahuza bin Ya'qub 

Diperkirakan hidup pada tahun 989-931 SM dan diangkat menjadi nabi pada tahun 970 SM. 

Beliau ditugaskan berdakwah kepada Bani Israil di Palestina. 

Disebutkan sebanyak 27 kali di dalam Al-Quran. Beliau wafat di Rahbaam Baitul Maqdis, 

Palestina. 

19. Nabi Ilyas bin Yasin bin Fanhas dari keturunan Harun bin Imran 

Diperkirakan hidup pada tahun 910-850 SM dan diangkat menjadi nabi pada tahun 870 SM. 

Beliau ditugaskan berdakwah kepada Orang-orang Phiniq di Ba'labak di Syam. 

Disebutkan sebanyak 2 kali di dalam Al-Quran. Beliau tidak wafat tapi diangkat ke sisi Allah. 

20. Nabi Ilyasa' bin Akhtub dari keturunan Yusuf bin Ya'qub 

Diperkirakan hidup pada tahun 885-795 SM dan diangkat menjadi nabi pada tahun 830 SM. 

Beliau ditugaskan berdakwah kepada Bani Israil dan orang-orang Amoria di Panyas, Syam. 

Disebutkan sebanyak 2 kali di dalam Al-Quran. Beliau wafat di Palestina 

21. Yunus bin Matta dari keturunan Bunyamin bin Ya'qub 

Diperkirakan hidup pada tahun 820-750 SM. Beliau ditugaskan berdakwah kepada orang Asyiria 

di Ninawa di Iraq. Disebutkan sebanyak 6 kali di dalam Al-Quran. Beliau wafat di Ninawa di 

Iraq 

22. Nabi Zakaria bin Dan bin Muslim dari keturunan Rahbaam bin Sulaiman 

Diperkirakan hidup pada tahun 91-31 SM dan diangkat menjadi nabi pada tahun 2 SM. Beliau 

ditugaskan berdakwah kepada Bani Israil di Palestina. 

Disebutkan sebanyak 8 kali di dalam Al-Quran. Punya 1 orang anak dan beliau wafat di Syam. 

23. Yahya bin Zakaria bin Dan bin Muslim dari keturunan Rahbaam bin Sulaiman 

Diperkirakan hidup pada tahun 1SM - 31M dan diangkat menjadi nabi pada tahun 28M. Beliau 

ditugaskan berdakwah kepada Bani Israil di Palestina. 

Disebutkan sebanyak 4 kali di dalam Al-Quran. Dan wafat di Damaskus Syiria 

24. Nabi Isa bin Maryam binti Imran dari keturunan Sulaiman bin Daud 

Diperkirakan hidup pada tahun 1SM-32M dan diangkat menjadi nabi pada tahun 29M. Beliau 

ditugaskan berdakwah kepada Bani Israil di Palestina 

Disebutkan sebanyak 25 kali di dalam Al-Quran. Beliau juga tidak wafat melainkan diangkat ke 

sisi Allah. 

25. Nabi Muhammad bin Abdullah bin Abdul Muttalib dari keturunan Ismail bin Ibrahim 

Diperkirakan hidup pada tahun 571M-632M dan diangkat menjadi nabi pada tahun 610M. Beliau 

ditugaskan berdakwah kepada seluruh manusia dan alam semesta. Tinggal di Mekkah dan 

Madinah. Disebutkan sebanyak 5 kali di dalam Al-Quran. Punya 7 orang anak dan wafat di 

Madinah. 

Demikian sejarah ringkas 25 nabi dan rasul. Semoga bisa menjadi rujukan yang bermanfaat. 

Ayahnda Adam a.s. bukan penghuni Bumi Pertama.  

Oleh Ainur Ridlwan Muthahhari di Islamic UFO (Berkas) · Sunting Dokumen 

Diceritakan ketika Nabi Musa munajat kepada Tuhan Robbul 'alamin di bukit Thursina, maka 

pada saat itu berkesempatan Nabi Musa a.s.bertanya kepada Allah dengan mengajukan beberapa 

pertanyaan. 

Jawab Allah : Pertama-tama aku jadikan yaitu  NurMuhammad. Kemudian kujadikan Durrotul-

Baidhoo' dari Nur Muhammad. Dari Durrotul-Baidhoo' Aku jadikan 70.000 negeri di cakrawala 

(jika kita pakai istilah sekarang ialah 70.000 planet di cakrawala). 

Maka satu planet itu luasnya 70 kali bumi. Tiap-tiap planet itu dijadikan penghuninya 70.000 

orang bukan 

bangsa jin, dan bukan bangsa manusia, dan juga bukan bangsa malaikat. 

Kesemuanya dijadikan dengan kalimat "Kun Fayakuun". 

Mereka beribadat kepada-Ku sampai 70.000 tahun. 

Kemudian belakangan mereka jadi berdurhaka kepada-Ku lalu Aku binasakan mereka itu 

semuanya. 

Kemudian sesudah itu Aku jadikan lagi 80.000 buah negeri (planet) yang besarnya cuma sepuluh 

kali dari bumi dunia. 

Semua berada di cakrawala yang bertingkat-tingkat. 

Di planet itu Aku ciptakan sebangsa unggas yang memakan tumbuh-tumbuhan, biji-bijian. Lama 

kelamaan unggas-unggas itu pun punah. 

Kemudian baru aku jadikan 20.000 makhluk sebangsa manusia dari cahaya secara berangsur-

angsur lalu punah. 

Kemudian setelah berselang 70.000 tahun sesudah itu, baru Aku jadikan Qalam, Lauhil-

mahfuzh, 'Arsy dan Kursi dan malaikat. 

Maka setelah kira-kira 70.000 tahun lagi barulah Aku jadikan surga dan neraka. 

Kemudian setelah itu baru Aku jadikan makhluk manusia yang namanya Adam, bukan bapakmu 0 

tahun. 

Demikian seterusnya Aku jadikan tiap-tiap Adam dan keturunannya dalam masa 10.000 tahun, 

ganti-berganti, sampai mencapai 10.000 orang Adam. Maka Adam yang sekarang inilah yang 

kesepuluh ribu kalinya. 

  

Wallahu'alam. 

Sumber: 

  

PENGAMAT UFO,ANGKASA LUAR,DAN ANTARIKSA 

(http://www.facebook.com/groups/167838306644688/) 

http://berkatayahnda.blogspot.com/2011/08/ayahnda-adam-as-bukan-penghuni-

bumi.html(bahasa melayu) 

 

 

Pertemuan Muhyidin Ibn Arabi dengan datuk Adam-adam 

dalam mimpi.  

Oleh Ainur Ridlwan Muthahhari di Islamic UFO (Berkas) · Sunting Dokumen 

Muhyidin Ibn Arabi, seorang sufi besar mengatakan bahwa, sekali peritiwa beliau melihat diri 

beliau dalam mimpi sedang tawaf di Ka‘bah. Dalam mimpi itu seorang yang menyatakan dirinya 

sebagai seorang dari nenek moyangnya nampak di hadapan beliau. ‖ berapa lamanya sudah lewat 

sejak anda meninggal ?‖ tanya Ibn Arabi. ‖ Lebih dari empat puluh ribu tahun‖, jawab orang itu, 

―Tetapi masa itu jauh lebih lama, dari masa yang memisahkan kita dari Adam,‖ kata Ibn Arabi 

lagi. Orang itu menjawab, ―Tentang Adam yang mana engkau bicara? Tentang Adam yang 

terdekat kepada engkau atau tentang Adam lain ?‖ ―Maka aku ingat, ‖ kata Ibn Arabi, ―suatu 

sabda Rasulullah saw. yang dimaksudnya bahwa, Tuhan telah menjadikan tidak kurang dari 

seratus ribu Adam dan saya berkata dalam hati, ―barangkali orang yang mengaku dirinya 

datukku ini seorang dari Adam-adam terdahulu‖(Futuhat, II, hal. 607). 

  

Sumber:http://ramerameblog.wordpress.com/2009/03/18/misteri-sang-adam-manusia-pertama-

ternyata-adam-dilahirkan/ 

  

Nabi Adam yang hidup 1200 tahun setelah banjir bandang Nabi Nuh yaitu  Adam AS terakhir 

karena jauh sebelum Adam AS diciptakan sudah ada Adam2 yang hidup pada masa lampau...  

Sebelum Adam, Allah telah Menciptakan Manusia dan 

Alam Semesta lainnya  

Oleh Ainur Ridlwan Muthahhari di Islamic UFO (Berkas) · Sunting Dokumen 

"Dan Dialah yang memulai penciptaan itu, kemudian Dia mengembalikannya/mengulangi 

kembali ciptaan itu, dan mengulangi itu lebih mudah bagi-Nya. Dia memiliki sifat Yang 

Mahatinggi di langit dan bumi, dan Dialah Yang Mahaperkasa, Mahabijaksana". (Q.S. Ar-

Ruum [30] : 27) 

  

"Katakanlah, "Adakah di antara sekutumu yang dapat memulai penciptaan, kemudian 

mengulanginya kembali?". Katakanlah, "Allah memulai penciptaan, kemudian Dia 

mengulanginya (mengembalikannya). Maka bagaimana kamu dipalingkan (menyembah selain 

Allah) ?". (Q.S. Yunus [10] : 34) 

  

"(Ingatlah) pada hari langit Kami gulung seperti menggulung lembaran-lembaran kertas. 

Sebagaimana Kami telah memulai penciptaan pertama, begitulah Kami akan mengulanginya 

lagi. Janji yang pasti kami tepati; sungguh, Kami akan melaksanakannya.". (Q.S. Al-Anbiya' 

[21] : 104) 

  

"Sungguh, Dia mulai menciptakan, dan Dia mengulangi (kembali)". 

(Q.S. Al Buruuj [85] : 13) 

  

Selama ini, kita sering menganggap bahwa alam semesta ini hanya satu kali diciptakan 

Allah, berkembang, dan hancur di hari kiamat, dan SELESAI. Lalu disambung kehidupan 

rohani abadi di akhirat. 

  

Anggapan ini terlalu linier dan rasanya boleh ditinjau lagi. Toh, tidak termasuk Rukun Iman 

yang dilarang dipikirkan lagi. 

Sebagaimana sabda Rosulullah, bahwa ilmu kita (manusia) hanya setetes air, sedangkan ilmu 

Allah seluas tujuh samudra. Artinya kita (manusia) berpikir sampai mentok pun itu hanya 

setetes air. Kita menghayal seaneh apa pun, itu hanya setetes air. 

  

Kalau kita renungkan, terdapat isyarat (petunjuk) dalam ayat2 di atas bahwa Allah mengulangi 

penciptaan APA PUN, tentunya termasuk penciptaan alam semesta juga. Pernyataan itu 

diulang dalam beberapa ayat di Al-Qur'an, selain di atas, juga di Surat An-Naml (27) ayat 64, 

Surat Al Ankabuut (29) ayat 19, Surat Ar-Ruum (30) ayat 11. 

  

Dalam ayat2 itu, Allah menegaskan bahwa Beliau (Allah) mencipta lalu mengulang mencipta. 

  

Kenapa kita membatasi kekuasaan Allah bahwa Beliau hanya boleh mencipta alam sekali 

saja? Allah mampu mengulanginya sampai jumlah tak terbatas. Mudah sekali bagi-Nya. 

Beliau mampu membuat alam kembar, alam paralel. Beliau Mahakuasa membuat 

duplikat sampai bermiliar Bumi beserta isinya yang sama persis atau pun yang berbeda. 

  

Dalam ilmu pengetahuan, kita mengenal teori penciptaan alam semesta yang disebut "Big 

Bang", yang menyatakan bahwa awal segalanya yaitu  ledakan besar, lalu mengembang terus-

menerus. 

  

Juga ada teori "Big Crunch", bahwa setelah mengembang luas miliaran tahun, daya kembangnya 

habis. Lalu mengkerut lagi menjadi satu titik singularitas dan musnah. 

  

Kemudian ada teori "Oscillating Universe", bahwa titik itu akan meledak lagi mengembang cepat 

mengulangi kejadian awal dulu. Lalu mengkerut lagi. Kemudian mengembang lagi. 

  

Teori-teori ini, kok persis seperti firman2 Allah tadi. Sebetulnya, tanpa menunggu satu 

kiamat pun. Allah saat ini sudah menciptakan banyak alam semesta lain. Masing-masing alam 

semesta, memiliki kelahiran dan kiamatnya sendiri2. 

  

Lalu, bagaimana dengan alam akhirat? Nggak ada masalah. Setiap kali suatu alam kiamat, 

pengadilan berlangsung. Yang saleh dan baik masuk surga, yang jahat masuk neraka. 

  

Menurut kami, surga dan neraka yang dilihat Rasulullah saw, waktu Mi'raj sudah diisi 

dengan makhluk2 alam semesta lain (sebelum alam semesta kita), yang sudah kiamat 

terlebih dulu. 

  

Alam semesta yang diciptakan berikutnya diisi Allah dengan makhluk baru lagi, dengan syariat 

baru, dan nanti ada kiamatnya sendiri. Berulang-ulang pun bagi Allah sangat mudah. 

  

Seperti yang kita ketahui bahwa Allah SWT tidak menyukai "mubazir". 

Jadi, sangat mubazir kalau Allah menciptakan alam semesta yang maha luas ini hanya untuk 

kepentingan kita (manusia) yang ada di Bumi. Tentunya tidak demikian. 

  

Konsep Tauhid yaitu  meyakini hanya Allah SWT Yang Maha Esa, selain Allah tidak ada 

yang tunggal, jadi yang tunggal hanyalah Allah SWT. 

Jadi, yang "satu" itu hanya Allah SWT, sedang lainnya ada banyak, termasuk alam semesta 

seyogyanya juga banyak, tidak hanya satu yang kita diami ini, atau yang kita lihat ini, atau 

yang kita pelajari ini. 

  

Bila rekan2 neter memiliki  pendapat atau pandangan lain, khususnya pendapat/pandangan 

yang mendukung artikel ini. Mohon disampaikan disini, agar kita semua beserta rekan2 neter 

lainnya bisa saling berbagi pengetahuan, pendapat, dsb-nya. 

  

Artikel singkat ini untuk meningkatkan keimanan kita, betapa Allah SWT itu Maha Kuasa 

(Al Muqtadir, Malikul Mulk), Maha Tunggal (Al Wahiid), Maha Esa (Al Ahad), Maha 

Pencipta (Al Khaliq, Al Baadii), Maha Pandai (Ar Rasyiid), dsb. Selain itu, artikel ini juga 

untuk menambah pengetahuan serta pandangan kita. 

  

  

berdasar  Al Qur'an dapat diambil kesimbulan bahwa peradaban manusia jaman dahulu jauh 

lebih maju dari jaman sekarang. 

  

 ―Apakah mereka tidak memperhatikan berapa banyak generasi yang telah Kami binasakan 

sebelum mereka, padahal (generasi itu) telah Kami teguhkan kedudukan mereka di muka bumi, 

yaitu keteguhan yang belum pernah Kami berikan kepadamu, dan Kami curahkan hujan yang 

lebat atas mereka dan Kami jadikan sungai-sungai mengalir di bawah mereka, kemudian Kami 

binasakan mereka karena dosa mereka sendiri, dan Kami ciptakan sesudah mereka generasi yang 

lain.‖ 

    (Qur‘an surah Al-An‘aam : 6) 

  

 "Dan orang-orang yang sebelum mereka telah mendustakan sedang orang- orang kafir Mekah 

itu belum sampai menerima sepersepuluh dari apa yang telah Kami berikan kepada orang-orang 

dahulu itu lalu mereka mendustakan rasul-rasul-Ku. Maka Alangkah hebatnya akibat 

kemurkaan-Ku." (Qur'an surah As-Sabba' : 45) 

  

Buku The Dead Man's Secret (Jonathan Gray) juga menceritakan secara lengkap berikut 

referensi mengenai peradaban manusia jaman dahulu yang memiliki  teknologi lebih maju dari 

peradaban manusia jaman sekarang dan bahkan sudah memiliki  Spaceship Technology. 

Ebook nya bisa di download di : 

    http://www.mediafire.com/?36xbzbw87n3z2eu 

  

Kemudian bila diperhatikan dengan lebih cermat di dalam Al Qur'an juga diceritakan mengenai 

Ilmu Pengetahuan (Science) yang diturunkan oleh Allah SWT kepada Nabi Adam AS (bahkan 

inilah yang membedakan manusia dari mahluk-mahluk lain). 

    ―Dan Dia mengajarkan kepada Adam nama-nama (benda-benda) seluruhnya, kemudian 

mengemukakannya kepada para Malaikat lalu berfirman:‖Sebutkanlah kepada-Ku nama benda-

benda itu jika memang kamu orang yang benar!‖, Mereka menjawab:‖Maha Suci Engkau, tidak 

ada yang kami ketahui selain apa yang telah Engkau ajarkan kepada kami; sesungguhnya 

Engkaulah Yang Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana. Allah berfirman:‖Hai Adam, 

beritahukan kepada mereka nama-nama benda ini‖. Maka setelah diberitahukannya nama-nama 

benda itu, Allah berfirman:‖Bukankah sudah Kukatakan kepadamu, bahwa sesungguhnya Aku 

mengetahui rahasia langit dan bumi dan mengetahui apa yang kamu lahirkan dan apa yang kamu 

sembunyikan ‖. (Qur'an surah Al Baqarah : 31-33) 

  

Inti dari ayat ini yaitu  pengetahuan tentang nama-nama (benda-benda) seluruhnya. Menurut 

saya pengetahuan ini yaitu  pengetahuan yang luar biasa dan bila ditelaah lagi seluruhnya juga 

bisa berarti benda-benda yang berada di masa lalu, masa sekarang dan masa depan. Saya sampai 

pada suatu kesimpulan bahwa Nabi Adam AS diberikan akses ke rancangan Alam Semesta 

(Blueprint of The Universe) atau Universal Database. Kita semua tahu bahwa "Knowledge is 

Power", bayangkan bila suatu mahluk diberikan akses ke rancangan Alam Semesta maka mahluk 

itu akan menjadi sangat powerful. Karena itu tidaklah heran bila Allah SWT memerintahkan 

Malaikat2 dan Iblis untuk menyembah Nabi Adam AS karena beliau sudah diberikan akses ke 

rancangan Alam Semesta dan patut menjadi khalifah di planet Bumi (dan menurut saya karena 

knowledge beliau juga patut menjadi khalifah semua planet di alam semesta ini). Di masa 

lampau para pemikir yunani kuno sudah sampai pada taraf pemikian bahwa semua benda di alam 

semesta ini pasti memiliki  rancangan jadi pasti ada suatu rancangan alam semesta. Para 

pengikut aliran New Age mengenal konsep Akashic Records atau the Universal Database dimana 

didalamnya terdapat pengetahuan mengenai seluruh alam semesta dan juga termasuk 

pengetahuan mengenai masa lalu, masa sekarang, dan masa depan. Konsep Akashic Records ini 

kalau diteliti lagi bersumber dari India jadi ini juga merupakan suatu konsep yang sudah ada jauh 

di masa lampau. Di Islam konsep ini juga ada yaitu konsep Buku Lauhul Mahfuz (Buku Yang 

Terpelihara) dimana dikatakan bahwa semua kejadian di masa lampau, masa sekarang dan masa 

depan ditulis di Buku ini. Selain itu juga Lauhul Mahfuz berisi ilmu-ilmu Allah SWT termasuk 

Al-Qur'an. Jadi konsep Buku Lauhul Mahfuz ini juga mirip dengan Akashic Records yaitu 

fungsinya sebagai Universal Database of Everything. 

Dalam bukunya "Supernatural: Meetings with the Ancient Teachers of Mankind" Graham 

Hancock berkesimpulan bahwa para Shaman di Amazon Amerika Selatan memiliki  

kemampuan mengakses suatu kumpulan data di dunia gaib, dengan kemampuan in para Shaman 

tersebut bisa membuat obat-obatan tanpa diberitahu resepnya oleh siapa pun. Karena telah 

mengalaminya sendiri dengan bantuan para Shaman tersebut Graham Hancock yakin sekali 

dengan hal ini. Ia juga menduga para Shaman tersebut telah mengakses Akashic Records. Ia juga 

menduga bahwa Akashic Records terletak pada DNA manusia. 

Dr.Peter Gariaev dan timnya dari Rusia terkenal dengan penelitiannya yang berjudul "DNA 

Wave Biocomputer". Ia mengatakan bahwa DNA manusia memiliki  struktur bahasa dan bisa 

diprogram seperti komputer dengan gelombang EM. Kemudian juga beberapa tahun yang lalu 

beredar berita di Internet bahwa Dr.Ahmad Khan seorang ilmuwan dari University dari New 

Mexico telah menemukan ayat-ayat Al-Qur'an di dalam DNA manusia. Walaupun ada berita 

yang mengatakan bahwa berita ini yaitu  hoax tapi saya tidak 100% percaya bahwa berita ini 

palsu. Di salah satu hadits dikatakan bahwa Buku Lauhul Mahfuz juga mengandung ayat-ayat 

Al-Qur'an, kalau Buku Lauhul Mahfuz (Akashic Records) ini berada pada DNA manusia maka 

tidak heran bila kita juga dapat menemukan ayat-ayat Al-Qur'an di dalamnya. Konsep Akashic 

Records ini juga dapat menerangkan fenomena-fenomena paranormal seperti telepathy, dejavu, 

precognition, teleportation, remote viewing, dsb ... Saya tidak yakin konsep Akashic Records ini 

akan dipublikasikan di mainstream media karena "Knowledge is Power" dan bahkan jaman 

dahulu kala para malaikat dan iblis diperintahkan memberi hormat kepada Nabi Adam AS 

karena beliau telah diberitahu Knowlege Akashic Records ini. Dan karena itu juga saya percaya 

bahwa Nabi Adam AS sudah menguasai teknologi sangat canggih dan bukanlah manusia gua 

(caveman) seperti yang selama ini digambarkan. Dengan adanya informasi ini saya menduga 

bahwa mungkin semua atau sebagian Alien yaitu  keturunan manusia jaman dahulu yang sudah 

memiliki  Space Ship Technology dan sudah membuat Space Colonies di luar angkasa sana. 

(bersambung ...) 

OOT:Gabon Ancient Nuclear Reactor (1,7-2 milyar tahun 

yang lalu)  

Oleh Anugerah Sentot Sudono di Islamic UFO (Berkas) · Sunting Dokumen 

 

  

 

  

Pada tahun 1972 sebuah perusahaan perancis menemukan reaktor nuklir di Gabon Afrika. 

Reaktor Nuklir tersebut telah berjalan selama paling tidak kurang lebih 1 juta tahun, memiliki  

sistem pembuangan sampah nuklir yang lebih efisien dari yang kita punyai sekarang, dan tetap 

terpelihara selama kurang lebih 1,7-2  milyar tahun. Seperti biasa karena tidak mungkin ada yang 

bisa membangun reaktor tersebut sekitar 1,7-2 milyar tahun yang lalu (manusia diperkirakan 

baru muncul ratusan ribu tahun yang lalu, dan bahkan mahluk hidup ber sel kompleks/banyak 

baru muncul sekitar 530 juta tahun yang  lalu), maka disimpulkan bahwa Reaktor Nuklir di 

Gabon itu yaitu  buatan alam. Apakah anda mempercayainya? Saya tidak. Juga Dr.Glenn T. 

Seaborg mantan ketua United States Atomic Energy Commision dan penerima Nobel Prize untuk 

riset dalam sintesa heavy elements, dia mengatakan bahwa kondisi2 yang mensyaratkan 

operasional Reaktor Nuklir haruslah sangat eksak atau pasti. Sangatlah diragukan bahwa alam 

dapat membuat sebuah reaktor nuklir. Tapi kalau bukan alam siapa yang bisa membuat reaktor 

nuklir? Jawabannya sederhana yaitu manusia. Bukankah di Al Qur'an Surat Al-An'am Ayat 6 

dinyatakan : 

  

 "Apakah mereka tidak memperhatikan berapa banyak generasi yang telah Kami binasakan 

sebelum mereka, padahal (generasi itu) telah Kami teguhkan kedudukan mereka di muka bumi, 

yaitu keteguhan yang belum pernah Kami berikan kepadamu, dan Kami curahkan hujan yang 

lebat atas mereka dan Kami jadikan sungai-sungai mengalir di bawah mereka, kemudian Kami 

binasakan mereka karena dosa mereka sendiri, dan Kami ciptakan sesudah mereka generasi yang 

lain." 

http://www.alquran-indonesia.com/web/quran/listings/details/6 

  




Adam yang sekarang ini, hai Musa. 

Aku jadikan dia dari awal Adam sampai keturunannya yang terakhir 10.000 tahun lamanya. 

Setelah itu Aku jadikan pula Adam yang lain dengan keturunannya terakhir dalam masa 10.00